• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jangan Paksa Rakyat Percaya Jokowi, Jika Bukti Ijazah Saja Disembunyikan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
May 26, 2025
in Feature, Politik
0
Jokowidodo :”Ijazah Memang Asli Kok” – Polling 11.5% Percaya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap membungkam ketika dimintakan memperlihatkan ijazah asli oleh para pengacara Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur di hadapan majelis hakim dan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Surakarta.

Penolakan serupa terjadi dalam proses mediasi perkara perdata di PN Jakarta Pusat pada 2023. Kuasa hukum para penggugat menawarkan jalan damai: perlihatkan ijazah asli, maka gugatan akan dicabut. Namun, Jokowi bersikukuh menolak. Bahkan pada mediasi terbaru di PN Surakarta—yang hingga kini masih bergulir—respon Jokowi tetap tak berubah: menutup diri dari transparansi.

Lebih lanjut, pada 16 April 2025 di kediamannya di Solo dan pada 21 Mei 2025 di Bareskrim Polri, Jokowi lagi-lagi menolak memperlihatkan ijazah asli dengan alasan hanya akan menunjukkannya jika pengadilan yang memerintahkan. Sebuah pernyataan yang ambigu sekaligus “ngeyelitas” karena pada kenyataannya, pengadilan sudah memberi ruang itu lewat mediasi.

Pernyataan Jokowi ini menyiratkan dua hal: pertama, bahwa dirinya tidak menyerahkan ijazah ke Bareskrim. Kedua, jika tidak ada ijazah asli, dari mana Bareskrim bisa menghasilkan analisis forensik digital dan menyimpulkan keasliannya?

Hukum Dibelokkan, Publik Dibodohi?

Dari asas teori kausalitas, tindakan Jokowi justru layak dinilai sebagai pencipta kegaduhan nasional. Ini bukan tuduhan, melainkan realitas. Jokowi dengan sengaja melawan norma keterbukaan hukum (opzet), padahal berkali-kali diminta memperlihatkan ijazah oleh publik, termasuk TPUA. Namun, kepada 11 awak media ia mengaku sudah memperlihatkannya—sayangnya, tidak boleh difoto.

Apakah logika hukum seperti ini patut dijadikan contoh oleh seorang mantan Presiden RI?

Sebagai penyelenggara negara, Jokowi semestinya menjadi teladan dalam menaati Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Apalagi dalam sistem hukum Indonesia yang menjunjung asas rechtsstaat (negara hukum), tidak ada satu pun warga negara, termasuk presiden, yang berada di atas hukum.

Mengacu pada Perma No. 1 Tahun 2016, setiap pengadilan wajib melakukan mediasi sebelum masuk ke pokok perkara. Maka tidak ada alasan sah bagi Jokowi untuk menolak memperlihatkan ijazah pada tahap tersebut.

Bareskrim dan Kejanggalan Penyelidikan

Masyarakat hukum mencatat keanehan luar biasa dalam penyelidikan Bareskrim atas laporan TPUA tanggal 9 Desember 2024. Kesimpulan bahwa ijazah Jokowi “asli karena identik dengan yang asli” tidak masuk akal secara hukum.

Jika benar ada hasil forensik, maka publik berhak tahu:

  • Kapan analisis dilakukan?
  • Siapa petugas forensiknya?
  • Mana hasil uji lab lengkap dan metode yang digunakan?
  • Kenapa dilakukan secara diam-diam?

Sebagai institusi negara, Polri terikat prinsip keterbukaan publik, imparsialitas, dan asas good governance sebagaimana diatur dalam UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dari KKN.

Sementara itu, isu yang beredar menyebut Jokowi memang pernah kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, tetapi diduga tidak lulus alias DO. Jika benar, maka gelar insinyur yang disandangnya adalah tidak sah, dan mustahil ia memiliki ijazah asli.

Mengapa Harus Diulang dan Dibuka Ulang

Maka demi supremasi hukum dan integritas negara, Bareskrim wajib membuka kembali penyelidikan, kali ini secara terbuka dan akuntabel. Termasuk memanggil dua pakar IT bersertifikat yang menganalisis dan menyatakan dengan yakin bahwa “Ijazah Jokowi adalah palsu.”

Jika negara ini masih menjunjung akal sehat dan keadilan, analisis kedua pakar tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja. Apalagi mereka menyatakan dengan keyakinan 100 persen bahwa ijazah tersebut palsu.

Jika tidak, maka tak ada alasan logis dan moral untuk memaksa rakyat percaya hasil investigasi Bareskrim yang tertutup dan janggal. Terlebih lagi, sang pemilik ijazah adalah tokoh dengan catatan panjang kebohongan publik, hingga dijuluki The King of Lip Service.

Penutup

Negara ini adalah negara hukum, bukan negara perasaan. Maka jangan paksa rakyat bangsa ini percaya pada narasi yang dibangun tanpa bukti dan transparansi. Ijazah adalah dokumen formal, bukan dogma sakral yang harus disembunyikan.

Jika negara diam, maka kebenaran akan bersuara sendiri. Dan ketika itu terjadi, kepercayaan publik tak akan pernah bisa direkonstruksi lagi.


Tentang Penulis:
Damai Hari Lubis adalah anggota Dewan Penasihat DPP KAI (2025–2030), Pakar Ilmu Peran Serta Masyarakat & Kebebasan Berpendapat, Ketua Bidang Hukum & HAM DPP KWRI, Koordinator TPUA, serta salah satu penggugat dan pelapor dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bubarkan Ormas yang Bersorban, Pelihara Ormas yang Bertato

Next Post

Hendardi: Perpres Perlindungan Jaksa oleh TNI Manfaatkan Hukum untuk Kepentingan Kekuasaan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Feature

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu
Aya Aya Wae

Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

January 27, 2026
Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.
Feature

Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

January 27, 2026
Next Post
Bom Bunuh Diri Bandung, Hendardi Pertanyakan Deradikalisasi BNPT

Hendardi: Perpres Perlindungan Jaksa oleh TNI Manfaatkan Hukum untuk Kepentingan Kekuasaan

IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online

IPW Desak Prabowo Cabut Perpres Perlindungan Jaksa oleh TNI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Noel: Dari Orator Jalanan ke Penjarah Mobil Mewah yang Hilang
Feature

Noel, Pahlawan Kesiangan yang Siap Dihukum Mati

by Karyudi Sutajah Putra
January 27, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Bukan Noel namanya kalau tidak pandai membuat sensasi. Bekas Wakil...

Read more
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

January 24, 2026
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

January 27, 2026
Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

January 27, 2026
Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Reformasi POLRI Ditolak — Saat Kekuasaan Menjadi Alasan Menghindar dari Akuntabilitas Sipil

January 27, 2026
Jokowi Sendiri Yang Menjelaksan Ijazahnya Palsu

Jokowi Sendiri Yang Menjelaksan Ijazahnya Palsu

January 27, 2026
Noel: Dari Orator Jalanan ke Penjarah Mobil Mewah yang Hilang

Noel, Pahlawan Kesiangan yang Siap Dihukum Mati

January 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

January 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...