• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Politik Petani: Dari Sawah ke Senayan, dari Cangkul ke Kebijakan

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
October 15, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Darurat Regenerasi Petani: Siapa yang Akan Menanam Pangan Kita?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja
(Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Politik petani bukan sekadar tentang tanah, benih, dan pupuk. Ia adalah pergerakan kesadaran untuk mengubah nasib dari lumpur sawah hingga ruang kekuasaan—sebuah perjuangan agar suara petani tidak berhenti di pematang, tapi bergema di meja kebijakan.

Secara sederhana, politik petani merujuk pada segala aktivitas politik yang dilakukan oleh petani atau organisasi petani dalam memperjuangkan hak dan kepentingan mereka dalam proses pembuatan kebijakan publik. Bentuknya bisa beragam:

  • Advokasi, memperjuangkan hak-hak petani dalam setiap kebijakan yang menyangkut hidup mereka.
  • Partisipasi, ikut serta dalam proses politik dan pengambilan keputusan.
  • Pengorganisasian, membangun kekuatan bersama melalui kelompok atau asosiasi petani.
  • Kampanye, menggerakkan dukungan publik terhadap isu-isu agraria dan kesejahteraan petani.

Tujuan akhirnya jelas: meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan kebijakan publik berpihak pada pertanian yang berkelanjutan.


Tantangan di Tengah Ketimpangan

Namun realitas di lapangan masih jauh dari cita-cita itu. Politik petani di Indonesia masih tersandera oleh banyak masalah struktural:

  1. Akses terhadap teknologi.
    Banyak petani kesulitan memperoleh teknologi pertanian modern karena keterbatasan finansial dan rendahnya literasi digital. Akibatnya, produktivitas stagnan dan kualitas hasil panen sulit bersaing.
  2. Biaya produksi yang terus meningkat.
    Harga pupuk, benih, dan pestisida naik, sementara harga jual hasil panen sering tidak menentu. Ketimpangan ini membuat petani seperti bekerja tanpa margin.
  3. Dampak perubahan iklim.
    Siklus tanam tak lagi bisa ditebak, gagal panen makin sering terjadi, sementara adaptasi terhadap perubahan iklim belum terencana dengan baik.
  4. Akses pemasaran terbatas.
    Petani kerap terjebak dalam rantai distribusi panjang yang dikuasai tengkulak. Akibatnya, mereka tetap menjadi pihak yang paling kecil menikmati keuntungan.
  5. Krisis lahan.
    Banyak petani tidak memiliki lahan sendiri atau lahannya tergusur oleh proyek industri dan infrastruktur. Di negeri agraris, ironisnya, tanah justru makin jauh dari tangan petani.

Langkah Pemerintah: Antara Harapan dan Keraguan

Pemerintah telah meluncurkan sejumlah kebijakan untuk memperbaiki nasib petani, di antaranya:

  1. Peningkatan produktivitas melalui teknologi modern, irigasi efisien, dan penggunaan alsintan.
  2. Perluasan lahan pertanian dengan program cetak sawah baru seluas 3 juta hektare.
  3. Kebijakan harga lewat penetapan HPP gabah dan jagung agar lebih menguntungkan petani.
  4. Dukungan anggaran berupa subsidi pupuk, kredit usaha tani, dan asuransi pertanian.
  5. Pembangunan infrastruktur pertanian seperti jalan tani dan gudang penyimpanan.
  6. Pendekatan partisipatif dengan melibatkan organisasi petani dalam perumusan kebijakan.
  7. Pengembangan agribisnis untuk memperkuat nilai tambah hasil pertanian.

Langkah-langkah ini tentu patut diapresiasi. Namun, selama orientasi kebijakan masih top-down—tidak berangkat dari kebutuhan dan aspirasi petani sendiri—politik petani akan tetap menjadi “politik yang dibicarakan,” bukan “politik yang dijalankan oleh petani.”


Dari Cangkul ke Kebijakan

Petani sejatinya bukan hanya pekerja tanah, tapi juga penjaga kedaulatan pangan dan penjaga bangsa. Karena itu, politik petani harus dimaknai sebagai upaya menempatkan petani sebagai subjek, bukan sekadar objek kebijakan.

Membangun politik petani berarti memberi ruang bagi petani untuk menentukan arah pembangunan pertanian. Ketika petani mampu berbicara, berorganisasi, dan bernegosiasi dalam arena politik, maka keberpihakan negara terhadap mereka akan lahir bukan karena belas kasihan, melainkan karena kesadaran.

Semoga langkah menuju “politik petani yang berdaulat” bukan sekadar slogan, melainkan kesungguhan untuk mengangkat martabat petani Indonesia—dari sawah ke Senayan, dari cangkul ke kebijakan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

50 Ribu Buruh Tumpah di Bekasi: Desak DPR Bahas RUU Ketenagakerjaan, Siap Kejutkan dengan Tokoh Nasional

Next Post

Tayangan Trans7 dan Cermin Buram Pendidikan Pesantren

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

MENGGERAKKAN MULTI ANGKUTAN MELALUI TRANSPORTASI LAUT DAN UDARA: MULTIMODA TRANSPORT
Economy

Peluang Koperasi Mengglobal: Bukan Sekadar Bunga Tidur

January 27, 2026
Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh
Birokrasi

Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

January 27, 2026
Feature

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Next Post
Tayangan Trans7 dan Cermin Buram Pendidikan Pesantren

Tayangan Trans7 dan Cermin Buram Pendidikan Pesantren

Cahaya Perdamaian di Sharm el-Sheikh: Upaya Menyatukan Gaza dalam Reruntuhan

Cahaya Perdamaian di Sharm el-Sheikh: Upaya Menyatukan Gaza dalam Reruntuhan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Noel: Dari Orator Jalanan ke Penjarah Mobil Mewah yang Hilang
Feature

Noel, Pahlawan Kesiangan yang Siap Dihukum Mati

by Karyudi Sutajah Putra
January 27, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Bukan Noel namanya kalau tidak pandai membuat sensasi. Bekas Wakil...

Read more
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

January 24, 2026
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MENGGERAKKAN MULTI ANGKUTAN MELALUI TRANSPORTASI LAUT DAN UDARA: MULTIMODA TRANSPORT

Peluang Koperasi Mengglobal: Bukan Sekadar Bunga Tidur

January 27, 2026
Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

January 27, 2026

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

January 27, 2026
Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

January 27, 2026
Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Reformasi POLRI Ditolak — Saat Kekuasaan Menjadi Alasan Menghindar dari Akuntabilitas Sipil

January 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MENGGERAKKAN MULTI ANGKUTAN MELALUI TRANSPORTASI LAUT DAN UDARA: MULTIMODA TRANSPORT

Peluang Koperasi Mengglobal: Bukan Sekadar Bunga Tidur

January 27, 2026
Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

January 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...