• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Dari Ing Ngarso ke Tut Wuri: Kesalahan Fatal Negara Membina Koperasi

fusilat by fusilat
February 11, 2026
in Economy, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

​By Paman BED

​Siapa yang tidak kenal dengan trilogi kepemimpinan Ki Hajar Dewantoro? Gagasan ini bukan sekadar hafalan buku teks SD, melainkan sebuah mahakarya filosofis yang diakui dunia sebagai teknik komunikasi, pendidikan, dan psikologi yang brilian. Namun, dalam praktik bernegara dan berorganisasi, seringkali kita terjebak pada romantisme kata-katanya tanpa jeli memilih “pakaian” mana yang paling pas untuk tubuh program kita.
​Sebab, mari kita jujur: ketiga pendekatan ini adalah pilihan strategis. Mereka tidak bisa dipakai secara serampangan dalam waktu bersamaan. Salah memilih “baju”, maka gerakan kita akan kikuk, dan hasilnya jauh dari optimal.
​Koperasi: Antara Instruksi dan Inisiatif
​Koperasi adalah anak kandung gotong royong. Logikanya, ia harus tumbuh dari bawah (bottom-up). Ia adalah panggung bagi gagasan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan para anggotanya. Namun, mengharapkan koperasi—terutama di desa—berjalan sendirian tanpa sentuhan tangan negara adalah sebuah kenaifan yang mewah.
​Sejarah mencatat, sejak zaman Orde Baru hingga hari ini, Kementerian Koperasi tetap eksis. Ini bukti pemerintah serius. Tapi pertanyaannya: Sejauh mana pemerintah masuk ke dalam “dapur” mereka?

​Di masa lalu, kita sering terjebak pada pendekatan Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi teladan) yang diterjemahkan secara kaku sebagai pendekatan top-down. Pemerintah membuat instruksi, merancang program kerja dari pusat, lalu memberikannya kepada pengurus koperasi di desa. Sepintas, cara ini terlihat brilian, cepat, dan cerdas. Namun, ada harga mahal yang harus dibayar: matinya jiwa entrepreneurship. Pengurus koperasi menjadi “robot” administratif yang hanya menunggu juklak dan juknis, kehilangan rasa lapar akan tantangan berwiraswasta.
​Seni Menyeimbangkan Sabar dan Cepat
​Kita sering menganggap kesabaran adalah musuh percepatan. Padahal, dalam membangun manusia, keduanya bisa berjalan beriringan.

​Pendekatan Ing Madyo Mangun Karso (di tengah membangun semangat) kini coba diwujudkan melalui pengerahan tenaga pendamping atau tenaga honorer untuk memicu laju koperasi.
Ini langkah maju, namun boleh jadi jika tidak hati hati, akan masuk dalam jeratan konsep Badan Usaha Milik Desa(BUMDes) versi ke 2.

Ada satu variabel yang sering tertinggal: Ekosistem.
​Membangun koperasi di era modern bukan lagi sekadar memberi ceramah, tapi membentuk Ekosistem Koperasi Digital Produktif (Eko-KDP). Di sinilah letak transformasi peran pendamping. Mereka tidak boleh “nyemplung” mengurusi teknis internal koperasi, melainkan harus berdiri di belakang untuk mendorong (Tut Wuri Handayani).

​Tut Wuri Handayani dalam Konteks Kekinian
​Menerapkan Tut Wuri Handayani di abad ke-21 berarti memberikan dukungan yang memandirikan, bukan yang memanjakan. Bentuknya konkret:
​Pembangunan SDM yang Utuh: Bukan sekadar teori, tapi menyentuh integritas, team building lewat outbound, kepemimpinan, hingga penguasaan operasional Enterprise Resource Planning (ERP) yang terintegrasi dalam sistem koperasi.
​Penyediaan Offtaker: Koperasi tidak boleh dibiarkan bingung menjual produknya. Perlu ada pengusaha yang siap menjadi mitra melalui perjanjian jual-beli yang menjamin harga wajar, kualitas standar pasar, dan kepastian kuantitas.
​Akses Permodalan: Dana kredit hadir sebagai pelumas modal kerja, bukan sebagai “pancingan” utama yang justru seringkali membebani jika pondasi SDM-nya belum kuat.
​Inilah gotong royong versi modern. Pemerintah dan institusi pendamping tidak lagi menjadi “mandor” yang memerintah dari depan, tapi menjadi penyedia fasilitas dan penjaga arah dari belakang.

