• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Di Manakah Kau Kini, Ismail? 

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 30, 2023
in Feature
0
KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Marbot Muhsala

Ismail menghilang. Padahal, pedang Ibrahim sudah terlanjur diayunkan. Tiba-tiba Ismail tergantikan oleh seekor domba. Domba itu pun tertebas sudah. Ismail menyeringai senyum di sampingnya.

Kini, Ismail kembali menghilang. Bukan fisik Ismail putra kesayangan Ibrahim, melainkan sifat Ismail yang rela berkorban. Di manakah kau kini, Ismail?

Kita coba cari di Istana. Ternyata, di ranah eksekutif ini tidak ada sosok Ismail yang benar-benar ikhlas berkorban. Presiden, Wakil Presiden, Menteri dan hulubalang lainnya nyaris setiap hari berbicara soal bagaimana mempertahankan dan melanjutkan kekuasaan. Berbuat baik kepada rakyat pun dalam rangka mempertahankan dan melanjutkan kekuasaan itu.

Bahkan bukan hanya mempertahankan dan melanjutkan kekuasaan, melainkan juga bagaimana mengeruk kekayaan. Catat saja sudah berapa banyak menteri yang korupsi sejak era reformasi. Korupsi adalah jalan pintas paling mudah mengumpulkan kekayaan.

Ada Rokhmin Dahuri. Ada Said Agil Husein Al Munawar. Ada Achmad Sujudi. Ada Hari Sabarno. Ada Bachtiar Chamsyah. Ada Siti Fadilah. Ada Andi Mallarangeng. Ada Jero Wacik. Ada Suryadharma Ali. Ada Idrus Marham. Ada Imam Nahrawi. Ada Edhy Prabowo. Ada Juliari Batubara. Teranyar ada Johnny G Plate. Mereka berasal dari partai politik yang berbeda-beda.

Di bawah Kementerian Keuangan ada Rafael Alun Trisambodo, Andhi Pramono dan sebagainya yang terlibat korupsi.

Di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang merupakan cabang dari eksekutif, dan yang mempunyai misi luhur memberantas korupsi, ternyata kita pun sulit menemukan sosok Ismail yang rela berkorban. Ada gratifikasi, pungli, dan korupsi di sana. Juga ada pelecehan seksual dan perselingkuhan.

Demikian pula di Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI yang merupakan cabang dari eksekutif, kita juga sulit menemukan sosok Ismail. Di kejaksaan ada Urip Tri Gunawan dan Pinangki Sirna Malasari, misalnya. Di Polri ada Ferdy Sambo, Teddy Minahasa, Djoko Susilo, dan sebagainya. Terlalu banyak untuk disebutkan.

Kita coba cari di ranah legislatif, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Ternyata di sana pun sulit menemukan sosok Ismail. Bahkan korupsi di lembaga legislatif menyentuh pucuk pimpinan, yakni Ketua DPR RI Setya Novanto dan Ketua DPD RI Irman Gusman.

Kita coba cari di ranah yudikatif, yakni Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Ternyata sulit pula menemukan sosok Ismail di sana. Korupsi di lembaga yudikatif juga menyentuh pucuk pimpinan. Ada Ketua MK Akil Mochtar dan hakim MK Patrialis Akbar yang terlibat korupsi.

Di MA, sedikitnya ada dua hakim agung yang terlibat korupsi, yakni Sudradjad Dimyati dan Gazalba Saleh. Dua pucuk pimpinan administrasi di MA juga terlibat korupsi, yakni Sekretaris Jenderal Nurhadi Abdurrachman dan Hasan Hasbi.

Corruption by Greed

Jika mereka yang duduk di eksekutif, legislatif dan yudikatif itu ikhlas atau rela berkorban dalam bekerja, maka tidak akan terjadi korupsi.

Ada dua motif korupsi. Yakni, kebutuhan dan keserakahan. Korupsi karena kebutuhan disebut “corruption by need”. Inilah yang mungkin dilakukan oleh oknum-oknum petugas Rutan KPK.

Korupsi karena keserakahan disebut “corruption by greed”. Inilah yang dilakukan oleh para menteri, anggota legislatif, serta hakim konstitusi dan hakim agung itu. Mereka bukan orang miskin. Mereka orang kaya. Tapi toh masih korupsi juga.

Di Indonesia, “corruption by greed” lebih dominan daripada “corruption by need”.

Pun ada dua pemicu korupsi, yakni niat dan kesempatan. Jika ada niat tapi tak ada kesempatan, maka tak terjadi itu korupsi. Demikian pula, jika ada kesempatan tapi tak ada niat, tak terjadi itu korupsi.

Niat adanya di dalam hati. Sedangkan kesempatan adanya di aturan perundang-undangan dan pengawasan. Aturan dan pengawasan yang membuat dan melaksanakan adalah manusia, sehingga dipastikan tidak akan sempurna. Karena tidak sempurnah itulah maka segala aturan dan pengawasan bisa disiasati dan dicari celahnya.

Kebutuhan dan keserakahan juga adanya di dalam hati. Nah, jika hati ini sudah seperti hatinya Ismail yang ikhlas berkorban, niscaya bisa mengendalikan kebutuhan, meniadakan keserakahan, serta tidak memiliki niat apalagi mencari-cari kesempatan untuk korupsi.

Ismail, di manakah kini kau berada? Secara fisik, Ismail memang tak ada lagi di dunia, sehingga musykil kita temukan. Tapi sifat dan keteladanannya selalu hadir di antara kita, terutama saat Iduladha seperti yang baru saja kita rayakan dengan pemotongan hewan korban.

Bukan darah atau daging hewan korban yang sampai kepada Allah SWT/Tuhan YME, melainkan ketakwaan kita. Salah satu wujud bertakwa adalah ikhlas. Dengan Ikhlas, maka kita tidak akan korupsi.

Nah, jika kita sudah Ikhlas, berarti kita sudah menemukan sosok Ismail. Bahkan sosok Ismail itu sudah ada di dalam hati kita masing-masing. Insyaallah!

BalasTeruskan

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penerimaan Negara Dari Pajak Anjlok Sri Mulyani Sedih

Next Post

Gempa Dengan Kekuatan 6,4 M Guncang Bantul. Tidak Berpotensi Tsunami

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Gempa Dengan Kekuatan 6,4 M Guncang Bantul. Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Dengan Kekuatan 6,4 M Guncang Bantul. Tidak Berpotensi Tsunami

26 Tahun Peringatan Mega Bintang Solo, Wujud Bangsa Patuhi Sistim Konstitusi

Patung Soekarno Tertinggi Di Bandung Ideal Ditangguhkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist