Untuk Jawa Tengah Partai Golkar masih menimbang-nimbang beberapa kader. Sedangkan untuk Jawa Timur, Golkar memutuskan mengusung Khofifah Indar Parawansa.
Jakarta – Fusilatnews – Dalam menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) Khusus Jakarta (DKJ) Partai Golkar telah mengeluarkan surat penugasan kepada tiga kadernya yaitu Ridwan Kamil, Ahmed Zaki Iskandar, dan Erwin Aksa.
“Golkar kan selalu kita siapkan, apakah itu Ridwan Kamil, apakah Pak Zaki, atau Pak Erwin Aksa. Tentu siapapun yang diusung partai lain, Partai Golkar siap,” ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (15/4/2024) malam.
Untuk Jawa Tengah Partai Golkar masih menimbang-nimbang beberapa kader. Sedangkan untuk Jawa Timur, Golkar memutuskan mengusung Khofifah Indar Parawansa.
“Jawa Tengah belum. Jawa Timur, Khofifah,” kata Airlangga.
Dalam kesempatan terpisah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem Willy Aditya menegaskan Partai Nasdem terbuka untuk mengusung Anies Baswedan maju kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sikap itu, menurut penuturannya, sudah dilakukan sebelum pengumuman pemenang Pilpres pada 20 Maret 2024 lalu.
Menurut Willy Nasdem memiliki beberapa kandidat yang akan diusung maju di Pilkada November 2024 mendatang. Diantaranya Anies Baswedan.
“Kalau di sini namanya mengerucut ya pasti lah Ahmad Sahroni, pasti lah Wibi Andrino, ya bisa jadi Anies Baswedan sendiri,” ujar Willy di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2024).
Keterbukaan Nasdem terhadap Anies terungkap sudah disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada dua hari sebelum pengumuman Pilpres 2024.
“Komunikasi sudah. Kita cek ombak sama Mas Anies, pada 18 Maret Pak Surya menyampaikan ‘politik ini kan kartu enggak boleh mati, kalau Bung Anies mau maju Pilkada monggo Nasdem siap’,” ungkap Willy.
Sedangkan Anies sendiri nampaknya enggan dicalonkan NasDem dan belum menjawab permintaan Nasdem dengan alasan bahwa dirinya ingin fokus terlebih dahulu pada sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Mas Anies menjawabnya: ‘saya akan menyelesaikan proses MK’,” kata Anies Menjawab permintaan Nasdem .
Penyelesaian sengketa PHPU sendiri kini sudah berproses dan tinggal keputusan yang dijadwalkan pada Senin (22/4/2024).
“Proses pengambilan keputusan yang kita sampaikan tanggal 20 Maret itu hasil diskusi panjang sama Mas Anies. Di sini terbuka, egaliter, semua dibahas di atas meja sebagai keputusan bersama,” jelasnya.























