• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PRESIDEN 2029 BELUM DIMULAI, POLITIK DUA PERIODE SUDAH DIPANASKAN

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
February 12, 2026
in Feature, Politik
0
PRESIDEN 2029 BELUM DIMULAI, POLITIK DUA PERIODE SUDAH DIPANASKAN
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Presiden adalah pemimpin tertinggi dalam sistem pemerintahan republik. Dalam konteks Indonesia, presiden memegang dua peran sekaligus: sebagai kepala negara, simbol kedaulatan dan persatuan bangsa; serta kepala pemerintahan, pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi dalam menjalankan roda administrasi negara.

Merujuk UUD 1945, posisi presiden bukan sekadar jabatan administratif, melainkan amanah konstitusional yang menentukan arah bangsa. Bahkan secara etimologis, istilah presiden berasal dari bahasa Latin prae (di depan) dan sedere (duduk), yang bermakna “mereka yang duduk di depan”—memimpin, bukan sekadar hadir.

Ironisnya, meskipun Pemilihan Presiden NKRI periode 2029–2034 masih relatif jauh, aroma dukung-mendukung sudah mulai menguat di ruang publik. Setidaknya, dua partai politik—Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)—secara terbuka telah menyatakan dukungan agar Prabowo Subianto kembali memimpin Indonesia untuk periode kedua.

Sinyal ini tentu tidak bisa dianggap angin lalu. PAN dan PKB, yang saat ini berada dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo, memiliki kalkulasi politik sendiri. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, secara tegas menyatakan partainya akan tetap setia mendukung Prabowo pada Pilpres 2029, dengan alasan keberlanjutan pembangunan yang dinilai tidak cukup hanya satu periode. Bahkan, Wakil Ketua Umum PAN Edi Suparno menyebut ambisi PAN untuk mengusulkan kader internal—termasuk Zulhas sendiri—sebagai calon wakil presiden.

Hal serupa disampaikan PKB. Partai ini menyatakan kesiapan untuk mendukung Prabowo dua periode, bahkan kabarnya telah disampaikan langsung di Istana Negara sebagai bentuk komitmen politik. Menariknya, PKB sempat menilai dukungan dini semacam ini terkesan “tergesa-gesa”. Namun, seiring waktu, mereka justru ikut menguatkan barisan pendukung petahana untuk 2029.

Menanggapi dinamika tersebut, Presiden Prabowo mengambil sikap yang relatif menenangkan. Ia meminta semua pihak fokus bekerja terlebih dahulu untuk rakyat, mengingat masa jabatan periode pertama baru saja dimulai. Sikap ini patut diapresiasi, karena mengingatkan bahwa kerja nyata lebih mendesak daripada manuver elektoral dini. Sementara itu, partai-partai lain seperti PKS dan NasDem menyatakan belum secara resmi membahas sikap politik mereka untuk Pilpres 2029.

Namun, berbicara tentang Presiden NKRI 2029–2034 memang tidak semata soal siapa yang didukung. Yang jauh lebih penting adalah soal kualitas kepemimpinan itu sendiri.

Periode 2029–2034 adalah fase krusial. Ini merupakan jendela terakhir bagi Indonesia untuk memaksimalkan bonus demografi, sebelum memasuki era populasi menua menuju 2045. Karena itu, presiden pada periode tersebut harus memenuhi sejumlah kriteria strategis.

Pertama, visi taktis menuju Indonesia Emas 2045. Presiden 2029 harus mampu menerjemahkan visi besar menjadi langkah konkret, terutama dalam mentransformasi ekonomi agar Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap).

Kedua, fokus pada kualitas SDM dan penguasaan teknologi. Pendidikan, kesehatan, riset, literasi digital, dan penguatan kompetensi generasi muda harus menjadi prioritas utama agar bangsa ini adaptif terhadap perubahan teknologi yang masif.

Ketiga, ketahanan terhadap krisis global dan kemampuan adaptasi. Dinamika geopolitik, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi global menuntut presiden yang mampu menjaga keberlanjutan lingkungan, mempercepat transisi energi, sekaligus memainkan diplomasi strategis demi stabilitas nasional.

Keempat, integritas dan kepastian hukum. Pemimpin masa depan harus memiliki kecerdasan emosional dan integritas tinggi, guna menjamin penegakan hukum yang adil, pemerintahan yang bersih, serta iklim investasi yang berkeadilan.

Kelima, inklusivitas dan persatuan nasional. Di tengah kemajemukan sosial dan politik, presiden 2029–2034 harus mampu merangkul semua golongan, menjadi jembatan kepentingan, serta menjaga stabilitas nasional selama masa transisi pembangunan. Tentu saja, seluruhnya tetap harus memenuhi syarat konstitusional sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Pemilu, termasuk rekam jejak yang tidak pernah mengkhianati negara.

Pemilihan Presiden 2029 memang masih cukup lama. Namun, membahas kualitas kepemimpinan sejak dini adalah keniscayaan. Seorang sahabat pernah mengingatkan bahwa daripada tergesa mengusulkan nama, jauh lebih relevan jika kita lebih dulu mendalami kualitas presiden yang kita butuhkan.

Sebuah pengingat yang layak direnungkan bersama.

(Penulis, Anggota Dewan Pakar DPN HKTI)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MBG: Bukan Program Gizi, Tapi Mesin Politik dan Cuan yang Sangat Menguntungkan

Next Post

Rahasia di Balik Hijrahnya Entrepreneur Menjadi Sosiopreneur

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Ada “Dewan Kolonel” di PDIP
News

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen
Economy

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

May 19, 2026
Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik
Economy

Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

May 19, 2026
Next Post

Rahasia di Balik Hijrahnya Entrepreneur Menjadi Sosiopreneur

Ketika Orang-Orang Kaya Mulai Bertanya: Untuk Apa Semua Ini?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Tembus Rp17.600: Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Respons Presiden Picu Kontroversi

May 19, 2026
Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

May 19, 2026
Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

May 19, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

The Economist vs Menteri Purbaya: Ketika Sorotan Dunia Bertemu Pembelaan Kekuasaan

May 19, 2026

Rebuilding the Lost Concept of Knowledge in Islam

May 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Tembus Rp17.600: Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Respons Presiden Picu Kontroversi

May 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...