• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Japanese Supesharu

Kentut Menyebabkan Hancurnya Klan Samurai Besar Jepang, Berikut Kisahnya

fusilat by fusilat
January 30, 2022
in Japanese Supesharu, Uncategorized
0
Kentut Menyebabkan Hancurnya Klan Samurai Besar Jepang, Berikut Kisahnya

Photo : Pinterest

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam Sejarah jepang Era samurai adalah era paling keras. Khususnya pada periode Sengoku, dimana anggota prajurit terus-menerus dalam risiko bahwa hidup mereka bisa tiba-tiba berakhir sebagai akibat dari perselisihan, kekuasaan, atau kehormatan.

Itulah kisah yang melibatkan Chiba Kunitane, pemimpin klan Chiba ke-29 yang mengontrol area Jepang timur yang dulu disebut Shimosa (Prefektur Chiba sekarang). Pada 1585, Kunitane memanggil pengikutnya ke Sakura Castle, benteng utama klan Chiba untuk perayaan Tahun Baru.

Lambang klan Chiba (Wikipedia)

Saat perayaan tersebut, salah satu pengikut Kunitane, Kuwata Mangoro, kentut di depan tuannya itu. Saat Mangoro melanggar etika lagi dengan kentut untuk kedua kalinya, Kunitane mulai menghukumnya atas ketidaksopan santunannya. Namun, Mangoro meresponnya dengan:

“Kentut bisa datang kapan saja tanpa peduli waktu, jadi mengapa kau harus memarahiku di depan semua pengikutmu?”

Mendengar itu, Kunitane murka, entah karena ia tak setuju dengan pernyataan “kentut bisa datang kapan saja” atau karena ia tak suka saat pengikutnya berani menentangnya. Ia menendang Mangoro hingga tersungkur dan mulai meraih pedangnya, namun dicegah oleh pengikutnya yang lain. Tentu tak etis jika ada pertumpahan darah di acara Tahun Baru, dan rasanya, memang sedikit berlebihan Kunitane murka karena hal sepele itu. Kendati demikaian. Kemarahan Kunitane tak langsung mereda, membuat  Mangoro  dibiarkan hidup, meski harus tinggal bersama salah satu pengikut Kunitane selema beberapa periode.

Setelah hukuman beakhir, Kunitane pun memaafkan Mangoro dan Mangoro pun kembali ke Sakura Castle untuk melayani tuannya. Namun, layaknya bau kentut yang tak langsung hilang, dendam Mangoro pada Kunitane pun masih membekas. Dan pada 1 Mei malam, ia memasuki kamar pribadi Kunitane dan menusuk Kunitane yang tertidur dengan belati sebanyak 2 kali, sama dengan jumlah kentut yang ia keluarkan pada Tahun Baru.

Teriakan kaget dan kesakitan Kunitane pun mengundang para penjaga kastil untuk datang. Dan meski Mangoro berhasil kabur ke pedesaan terdehat, ia terpojok karena berakhir di hutan dan hanya memiliki 2 pilihan: bunuh diri atau dieksekusi oleh mereka yang mengejarnya. Sementara itu, Kunitane berhasil bertahan selama 6 hari sebelum akhirnya tewas di usianya yang ke 28.

Lebih parahnya lagi, fakta bahwa pewaris Kunitane baru berusia 10 tahun pada saat itu membuat klan ini tak punya pewaris langsung. Klan Chiba sendiri berafiliasi dengan klan Hojo yang lebih kuat karena Kunitane menikah dengan salah satu putri Hojo Ujimasa. Hojo menganggap bahwa karena putra Kunitane masih terlalu muda untuk mengambil alih tugas ayahnya, domain klan Chiba akan dikelola oleh salah satu putra Ujimasa.

Ujimasa Hojo (Wikipedia)

Lima tahun kemudian, Hojo ditaklukkan oleh tentara Toyotomi Hideoyoshi, dan klan Chiba tidak pernah merebut kembali kendali atas tanah yang sekarang menggunakan nama mereka.

Pada akhirnya, ini adalah tragedi aneh, banyak nyawa yang melayang gara gara kentut,  Untungnya, periode Sengoku berakhir setelah itu, membuat Jepang lebih tenteram, dan yang terpenting sekarang kentut di depan umum tidak akan membuat nyawa anda hilang

Sumber : SORA News

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Era ORBA ICOR cuma 3, era Jkw 6,5 Selisih 50%. Kok Bisa?

Next Post

Pemerintahan Ambruk Sebelum 2024? Berikut Penjelasan Faisal Basri

fusilat

fusilat

Related Posts

Paradoks Jepang: Kekurangan Tenaga Kerja, Tetapi Menolak Pendatang
Feature

Paradoks Jepang: Kekurangan Tenaga Kerja, Tetapi Menolak Pendatang

July 26, 2026
Harga Konsumen Utama Jepang Naik 3,3% di Bulan Juni Tahun ini
Economy

Tips Belanja Ala Orang Jepang: “Membeli Barang Murah Justru Membuat Kehilangan Uang”

July 16, 2026
Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan
Feature

Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan

July 2, 2026
Next Post
Pemerintahan Ambruk Sebelum 2024? Berikut Penjelasan Faisal Basri

Pemerintahan Ambruk Sebelum 2024? Berikut Penjelasan Faisal Basri

Terkait Pemindahan Ibu Kota Baru, Ini Alasan Jokowi

Terkait Pemindahan Ibu Kota Baru, Ini Alasan Jokowi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026
Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...