• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

Ali Syarief by Ali Syarief
January 25, 2026
in Birokrasi, Feature, Politik
0
Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam doktrin kenegaraan, berlaku satu prinsip yang tak boleh ditawar: Prinsip Kedaulatan Absolut. Tidak ada bagian wilayah negara — sekecil apa pun — yang boleh jatuh ke tangan pihak asing. Kedaulatan bukan soal luas peta, melainkan soal kehormatan bangsa. Sejengkal tanah yang lepas adalah tanda negara gagal menjaga martabatnya sendiri.

Namun realitas hari ini justru memalukan. Sebagian wilayah desa di Nunukan kini masuk yurisdiksi Malaysia akibat pergeseran batas. Pertanyaannya sederhana, tetapi menghantam nurani kebangsaan: siapa yang menjaga Nunukan?

Ini bukan sekadar persoalan teknis garis koordinat. Ini soal kelengahan negara. Soal diplomasi yang lemah. Soal pemerintah yang lebih sibuk membangun mercusuar kekuasaan di pusat, tetapi lupa merawat beranda terluar republik.

Sejarah sudah memberi peringatan.
Timor Timur pernah dianeksasi pada 1976. Integrasi diumumkan dengan gegap gempita. Tetapi rakyatnya tak pernah sungguh dirangkul. Keadilan absen, kesejahteraan tak hadir, suara mereka tenggelam. Maka ketika referendum 1999 datang, mereka memilih pergi. Indonesia kehilangan wilayah. Lebih dari itu, Indonesia kehilangan kehormatan kedaulatan absolutnya.

Banyak elite Jakarta kala itu menertawakan masa depan Timor Leste. Negara kecil, miskin, rapuh. Tetapi waktu justru menampar balik. Timor Leste berdiri, membangun, dan memiliki harga diri sebagai bangsa merdeka. Sementara Indonesia masih terjebak sengketa batas, kehilangan pulau, dan kini menyaksikan sebagian desa Nunukan bergeser ke negara tetangga.

Sipadan dan Ligitan sudah lepas.
Timor Timur sudah pergi.
Kini Nunukan terkoyak pelan-pelan.

Wilayah yang ada saja berkurang — jangankan memperluas, menjaga yang tersisa pun tampak tak sanggup.

Lalu kita menatap Papua. Tanah kaya, rakyat tertinggal. Tambang digali, kesejahteraan tak merata. Aparat hadir, tetapi kepercayaan rakyat menipis. Luka sejarah belum sembuh, dialog tak pernah utuh. Papua hari ini memantulkan bayangan Timor Timur kemarin. Bila negara tak belajar, sejarah bisa kembali mengulang diri.

Aceh memberi pelajaran berbeda. Damai terwujud bukan karena senjata, tetapi karena pengakuan martabat politik rakyatnya. Ketika negara menghormati, wilayah tetap utuh. Ketika negara memaksa tanpa mendengar, perpisahan menjadi pintu keluar.

Di sinilah ironi republik:
NKRI diteriakkan, tetapi keadilan diabaikan.
Kedaulatan dikhotbahkan, tetapi pengawasan wilayah dilalaikan.
Tanah dipertahankan lewat slogan, bukan lewat kesejahteraan.

Padahal kedaulatan absolut tidak dijaga oleh pagar kawat atau pos militer. Ia dijaga oleh negara yang hadir, adil, dan sungguh merawat rakyat di pinggiran.

Nunukan hari ini memberi alarm keras.
Jika beranda depan saja dibiarkan terbuka, jangan salahkan rakyat bila suatu hari bertanya: masihkah republik ini benar-benar menjaga?

Sejarah selalu memberi peringatan.
Pertanyaannya kini: siapa yang bertanggung jawab menjaga kedaulatan?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Next Post

Banjir yang Memantik Api Semangat Warga Jakarta

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

MENGGERAKKAN MULTI ANGKUTAN MELALUI TRANSPORTASI LAUT DAN UDARA: MULTIMODA TRANSPORT
Economy

Peluang Koperasi Mengglobal: Bukan Sekadar Bunga Tidur

January 27, 2026
Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh
Birokrasi

Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

January 27, 2026
Feature

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Next Post
Banjir yang Memantik Api Semangat Warga Jakarta

Banjir yang Memantik Api Semangat Warga Jakarta

Logika yang “Mundur” demi Menjemput Rencana-Nya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Noel: Dari Orator Jalanan ke Penjarah Mobil Mewah yang Hilang
Feature

Noel, Pahlawan Kesiangan yang Siap Dihukum Mati

by Karyudi Sutajah Putra
January 27, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Bukan Noel namanya kalau tidak pandai membuat sensasi. Bekas Wakil...

Read more
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

January 24, 2026
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
MENGGERAKKAN MULTI ANGKUTAN MELALUI TRANSPORTASI LAUT DAN UDARA: MULTIMODA TRANSPORT

Peluang Koperasi Mengglobal: Bukan Sekadar Bunga Tidur

January 27, 2026
Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

January 27, 2026

PRABOWO: BERTAHAN ATAU DISANTAP

January 27, 2026
Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

Bukan Kebetulan: Mengapa Kesamaan Selera, Hobi, dan Cara Pandang Sering Bertemu

January 27, 2026
Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

Nunukan Terkoyak, Kedaulatan Dipertanyakan Sejengkal tanah yang bergeser adalah alarm bagi kehormatan republik.

January 27, 2026
Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Reformasi POLRI Ditolak — Saat Kekuasaan Menjadi Alasan Menghindar dari Akuntabilitas Sipil

January 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

MENGGERAKKAN MULTI ANGKUTAN MELALUI TRANSPORTASI LAUT DAN UDARA: MULTIMODA TRANSPORT

Peluang Koperasi Mengglobal: Bukan Sekadar Bunga Tidur

January 27, 2026
Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

Polri: “Sampai Titik Darah Penghabisan” demi Tetap Jadi Superbody yang Tak Tersentuh

January 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...