• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Contributor

Transformasi Wayang sebagai Tanggapan Perkembangan Zaman

fusilat by fusilat
December 30, 2021
in Contributor, Feature
0
Transformasi Wayang sebagai Tanggapan Perkembangan Zaman
Share on FacebookShare on Twitter

Transformasi Wayang sebagai Tanggapan Perkembangan Zaman

Oleh: Alifia Putri Yudanti & Ikko Anata

SALAH satu budaya Indonesia yang masih dikenal hingga saat ini adalah Wayang. Di berbagai daerah, wayang memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing, misalnya terdapat perbedaan antara wayang orang, wayang kulit, dan wayang golek.

Pada 7 November 2003, UNESCO menetapkan wayang sebagai budaya yang telah diakui dunia. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2018 menetapkan tanggal 7 November sebagai hari wayang nasional. Hari ini diperingati agar wayang terus dikembangkan dan dilestarikan karena merupakan salah satu aset budaya bangsa Indonesia.

Namun, seiring berkembangnya zaman, antusiasme terhadap wayang tak semeriah dahulu kala. Masyarakat kini lebih memilih hiburan yang lebih kekinian sehingga membuat eksistensi wayang cukup tergeser. Hal ini diperparah dengan pandemi yang membuat pertunjukkan–yang biasanya digelar secara luring–harus terhenti sementara.

Padahal, wayang memiliki segudang manfaat selain sebagai hiburan. Untuk menyikapinya, diperlukan kreativitas agar wayang terus lestari hingga generasi yang akan datang. Salah satunya adalah dengan mentransformasikan bentuk wayang dan mengkombinasikannya dengan elemen modern, seperti pada siniar Drama Udara.

Pada siniar tersebut, kisah epos Mahabarata dikemas dalam balutan musik rock.

Transformasi wayang ke berbagai bentuk

Kata transformasi sering kali disalahartikan sebagai konotasi yang buruk. Hal ini dikarenakan suatu budaya yang bertransformasi artinya dianggap tak orisinil lagi karena telah bercampur dengan elemen-elemen lain. Akan tetapi, Sedyawati dalam bukunya Pertumbuhan Seni Pertunjukan menjelaskan bahwa perubahan terjadi karena sifat manusia yang cenderung cepat bosan sehingga selalu mengharapkan terjadinya kebaruan.

Transformasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor internal maupun eksternal. Faktor internal disebabkan oleh para seniman yang masih ingin mempertahankan wayang. Sementara itu, dari faktor eksternal, masyarakatlah yang berperan karena selera mereka telah berubah sesuai tren.

Oleh karena kedua faktor tersebut, pada akhirnya terdapat beberapa hal di dalam pertunjukkan wayang yang disesuaikan dengan tidak mengubah kaidah pokok dan nilai yang terkandung di dalamnya.

Secara tak langsung, perkembangan teknologi juga turut mengubah sifat dan pola pikir masyarakat. Perubahan ini ternyata berdampak pada cara pandang masyarakat terhadap terhadap budayanya.

Terkadang, beberapa masyarakat akan lebih tertarik untuk menonton film di bioskop daripada menyaksikan wayang secara langsung. Hal ini dikarenakan wayang memiliki waktu pentas yang cukup panjang sehingga tak semua orang dapat menikmatinya.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, nyatanya pertunjukkan wayang selalu menghadirkan sesuatu yang baru karena terus berevolusi sesuai dengan kebutuhan zamannya. Misalnya pada tahun 1145, yaitu ketika Raden Panji Kasatriyan menjadi raja di Kerajaan Jenggala, wayang purwa dibuat dari kulit hewan. Kemudian bahan pembuatan wayang ini bertransformasi menjadi kertas lebar sehingga memunculkan istilah wayang beber. Perubahan ini dilakukan oleh raja kerajaan Majapahit, yaitu Raden Jaka Sesuruh pada tahun 1283.

Sementara itu, pada era modern ini, wayang yang mulai mengalami penurunan penonton melakukan kolaborasi dengan teknologi. Apabila keduanya berjalan dengan baik, tentu tak hanya kebudayaan saja yang tetap lestari, tapi kehidupan para senimannya juga sejahtera. Hal itu akan memacu mereka lebih giat karena disediakannya ruang untuk berkarya dan memperkenalkan wayang kepada masyarakat luas. Akan tetapi, yang terkadang menjadi permasalahan adalah ketika televisi menayangkan pertunjukkan wayang. Banyak sekali perubahan yang terjadi karena tim produksi juga harus mempertimbangkan daya tarik penonton. Namun, hal tersebut tak menjadi masalah apabila esensi atau nilai-nilai yang terkandung dalam wayang tetap ada.

Wayang membentuk karakter bangsa

Tak dimungkiri transformasi wayang juga dapat menghilangkan esensi dan nilai-nilai moral yang hendak disampaikan. Pementasan wayang yang kerap disisipi nilai-nilai filosofis, terkadang tertutupi oleh unsur-unsur dominan lainnya, seperti lawakan atau musik. Padahal wayang sangat kental dengan pesan-pesan adiluhur.

Meskipun wayang sudah ada sejak lama, tapi banyak nilai kehidupan yang masih relevan hingga sekarang. Banyak sekali cerita wayang yang karakter para tokohnya dijadikan panut­an, prinsip hidup, bahkan dapat memengaruhi sikap masyarakat yang lekat dengan cerita tersebut. Hal ini dikarenakan cerita-cerita wayang juga mengangkat masalah di sekitar manusia. Tokoh-tokohnya yang memiliki watak sangat kontras mengajarkan bahwa di dunia ini orang-orang juga bersifat demikian.

Resolusi yang dihadirkan dalam cerita, yaitu tokoh baik selalu bahagia di akhir pun memberikan pesan tersirat bahwa balasan dari kebaikan adalah kebahagiaan. Akan tetapi, semakin bervariasinya penokohan pada pertunjukkan wayang, tak hanya membatasi tokoh baik dan jahat. Bahkan tokoh baik dapat berubah menjadi jahat, begitu pula sebaliknya.

Sementara itu, dilihat dari aspek kebutuhan hidup manusia, nilai-nilai wayang berfungsi mendukung tujuan untuk melangsungkan hidup, mempertahankan hidup, dan mengembangkan hidup, yang ketiganya bertujuan untuk mencapai kesempurnaan hidup. Ketiganya harus didapat dengan cara dan tujuan yang benar.

Misalnya pada tokoh Durna dalam epos Mahabarata yang digambarkan sebagai sosok penuh strategi dan terkenal akan kepandaiannya. Akan tetapi, karena ia memiliki perangai buruk, yaitu sombong dan tinggi hati, akhirnya membuat dirinya diusir oleh ayahnya yang sudah lelah menegurnya berulang kali.

Untuk dapat mendengarkan kisah dan perjalanan Resi Baratwaja dan Durna dengan balutan musik rock yang unik, saksikan episode terbaru dari Wayang on Rock di Spotify.

(Dikutip dari Kompas.com, Senin 27 Desember 2021.)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

YANG TERSISA INDONESIAN VS THAILAND 0-4

Next Post

SYARAT BISA SHOLAT DI MASJID

fusilat

fusilat

Related Posts

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Next Post
SYARAT BISA SHOLAT DI MASJID

SYARAT BISA SHOLAT DI MASJID

Peta situs utama fasilitas program nuklir Iran, yang jadi sasaran utama pemboman Israel.

Israel Siapkan Anggaran US $ 3 Miliar untuk Serang Iran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist