• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Contributor

INDONESIA, G20 DAN KEMISKINAN

Radhar Tribaskoro by Radhar Tribaskoro
December 27, 2021
in Contributor, Feature
0
INDONESIA, G20 DAN KEMISKINAN
Share on FacebookShare on Twitter

INDONESIA, G20 DAN KEMISKINAN

Indonesia jangan gampang bangga. Jabatan presiden G20 itu giliran, siapapun
anggotanya pasti dapat. Jabatan itu pun baru berlaku 2022, bukan sekarang. Puja-puji
para buzzer dan beberapa media nasional dalam hal ini, sungguh sangat tidak pada
tempatnya.

Indonesia sudah menjadi anggota G20 sejak didirikan tahun 1999. Pada waktu itu G20
hanya menyangkut pertemuan Menteri-menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.
Tujuannya adalah untuk mengantisipasi tidak terjadi lagi krisis ekonomi 1998. G20
beranggotakan 19 negara plus Uni Eropa. Anggota-anggota dipilih berdasar kepada
ukuran ekonomi, jumlah penduduk, dan pertimbangan lain. Belanda dan Spanyol punya
ukuran ekonomi yang besar tetapi mereka menjadi anggota di bawah naungan Uni
Eropa. Thailand memiliki ukuran ekonomi lebih tinggi dari Afrika Selatan, tetapi Afsel
yang dipilih menjadi anggota demi mewakili benua Afrika.

Tahun 2008 G20 telah berkembang sehingga pengelolaannya dirasa perlu melibatkan
presiden atau kepala negara. Tahun itu diselenggarakan KTT G20 yang pertama di
Washington DC, Amerika Serikat. Presiden Susilo Bambang Yudoyono hadir dalam
pertemuan itu (lihat foto). Jadi tidak benar bahwa keanggotaan Indonesia di G20 dimulai
sejak pemerintahan Presiden Jokowi. Pada tahun 2022 Indonesia menjadi Presiden G20
ke-14, jadi memang sudah waktunya.

Menjadi anggota G20 juga tidak usah bangga. Ukuran ekonomi kita termasuk 20 besar
karena penduduk kita besar. Namun bila dihitung secara pendapatan per kapita, kita ada
di urutan terbawah kedua, setelah India yang penduduknya semilyar lebih. Pendapatan
per kapita kita hanya 1/7 dari pendapatan per kapita Korea Selatan yang di urutan ke-10
dan 1/15 pendapatan per kapita Amerika Serikat yang berada di puncak G20.
Jadi saya lebih melihat keanggotaan Indonesia di G20 sebagai kesempatan, bukan
kehormatan. Saya kira kita tidak perlu kebanggaan palsu. Kita akui saja, kita negara
miskin. Kita bahkan tidak lebih baik daripada India yang nyata pendapatan per kapitanya
hanya sekitar separuh kita. India memiliki kapasitas dan ekspor produk industri yang
sangat kuat. Ketika tahun 2020 ekonomi seluruh dunia ambruk, India sendirian tumbuh
7,8%. Eksekutif keturunan India bertebaran di hampir semua perusahaan Fortune 500.
Tidak diragukan India akan tampil sebagai kekuatan industri dan informatika yang besar
di masa datang. Hal itu sejalan dengan semakin banyaknya prestasi kelas dunia di
bidang sains dan humaniora. Sekarang setidaknya 5 orang warganegara India tercatat
sebagai pemenang Hadiah Nobel di bidang fisika, kesusastraan, ekonomi dan
perdamaian. Di luar itu ada 4 orang keturunan India namun warganegara lain juga telah
memenangi Hadiah Nobel.

