• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Ketika Longsor Bicara, DPD RI Seharusnya Menjawab

Ali Syarief by Ali Syarief
January 27, 2026
in Birokrasi, Feature
0
DPD, Lembaga Negara yang Nyaris Tak Berguna
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Longsor di Kabupaten Bandung Barat bukan sekadar peristiwa alam. Ia adalah pesan keras dari bumi, sekaligus pengingat bahwa ada wilayah yang rapuh, ada rakyat yang rentan, dan ada negara yang seharusnya hadir lebih cepat dari rasa iba sesaat. Namun di tengah duka warga yang kehilangan rumah, sanak keluarga, bahkan masa depan, satu pertanyaan patut diajukan: di manakah suara wakil daerah?

DPD RI dibentuk bukan sebagai pelengkap demokrasi. Ia lahir dari semangat reformasi untuk memastikan bahwa daerah tidak lagi menjadi halaman belakang kekuasaan pusat. Anggota DPD dipilih langsung oleh rakyat provinsi — tanpa bendera partai — dengan mandat tunggal: membawa kepentingan daerah ke panggung nasional. Dalam konteks itulah, ketika bencana menimpa sebuah wilayah, justru DPD-lah yang seharusnya paling keras bersuara.

Sayangnya, realitas sering berlawanan dengan desain konstitusional. Ketika longsor menelan permukiman di Kabupaten Bandung Barat, yang lebih ramai tampil justru struktur partai politik, organisasi relawan, atau pejabat eksekutif. Itu baik. Tetapi yang paling memiliki legitimasi politik untuk bicara atas nama daerah — yakni anggota DPD RI dari Jawa Barat — nyaris tak terdengar gaungnya di ruang publik nasional.

Padahal, isu longsor bukan hanya soal bantuan darurat. Ia berkaitan dengan tata ruang yang semrawut, alih fungsi lahan, pembiaran tambang, lemahnya mitigasi bencana, hingga kegagalan kebijakan lingkungan. Semua ini adalah wilayah advokasi politik, bukan sekadar kerja bakti. Dan itulah medan perjuangan DPD sesungguhnya: membawa problem struktural daerah menjadi agenda negara.

Jika DPR sibuk dengan tarik-menarik kepentingan partai, maka DPD seharusnya tampil sebagai suara murni daerah — jernih, lugas, tak terikat koalisi. Longsor di Bandung Barat seharusnya menjadi pintu bagi anggota DPD untuk:

  • Memanggil kementerian terkait.
  • Mendesak audit tata ruang.
  • Mengusulkan revisi regulasi kawasan rawan bencana.
  • Mengawal anggaran rehabilitasi dan relokasi.
  • Menjadi corong korban di Senayan.

Tanpa itu, keberadaan DPD hanya akan menjadi formalitas elektoral lima tahunan — dipilih rakyat, tapi bisu ketika rakyat membutuhkan suaranya.

Lebih ironis lagi, masyarakat di daerah sering kali lebih mengenal kepala desa, relawan, atau aktivis lokal daripada senatornya sendiri. Ini bukan salah rakyat. Ini konsekuensi dari wakil yang tak hadir dalam peristiwa penting daerahnya.

Bencana selalu menguji negara. Tetapi ia juga menguji integritas representasi. Jika DPD ingin tetap relevan dalam arsitektur demokrasi Indonesia, maka setiap longsor, banjir, kekeringan, atau konflik agraria di daerah harus menjadi alarm politik bagi mereka. Karena di situlah letak raison d’être mereka: berjuang untuk daerah, bukan sekadar duduk sebagai inventaris lembaga tinggi negara.

Pada akhirnya, suara tanah yang runtuh di Bandung Barat adalah suara rakyat yang meminta perlindungan. Dan yang paling berkewajiban menjawabnya secara politik adalah wakil daerah itu sendiri.

Jika mereka diam, maka bukan hanya tanah yang longsor. Kepercayaan publik terhadap DPD pun ikut runtuh perlahan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

QUO VADIS DIVERSIFIKASI PANGAN?

Next Post

Bos Maktour Diperiksa KPK: Pembagian Kuota Haji Jadi Urusan Kemenag

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo
Birokrasi

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Next Post
Bos Maktour Diperiksa KPK: Pembagian Kuota Haji Jadi Urusan Kemenag

Bos Maktour Diperiksa KPK: Pembagian Kuota Haji Jadi Urusan Kemenag

Prabowo Siapkan Keponakannya Gantikan Menkeu Srimulyani untuk Amankan Program Makan Bergizi Gratis?

DPR Resmi Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist