• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tanda-Tanda Gibran Mulus Menjadi Presiden RI — dan Rintangannya, Serta Faktor Takdir

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
November 15, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Damai Hari Lubis
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Dalam politik Indonesia, tanda-tanda seringkali lebih penting daripada pernyataan resmi. Gerak kecil, manuver halus, hingga gestur yang tampak sepele dapat mengirim pesan besar tentang arah kekuasaan. Dalam konteks ini, langkah Gibran Rakabuming Raka menuju kursi RI-1 tampak kian mulus—atau setidaknya, sedang disiapkan untuk menjadi demikian.

Langkah Mulus Seorang RI-2

Sulit dibantah bahwa modal terbesar Gibran hari ini adalah kursi yang sedang ia duduki: Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam politik modern, posisi RI-2 adalah landasan peluncur paling efektif menuju RI-1. Sejarah dunia memperlihatkan pola yang sama di banyak negara; Indonesia tampaknya sedang mengulang skenario tersebut dalam versi yang lebih “keluarga-besar”.

Dalam beberapa bulan terakhir, Gibran menampilkan wajah politik yang lebih cair. Ia mendekati sejumlah tokoh penting—di antaranya Mahfud MD—dengan gaya yang jauh lebih “nice”, lebih santun, dan nyaris tanpa friksi. Ini bukan sekadar diplomasi sosial; ini pembangunan legitimasi.

Yang paling menarik, tentu saja, adalah kemunculan sepuluh orang “hopeng bapaknya”—para aktor penting yang diberi mandat melalui Keppres No. 122/P-2025 sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Dalam kultur politik Indonesia, kehadiran figur-figur ini bukan hanya sebagai penasihat, tetapi sebagai pagar hidup, jaring pengaman, sekaligus booster politik. Gibran terlihat mewarisi bukan hanya jaringan, melainkan juga energi politik Jokowi.

Faktor-faktor Pendukung

Dari perspektif realpolitik, ada beberapa elemen yang membuat jalan Gibran relatif halus:

1. Pengalaman Politik yang Terakumulasi
Dari Wali Kota Surakarta hingga Wakil Presiden, Gibran telah melewati dua arena politik yang tak bisa dianggap remeh.

2. Dukungan Awal Partai Politik
Deklarasi dini dari beberapa partai menandakan satu hal: arah angin sedang menuju ke satu titik.

3. Persepsi Publik terhadap Kinerjanya
Meski penuh sorotan, Gibran diasosiasikan sebagai sosok yang “berpotensi”—atau setidaknya demikian impresi yang dibangun.

4. Basis Jokowi Lover yang Masih Solid
Ini faktor paling konkret. Para pendukung Jokowi, yang telah membuktikan diri sebagai kekuatan elektoral, nyaris otomatis berada dalam orbit Gibran.

Dari seluruh aspek ini, tampak jelas bahwa jalur cepat sedang dirapikan untuknya. Namun, politik tidak pernah linear.

Rintangan yang Mengadang

Pada saat yang sama, Gibran memasuki gelanggang yang penuh tanda tanya. Beberapa rintangan yang mungkin menghambatnya antara lain:

1. Tuduhan Ijazah Palsu dan Nepotisme
Kasus-kasus yang menempel pada dirinya—mulai dari isu ijazah hingga relasi politik dengan sang paman, Anwar Usman—adalah bom waktu. Narasi “inkonstitusional” dapat menjadi senjata paling efektif bagi lawan.

2. Kemunculan Rival yang “Fresh and Healthy”
Jika pemilu 2029 menghadirkan figur yang benar-benar baru, energik, dan berani mengartikulasikan aspirasi publik tanpa beban masa lalu, maka Gibran akan berhadapan dengan kompetitor yang jauh lebih sulit dari pilpres sebelumnya. Sosok jenis ini—yang bukan eks-capres, bukan figur problematis—bisa memantik harapan publik yang sedang mencari pembaruan.

Ketika Politik Bertemu Takdir

Namun politik bukan hanya soal strategi. Ada elemen yang tak terukur: dinamika publik, momentum sejarah, dan yang paling tak terjangkau—kehendak Tuhan.

Penolakan terhadap kepemimpinan Gibran bisa saja mencapai titik kulminasi, memunculkan sentimen nasionalisme yang dibalut spiritualitas. Atau sebaliknya, dukungan terhadapnya justru menguat karena publik merasa melihat kesinambungan.

Faktanya, politik selalu bergerak, dan Indonesia bukan pengecualian. Kita hidup dalam negara yang selalu menempatkan takdir sebagai variabel final. Maka siapapun yang bermain di gelanggang kekuasaan, termasuk Gibran, pada akhirnya hanya bergerak dalam ruang yang Tuhan izinkan.

Siapa Presiden RI 2029–2034?
Analisis, hitung-hitungan politik, strategi partai, dan relasi kuasa hanya bisa menjawab sebagian. Sisa dari semuanya adalah ruang misteri yang hanya dapat dipenuhi oleh satu entitas: keputusan Tuhan.

Sementara itu, publik tinggal menunggu apakah langkah Gibran menuju Istana adalah jalan yang dibukakan… atau sekadar jalan yang sedang dipaksakan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sampah Mengepung Kota, Warga Bangkit: Asobsi–Lions Club Gedor Kesadaran Zero Waste di Cimahi

Next Post

Ketika Asas Hukum Dipinggirkan: Seruan Damai Hari Lubis untuk Menjaga Akal Sehat Negara

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN
Economy

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran
Feature

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Next Post
Antara Gibran, Anwar Usman – Jokowi dan Pilpres 2024  Dalam Perspektif Hukum Prof. Suteki

Ketika Asas Hukum Dipinggirkan: Seruan Damai Hari Lubis untuk Menjaga Akal Sehat Negara

Menjadikan Rumah Sakit sebagai Cermin Jiwa: Tempat Kita Mendekat kepada Allah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Di Balik Manuver Trump: Panik Pemilu atau Penghambaan pada Lobi?

March 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...