• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Noel, Pahlawan Kesiangan yang Siap Dihukum Mati

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 27, 2026
in Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Noel: Dari Orator Jalanan ke Penjarah Mobil Mewah yang Hilang
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Bukan Noel namanya kalau tidak pandai membuat sensasi. Bekas Wakil Menteri Ketenagakerjaan bernama lengkap Emanuel Ebenezer itu kini mencoba “playing victim” atau memosisikan diri sebagai korban yang terzalimi.

Bahkan ia sok pahlawan dengan memperingatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang nasibnya bisa seperti dirinya, atau dalam istilah Noel, “di-Noel-kan”.

Noel tidak merasa memeras, menerima suap (gratifikasi) atau korupsi. Kasus yang kini menimpanya ia anggap sebagai rekayasa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diperalat oleh bandit-bandit yang sedang berpesta.

Anehnya, meski tidak merasa korupsi, namun pentolan relawan Joko Widodo, Jokman (Jokowi Mania) ini mengaku siap dihukum mati.

Noel merasa seperti Anas Urbaningrum yang menantang siap digantung di Monas jika terbukti kurupsi 1 rupiah saja. Bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu pun playing victim, merasa dizalimi oleh KPK yang disebut diperalat oleh Susilo Bambang Yidhoyono, Presiden RI saat itu.

Namun, Anas tak jadi dihukum gantung di Monas. Mungkin karena itulah Noel berani sesumbar siap dihukum mati. Sebab nyaris dapat dipastikan hakim yang mengadilinya tak akan menjatuhkan hukuman mati. Apalagi sudah terbukti para koruptor di Indonesia hukumannya rata-rata sangat ringan, yakni 3,5 tahun penjara.

Mengapa Purbaya ia peringatkan? Menurut Noel, karena bekas Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini mengganggu bandit-bandit yang sedang berpesta. Bandit-bandit itu pun akan melepaskan anjing liarnya untuk menggigit Purbaya.

Diketahui, Purbaya kini sedang mengobok-obok Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai usai KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap pegawai pajak.

Lantas, apa kata Purbaya? Menteri Keuangan ini adem-ayem saja. Ia merasa tidak akan di-Noel-kan, karena antara dirinya dan Noel jelas berbeda. Purbaya tidak menerima uang yang tidak jelas, sementara Noel menerima.

Di sinilah bedanya, sehingga Purbaya tidak merasa takut dengan siapa pun, kecuali dengan Prabowo Subianto, di mana ia hanya bertanggung jawab kepada Presiden RI itu.

Dengan mengingatkan Purbaya, Noel berlagak sebagai pahlawan. Padahal ia hanya seorang pecundang. Kalau hendak menjadi pahlawan, sudah kesiangan. Kasihan!

Memang, sepanjang seorang pejabat itu bersih, tak perlu takut. Coba dikriminalisasi pun, kalah buktinya tak ada, KPK mau apa?

Beda dengan Noel yang ada barang buktinya. Juga ada tindak pidana pemerasannya. Kalau tidak ada delik pidana dan barang bukti yang dituduhkannya, KPK bisa apa?

Bisakah lembaga antirasuah itu melakukan kriminalisasi kalau tidak ada barang bukti? Tentu tidak!

Alhasil, Noel sedang berhalunisasi membayangkan dirinya sebagai pahlawan. Pahlawan kesiangan!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika POLRI Menolak Direformasi: Belajar dari Posisi Kepolisian di Negara-Negara Maju

Next Post

Jokowi Sendiri Yang Menjelaksan Ijazahnya Palsu

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Jokowi Sendiri Yang Menjelaksan Ijazahnya Palsu

Jokowi Sendiri Yang Menjelaksan Ijazahnya Palsu

Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Reformasi POLRI Ditolak — Saat Kekuasaan Menjadi Alasan Menghindar dari Akuntabilitas Sipil

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...