Jakarta, Fusilatnews.com – Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI masih berdiskusi dengan Kementerian Agama terkait biaya haji tahun 2023. Anggota Komisi VIII DPR yang juga anggota Panja, Nur Huda, menyebut pihaknya sampai saat ini masih memperjuangkan total biaya haji di angka Rp85 juta dengan jumlah yang harus ditanggung jemaah hanya Rp50 juta.
Nur Huda awalnya membenarkan hari ini akan ada agenda rapat kerja dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terkait penetapan biaya haji 2023. Dia memastikan hasil diskusi Panja Komisi VIII DPR nantinya akan dibawa ke rapat kerja untuk dasar penetapan biaya haji.
“Iya rencananya kan jam 13.00 atau jam 14.00 ya, saya dengar akan ada paripurna dulu, bukan, ada paripurna di DPR. Pagi ini rapat panja untuk membuat keputusan supaya, membahas lah, soal biaya itu dengan Dirjen Haji. Nah nanti siang rencananya rapat dengan menteri untuk laporan panja kepada komisi untuk menetapkan biaya,” kata Nur Huda dikutip dari detik.com, Selasa (14/2/2023).
Huda mengatakan Komisi VIII DPR sampai saat ini masih keukeuh agar biaya haji turun. Dia menyebut pihaknya memasang biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) di angka Rp85 juta dengan jumlah yang harus dibayarkan masyarakat Rp50 juta.
“Iya kita minta turun. Kalau angkanya kita minta kalau bisa mentok di angka Rp85 juta. Jadi Rp85 juta itu BPIH-nya, bipihnya kita minta mentok angka Rp50 juta. Tapi calon jemaah yang sudah lunas tunda tahun 2020 itu mereka enggak perlu bayar lagi, kan ada 3 kategori, lunas tunda 2020, lunas tunda 2022, dan waiting list 2023,” ucapnya.
Namun demikian, Huda menyebut pihaknya masih menyisir rincian biaya haji yang masih bisa dikurangi. Dia juga menekankan agar ke depannya Kemenag tidak lagi mendadak menaikkan biaya haji. “Ini masih kita sisir lagi mana yang masih bisa diturunkan. Maunya kita Rp85 juta, kita masih berjuang ke sana, kita gunakan prinsip kalau kenaikan itu jangan mendadak,” tuturnya.
Senada, anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq juga menyebut angka yang sama terkait biaya haji 2023. Dia menyampaikan biaya haji yang ditanggung jemaah sekitar Rp49 juta.
“Dari beberapa FGD (forum group discussion) yang kita lakukan, masih terjadi tarik-menarik antara DPR dan pemerintah, tetapi sudah mulai ada titik temu kemungkinan BPIH sebesar Rp90 jutaan dan untuk BPIH atau biaya haji yang ditanggung oleh jemaah sekitar Rp49 juta sekian. Ini adalah jalan tengah yang diambil agar kemampuan jemaah tetap bisa menjadi prioritas pada haji tahun ini,” ujarnya. (F-2)


