Dalam hemat saya kita tidak punya hak untuk berbangga. Sebagai bangsa yang sudah
76 tahun merdeka kita masih menghadapi kemiskinan massal yang menggiriskan. Gatot
Nurmantyo dalam diskusi Evaluasi 7 tahun pemerintahan Jokowi 21 Oktober 2021,
mengutip Bank Dunia, menyebutkan jumlah orang miskin di Indonesia mencapai 27 juta.
Angka itu sesuai standar Bank Dunia yang menetapkan garis kemiskinan pada

penghasilan $1.9/hari, untuk negara-negara berpendapatan rendah. Standar Bank
Dunia itu meningkat untuk negara berpendapatan menengah bawah menjadi $3.2/hari,
dan negara berpendapat menengah atas sebesar $5.5/hari.
Indonesia dengan pendapatan per kapita rata-rata $4500/tahun sudah termasuk negara
berpendapatan menengah bawah. Pada tingkatan ini orang miskin di Indonesia
(pendapatan per kapita $3.2/hari) berjumlah 57,6 juta orang atau 31,5% dari jumlah
populasi. Sementara itu bila dibandingkan dengan Vietnam dan Thailand, persentase
penduduk miskin (dengan standar $3.2/hari) di Vietnam hanya 6,6%, sementara
Thailand hanya 0,6%. Kembali ke pernyataan Gatot Nurmantyo, pembangunan ekonomi
di Indonesia dalam 7 tahun terakhir, sama sekali tidak memihak kepada penduduk
miskin!

Bila ditatap lebih seksama, ekonom Antoni Budiawan menyebutkan bahwa 6,6 juta
penduduk Indonesia di 29 kabupaten/kota termasuk penduduk termiskin di dunia
dengan penghasilan kurang dari $1.000/kapita. Kabupaten Pegunungan Arfak di Papua
adalah kabupaten termiskin nomor dua di dunia dengan pendapatan per kapita $329,
hanya sedikit di atas negara termiskin Burundi yang berpendapatan $293/kapita.
Sekali lagi, kita tidak punya hak berbangga. Kita harus akui bila kita negara miskin. Kita
tidak sok hebat, kita tidak gentar berada di panggung dunia lantaran kita punya martabat. Martabat itu
mengatakan bahwa “Sekalipun miskin kita tidak butuh siapapun menolong. Kita akan
membangun bangsa kita dengan kekuatan sendiri”. Hal itu tidak sukar sepanjang
seluruh potensi negara ini diarahkan demi kemaslahatan rakyat.

Saya cenderung kehadiran kita di G20 sebagai peluang. Pertama, ini adalah peluang
kita untuk menciptakan arsitektur keuangan dunia yang lebih berkeadilan, yang
membuka peluang lebih besar dan luas bagi bermilyar penduduk miskin di dunia untuk
memperbaiki nasibnya. Kedua, peluang untuk berkontribusi kepada dunia karena dari
sanalah orang sedunia menghormati kita. Walau kita miskin kita tidak rugi menyumbang
kepada kepentingan dunia. Kepentingan dunia itu hadir saat ini: mengendalikan
perubahan iklim. Iklim dunia memang rusak akibat proses industrialisasi yang tidak
terkendali di negara-negara maju. Namun hal itu tidak boleh mencegah kita untuk
mendukung pencegahan kerusakan alam lebih lanjut. Itu hal terhormat yang bisa kita
lakukan.

Hal yang paling tidak terbayang bagi saya adalah mengumbar informasi palsu
seakan-akan kita telah menjalankan agenda-agenda dunia berkenaan dengan mitigasi
perubahan iklim dan menjalankan standar pembangunan berkelanjutan, padahal
bohong. Saya juga tidak bisa membayangkan perjanjian telah ditandatangani presiden
lantas dianulir oleh menteri-menteri sendiri.


Hal itu sungguh TIDAK TERHORMAT! Sungguh perbuatan memalukan dan sangat tidak
bisa dibanggakan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apa itu Delik Aduan dan Bukan

Next Post

Apa itu SP3? Siapa yg berwenang mengeluarkannya dan bagaimana proyeknya dikeluarkan SP3?

Radhar Tribaskoro

Radhar Tribaskoro

Related Posts

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah
Economy

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG
Feature

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia
Aya Aya Wae

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Next Post
MEMPERSIAPKAN PERKARA HUKUM DAN TUNTUTAN HUKUM

Apa itu SP3? Siapa yg berwenang mengeluarkannya dan bagaimana proyeknya dikeluarkan SP3?

Jobs : Guru Kelas

Jobs : Guru Kelas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Megawati 79 Tahun dan Ujian Terakhir Kepemimpinan Partai

Megawati 79 Tahun dan Ujian Terakhir Kepemimpinan Partai

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist