• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Politik Telikung Indonesia

Ali Syarief by Ali Syarief
May 31, 2024
in Feature, Pemilu, Pilkada, Politik
0
Politik Telikung Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah gemuruh politik Indonesia yang penuh dengan intrik dan manuver, kita menyaksikan suatu dinamika yang seakan mengaburkan garis antara lawan dan kawan. Politik telikung, istilah yang tepat untuk menggambarkan strategi politik yang penuh tipu daya dan pengkhianatan, kembali menjadi sorotan. Contohnya adalah ketika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasdem, yang tergabung dalam Koalisi AMIN (Anies-Muhaimin), tiba-tiba berbalik arah dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju setelah Prabowo Subianto meraih kemenangan dalam Pilpres.

Ketika PKB dan Nasdem awalnya berdiri sebagai lawan sengit Gerindra, yang mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, tak ada yang menyangka bahwa hasil akhirnya akan begitu dramatis. Setelah Prabowo memenangkan Pilpres, kedua partai tersebut dengan cepat mengubah haluan politik mereka dan bergabung dengan koalisi pemenang. Langkah ini menegaskan bahwa dalam politik Indonesia, kepentingan pragmatis sering kali mengalahkan prinsip.

Fenomena politik telikung ini tidak hanya terjadi di tingkat nasional, tetapi juga merambah ke ranah Pilkada. Ironisnya, dalam pemilihan Gubernur, calon yang diusung justru berasal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang gagal memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4%. PSI, meskipun gagal dalam Pemilu, berhasil menyusupkan calonnya melalui berbagai manuver politik yang cerdik, menunjukkan bahwa kekuatan politik tidak selalu ditentukan oleh jumlah kursi di parlemen, tetapi oleh kemampuan untuk berstrategi dan memanfaatkan celah.

Lebih jauh lagi, kita melihat bagaimana dua kandidat Wakil Presiden untuk Gibran dan calon Gubernur untuk Kaesang, yang awalnya tidak memenuhi syarat, justru berhasil lolos setelah adanya perubahan aturan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA). Keputusan ini mengundang kontroversi dan menunjukkan bagaimana hukum dan aturan bisa diubah untuk memenuhi kepentingan politik tertentu. Dalam konteks ini, kita melihat bagaimana hukum sering kali menjadi alat yang lentur, yang bisa dibengkokkan sesuai kebutuhan politik penguasa.

Politik edan-edanan, itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan situasi ini. Fenomena ini menunjukkan betapa rapuhnya sistem politik di Indonesia, di mana kesetiaan dan prinsip mudah tergadai demi kekuasaan dan kepentingan jangka pendek. Tidaklah mengherankan jika banyak pihak merasa bahwa politik di Indonesia jauh dari standar yang seharusnya dipegang oleh negara yang berperadaban tinggi.

Di negara-negara dengan peradaban politik yang matang, transparansi, konsistensi, dan integritas adalah nilai-nilai yang dijunjung tinggi. Namun, di Indonesia, politik sering kali dipenuhi dengan manuver-manuver licik dan pengkhianatan yang membuat masyarakat sulit untuk mempercayai sistem yang ada. Kita berharap bahwa di masa depan, politik Indonesia bisa bertransformasi menjadi lebih bersih dan berintegritas, di mana kepentingan rakyat benar-benar menjadi prioritas utama.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reaksi Terhadap Putusan Trump : Aib Orang Tak Bersalah – Penjahat yang Dihukum

Next Post

Indonesia’s Backstabbing Politics: When Enemies Become Allies, a World Turned Upside Down!

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
Feature

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Next Post
Indonesia’s Backstabbing Politics: When Enemies Become Allies, a World Turned Upside Down!

Indonesia’s Backstabbing Politics: When Enemies Become Allies, a World Turned Upside Down!

Sifat Orang Indonesia Menurut Mochtar Lubis: Refleksi Pada Pejabat, Politikus, dan Ulama Pendukung Rezim

Sifat Orang Indonesia Menurut Mochtar Lubis: Refleksi Pada Pejabat, Politikus, dan Ulama Pendukung Rezim

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...