• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Polda Sumbar Luruskan Berita, Bantah Hentikan Penyelidikan Kasus Kematian AM, 13 tahun,

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 3, 2024
in Feature
0
Kesimpulan Polda Sumbar,Membantah Kesimpulan Forum Klarifikasi Terkait Kematian Bocah Afif Maulana

Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Suharyon membantah kematian bocah 13 tahun siswa SMP di Padang.Afif Maulana karena dianiaya Polisi (Foto info publik) )

Share on FacebookShare on Twitter

Dwi menjelaskan sampai saat ini kasus tewasnya AM masih berlanjut dan tidak ditutup seperti yang ramai diberitakan.

Padang – Fusilatnews – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) membantah menghentikan penyelidikan terhadap kasus Afif Maulana 13 tahun yang Jenazah ditemukan seorang warga mengambang disungai dalam keadaan terlentang di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang, pada Ahad, 9 Juni 2024.Bocah Afif diduga disiksa polisi

“Kami dari Polda Sumatera Barat akan meluruskan informasi berita, isu yang berkembang bahwa Polda Sumatera Barat telah menghentikan kasus penemuan mayat di Jembatan Kuranji,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Komisaris Besar Dwi Sulistyawan di kantornya, Selasa, (2/7/2024)

Dwi menuturkan ada media massa yang keliru menyimpulkan pernyataan Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Suharyono soal perkembangan kasus ini.

“Bahwa dalam kesimpulan itu Polda Sumatra Barat sudah menutup kasus. Padahal Kapolda tidak ada mengatakan hal itu,” katanya.

Dwi menjelaskan sampai saat ini kasus tewasnya AM masih berlanjut dan tidak ditutup seperti yang ramai diberitakan.

“Kami masih mencari dan mendalami kasus ini belum ada penutupan,” ucapnya.

“Jelas Polda Sumatera Barat masih mencari dan menyelidiki informasi untuk dijadikan keterangan. Lalu mencari saksi, barang bukti untuk dijadikan keterangan,” katanya menambahkan.

Selain itu, Dwi menjelaskan sudah ada tiga saksi yang diperiksa terkait kematian AM, yakni dua orang anggota Polda Sumbar dan A teman dari AM.

“Saksi A ini yang jelas-jelas berbicara dengan AM,” katanya.

Selain itu, penyidik masih mencari saksi-saksi yang penting dan bisa mengukap kematian AM.

“Kami masih mencari saksi baru, termasuk jika ada dari LBH Padang saksi baru juga kami minta keterangan,” ucapnya.

Dalam pembeitaan sebelumnya Kapolda Sumatera Barat menutup kasus kematian bocah 13 tahun Afif Maulana dan dianggap sudah selesai

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Sumatera Barat, mempertanyakan sikap Polda Sumatera Barat atas kematian bocah siswa SMP asal Padang, AM (13), di Sungai Batang Kuranji, Padang, pada 9 Juni 2024 lalu.

Direktur LBH Padang Indira Suryani meegaskan masih banyak saksi kunci yang belum diperiksa oleh polisi. “Ada apa? Kok terlalu tergesa-gesa sekali diselesaikan kasusnya,

Padahal banyak saksi kunci yang belum diperiksa,” kata Indira Selasa (2/7/2024).

Saksi kunci yang dimaksud Indira adalah 16 orang terduga pelaku yang diamankan saat tawuran Minggu dini hari

Menurut Indra Polda Sumbar,, baru memeriksa dua orang dari total 18 orang yang diamankan malam itu.

“Baru saksi A dan F yang diperiksa, sedangkan 16 orang lainnya belum,” jelas Indira.

Selain itu, ibu korban yang memandikan jenazah korban juga belum dimintai keterangan. Indira mengatakan semua saksi yang belum diperiksa itu harus mendapatkan perlindungan, karena rawan diintimidasi.

“Ya, harus dipastikan dulu mendapatkan perlindungan sebelum memberikan keterangan. Kesaksian mereka bisa membuka tabir kematian AM,” jelas Indira.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

YLBHI Pertanyakan Santunan Dari Polisi Untuk Keluarga Mendiang Afif Sebagai Pengakuan Bersalah atau Upaya Penutupan Kasus?

Next Post

KPK Yakin Buku dan HP Hasto Disita Dari Tangan Kusnadi Ada Kaitannya Dengan Keberadaan Harun Masiku

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Untuk Buktikan Pernyataanya, Hasto Bawa Dokumen Bukti Kecurangan Pemilu 2024

KPK Yakin Buku dan HP Hasto Disita Dari Tangan Kusnadi Ada Kaitannya Dengan Keberadaan Harun Masiku

Investasi Ekosistem Baterai dan Kendaraan Listrik Rp 160 Triliun Diresmikan Presiden

Investasi Ekosistem Baterai dan Kendaraan Listrik Rp 160 Triliun Diresmikan Presiden

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist