• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

fusilat by fusilat
February 11, 2026
in Feature, Science & Cultural
0
Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana
Jakarta, 11 Februari 2026

Indonesia sudah seharusnya belajar dari Iran. Bukan soal sanksi ekonomi atau program nuklir, melainkan soal ancaman kedaulatan digital melalui internet satelit asing seperti Starlink.

Melihat kebijakan pemerintah belakangan ini sungguh ironis: di satu sisi, sangat ketat memaksa biometrik untuk SIM card, KTP-elektronik, registrasi perangkat elektronik, dan identitas digital warga—dengan alasan pencegahan penipuan, judi online, terorisme, dan kejahatan siber. Di sisi lain, terhadap Starlink—jaringan satelit milik SpaceX milik Elon Musk yang benar-benar bypass infrastruktur nasional—sikap pemerintah terkesan longgar, bahkan nyaris diberikan karpet merah.

Ini bukan sekadar perbedaan prioritas. Ini kebalikan prioritas yang berbahaya bagi kedaulatan negara.

Biometrik: Kontrol Ketat pada Rakyat Biasa
Pemerintah sangat gigih soal biometrik. Sidik jari wajib untuk SIM card, KTP-el sudah full biometric sejak lama, registrasi perangkat elektronik semakin ketat. Alasan resmi: mencegah penipuan identitas, judi online, terorisme, dan kejahatan siber domestik. Semua itu memang masuk akal secara teknis.

Tapi ini juga berarti negara ingin tahu siapa Anda, nomor Anda, perangkat apa yang Anda pakai, hampir secara real-time. Data pribadi warga dikumpulkan, disimpan, dan diawasi ketat—demi “keamanan”.

Starlink: Pintu Belakang yang Dibiarkan Terbuka Lebar
Di sisi lain, Starlink masuk Indonesia dengan proses izin yang relatif cepat. Awalnya diposisikan sebagai solusi konektivitas di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T). Hingga Februari 2026, sudah ada puluhan ribu terminal aktif, termasuk 76 unit di Aceh pasca-Siklon Senyar. Tapi yang mengkhawatirkan:

  • Lalu lintas data Starlink belum wajib lewat gateway lokal Indonesia secara ketat.
  • Network Operation Center (NOC) utama masih berada di luar negeri.
  • Kemampuan lawful intercept (penyadapan resmi) dan sensor konten sangat terbatas.
  • Di wilayah sensitif seperti Papua, Natuna, atau Aceh, Starlink bisa menjadi saluran informasi yang hampir tak terkendali—tanpa filter penuh dari pemerintah.

Iran sudah merasakan pahitnya. Pada protes besar pasca-kematian Mahsa Amini (2022–2023), pemerintah memutus internet nasional di banyak wilayah, tapi Starlink tetap hidup dan digunakan demonstran untuk koordinasi serta siaran langsung ke dunia luar. Iran akhirnya melarang penggunaan terminal Starlink, memblokir perangkat, dan mempercepat pengembangan satelit domestik (Noor series). Pelajaran mereka jelas: satelit asing bukan penyelamat konektivitas, melainkan senjata informasi yang bisa diaktifkan kapan saja oleh pihak asing.

Ironi yang Mencolok dan Berbahaya
Kenapa pemerintah lebih memilih meribetkan diri mengurus sidik jari rakyat kecil untuk “keamanan data pribadi”, tapi terhadap infrastruktur internet satelit asing yang bisa membawa data strategis keluar negeri tanpa filter, pengawasannya terkesan kurang tegas?

Ini ironi yang sangat berbahaya:
– Biometrik = kontrol terhadap individu (rakyat biasa).
– Starlink = kontrol terhadap infrastruktur nasional (kedaulatan negara).

Kita takut hacker lokal atau penipuan identitas, tapi kurang kewaspadaan terhadap potensi akses asing yang jauh lebih sistemik dan strategis.

Apa yang Harus Dilakukan?
Indonesia tidak perlu meniru pendekatan represif Iran secara penuh. Tapi kita wajib belajar dari esensinya:
– Wajibkan gateway lokal untuk semua satelit asing → lalu lintas data harus lewat Indonesia, bisa dimonitor BSSN dan Kominfo.
– Batasi penggunaan di wilayah sensitif (perbatasan, daerah rawan konflik).
– Tingkatkan pengawasan teknis secara nyata, bukan sekadar ancaman cabut izin.
– Percepat pengembangan satelit domestik (Satria-2, Satria-3) agar tidak bergantung pada penyedia asing.

Kedaulatan bukan hanya soal wilayah darat, udara, dan laut. Di era digital ini, kedaulatan juga soal data, narasi, dan infrastruktur informasi. Saat ini, kita sedang membiarkan pintu belakang rumah terbuka lebar sambil sibuk mengunci pintu depan rumah warga.

Belajar dari Iran bukan berarti meniru sensor mereka.
Belajar dari Iran berarti menjaga kedaulatan digital sebelum terlambat. Karena kalau kita terus begini, suatu hari nanti internet nasional bisa diputus, tapi Starlink tetap menyala—dan narasi, data, serta stabilitas negara sudah tidak lagi sepenuhnya di tangan kita.

Waktunya bertindak, bukan hanya bicara.
Atau nanti yang kita lindungi cuma sidik jari warga, tapi data dan kedaulatan negara sudah di tangan orang lain.

(MDA, 11 Februari 2026)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

Next Post

MBG: Bukan Program Gizi, Tapi Mesin Politik dan Cuan yang Sangat Menguntungkan

fusilat

fusilat

Related Posts

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen
Economy

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

May 19, 2026
Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik
Economy

Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

May 19, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi
Economy

The Economist vs Menteri Purbaya: Ketika Sorotan Dunia Bertemu Pembelaan Kekuasaan

May 19, 2026
Next Post
MBG: Bukan Program Gizi, Tapi Mesin Politik dan Cuan yang Sangat Menguntungkan

MBG: Bukan Program Gizi, Tapi Mesin Politik dan Cuan yang Sangat Menguntungkan

PRESIDEN 2029 BELUM DIMULAI, POLITIK DUA PERIODE SUDAH DIPANASKAN

PRESIDEN 2029 BELUM DIMULAI, POLITIK DUA PERIODE SUDAH DIPANASKAN

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Tembus Rp17.600: Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Respons Presiden Picu Kontroversi

May 19, 2026
Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

May 19, 2026
Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

May 19, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

The Economist vs Menteri Purbaya: Ketika Sorotan Dunia Bertemu Pembelaan Kekuasaan

May 19, 2026

Rebuilding the Lost Concept of Knowledge in Islam

May 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Tembus Rp17.600: Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Respons Presiden Picu Kontroversi

May 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...