​Kesimpulan dan Saran
​Kesimpulan:
Efektivitas program koperasi sangat bergantung pada ketepatan memilih gaya kepemimpinan. Pendekatan top-down (Ing Ngarso) cenderung mematikan kreativitas, sementara membiarkan tanpa arah akan memicu kegagalan.
Pendekatan In Madyo Mangun Karso juga belum mampu menumbuhkan jiwa entrepreneurship pengurus maupun anggota koperasi, bahkan cenderung mem-BUMDes kan versi berikutnya.
Contoh konkrit yang dihadapi saat ini adalah seluruh pengurus Koperasi Desa, sangat sedikit yang telah memulai berbisnis, walaupun bisnis itu bagian dari kebutuhannya, mereka menunggu arahan dan instruksi berikutnya, layaknya pegawai suatu perusahaan yang BUMN. Mereka kawatir keliru atau salah dalam bertindak. Ini membuktikan matinya kreativitas, dan tidak tumbuhnya jiwa dan mental bisnis baik pengurus maupun anggota koperasi.

Pendekatan Tut Wuri Handayani yang berbasis ekosistem digital dan kemitraan strategis adalah pilihan paling relevan untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi anggota.

Ekosistem yang dimaksud berupa kemitraan dengan institusi atau organisasi yang kuat dan berkomitmen tinggi untuk memajukan koperasi berbasis bisnis berkelanjutan. Mitra seperti ormas Kosgoro, merupakan pilihan terbaik, mengingat pengalaman dan komitmennya dalam membina dan menggerakkan koperasi melalui standarisasi kualifikasi pengurus Koperasi agar profesional, mitra lainnya adalah offtaker yang berpengalaman bisnis seperti PT MBI dan PT PAW yang siap menjamin pasar dengan harga yang wajar dan menguntungkan bagi koperasi, serta peran ERP platform digital koperasi yang handal dan dapat lebih dipercaya dengan tata kelola yang efektif dan efisien seperti kooperasi.com menjadi salah satu jalan keluar terbaik. Dan akhirnya, kemitraan dengan bank, misalnya kemitraan dengan bank BTN untuk mendukung modal kerja dalam proses bisnis berjalan, jika diperlukan, mengingat koperasi telah masuk dalam kategori bankable dan trusted.

​Saran:
* ​Reorientasi Peran Pendamping: Ubah pola pikir pendamping dari “pengawas” menjadi “fasilitator ekosistem”.
* ​Digitalisasi yang Humanis: Terapkan sistem ERP koperasi bukan sebagai beban administratif, melainkan sebagai alat bantu transparansi dan efisiensi.
* ​Kemitraan yang Berkeadilan: Pemerintah harus aktif menjembatani koperasi dengan sektor swasta (offtaker) agar ada jaminan pasar bagi produk-produk desa.

​Sudah siapkah kita berhenti mendikte dan mulai memberdayakan? Karena sejatinya, keberhasilan seorang pemimpin adalah ketika ia “tidak lagi dibutuhkan” karena yang dipimpinnya sudah berdaya.

​Referensi:
* ​Dewantoro, K. H. (1962). Karya Ki Hadjar Dewantara: Bagian Pertama Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
* ​Mubyarto. (1994). Sistem Ekonomi Pancasila, Gotong Royong, dan Ideologi Koperasi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia.
* ​Drucker, P. F. (2006). The Practice of Management. Harper Business (Terkait konsep pengembangan SDM dan efektivitas organisasi).

​

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi: Inilah Potret Paling Bangsat Penegakan Hukum di Indonesia

Next Post

Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

fusilat

fusilat

Related Posts

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik
Feature

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

February 11, 2026
Economy

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

February 11, 2026
Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal
Economy

Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

February 11, 2026
Next Post
Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada
Birokrasi

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

by Karyudi Sutajah Putra
February 7, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setelah berhasil melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini DPR coba...

Read more
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Menteri LH Pungut Sampah di Tangsel, Pengamat: Tak Selesaikan Akar Masalah

Menteri LH Pungut Sampah di Tangsel, Pengamat: Tak Selesaikan Akar Masalah

February 6, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

February 11, 2026

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

February 11, 2026
Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

February 11, 2026

Dari Ing Ngarso ke Tut Wuri: Kesalahan Fatal Negara Membina Koperasi

February 11, 2026
Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi: Inilah Potret Paling Bangsat Penegakan Hukum di Indonesia

Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi: Inilah Potret Paling Bangsat Penegakan Hukum di Indonesia

February 11, 2026
Keluhan Investor Asing: Ketika Listrik Padam, Kepercayaan Ikut Redup

Keluhan Investor Asing: Ketika Listrik Padam, Kepercayaan Ikut Redup

February 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

February 11, 2026

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

February 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...