• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

fusilat by fusilat
February 27, 2026
in Feature, Spiritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

Di sudut masjid, selepas rakaat terakhir shalat sunnah, seorang pemuda duduk bersimpuh. Pakaiannya rapi. Wajahnya terdidik. Bahasa tubuhnya memancarkan keyakinan—ia bukan orang sembarangan. Barangkali berilmu. Barangkali berkecukupan. Barangkali memiliki jabatan yang membuat orang lain berdiri memberi hormat.

Namun di hadapan Allah, ia hanyalah seorang hamba.

Kedua telapak tangannya menengadah. Matanya sembab. Air mata mengalir—bukan karena kalah tender, bukan karena kehilangan jabatan, bukan pula karena proyek yang gagal. Ia menangis dalam bahagia yang hening. Wajahnya teduh. Tidak ada sisa kesombongan yang dipertahankan.

Di bulan Ramadhan, pemandangan seperti itu terasa berbeda.
Langit seakan lebih dekat.
Pintu ampunan terasa lebih terbuka.
Dan jiwa-jiwa diberi kesempatan untuk pulang.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apabila datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar.
Ia adalah bulan menundukkan ego.


Menundukkan “Tongkat” Ego

Melihat pemuda itu, ingatan saya melayang pada dialog Allah dengan Nabi Musa dalam QS. Thaha ayat 17–18.

Allah bertanya:
“Apakah itu yang di tangan kananmu, wahai Musa?”

Musa menjawab dengan jujur, manusiawi, bahkan detail:
“Ini adalah tongkatku. Aku bertumpu padanya, dan aku memukul (daun) dengannya untuk kambingku, dan bagiku ada keperluan lain padanya.”

Tongkat itu bukan benda biasa.
Ia simbol identitas.
Simbol kekuatan.
Simbol rasa aman.

Lalu Allah berfirman:
“Lemparkanlah ia, wahai Musa.” (QS. Thaha: 19)

Setiap kita memiliki “tongkat” masing-masing:
gelar akademik, rekening bank, jabatan, relasi, reputasi, bahkan pengaruh.

Dan ketika kita berdoa dengan sungguh-sungguh, sesungguhnya kita sedang melemparkan tongkat itu—mengakui bahwa semua yang kita genggam bisa runtuh tanpa izin-Nya.

Allah mengingatkan:

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka dalam keadaan hina.”
(QS. Al-Mu’min: 60)

Perhatikan baik-baik:
meninggalkan doa disebut sebagai kesombongan.

Maka doa bukan sekadar permintaan.
Ia adalah deklarasi kerendahan hati.

Di bulan Ramadhan, ketika perut kosong dan haus terasa nyata, kita dipaksa jujur pada diri sendiri: kita ini fakir.
Dan Allah menegaskan:

“Wahai manusia, kalianlah yang fakir kepada Allah, dan Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”
(QS. Fathir: 15)


Logika Langit dalam Pengabulan Doa

Sering kali kita merasa doa tidak dijawab.
Kita meminta A, Allah memberi B.
Kita ingin sekarang, Allah menunda.

Padahal Rasulullah ﷺ menjelaskan, dalam hadits riwayat Ahmad, bahwa setiap doa—selama tidak mengandung dosa dan tidak memutus silaturahmi—akan dikabulkan dengan salah satu dari tiga cara:

  1. Disegerakan di dunia.

  2. Disimpan sebagai pahala di akhirat.

  3. Dialihkan dengan dijauhkan dari keburukan yang setara nilainya.

Allah bekerja dengan logika langit, bukan logika timeline manusia.

Bukankah Allah sudah mengingatkan:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu…”
(QS. Al-Baqarah: 216)

Di bulan Ramadhan, doa memiliki momentum istimewa. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua, doa musafir, dan doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka.”
(HR. Tirmidzi)

Bayangkan.
Setiap menjelang adzan Maghrib, ada jendela langit yang terbuka lebar.
Pertanyaannya sederhana:
kita sibuk menyiapkan menu, atau menyiapkan doa?


Doa: Penghapus Dosa dan Pembersih Hati

Doa bukan daftar belanjaan spiritual.
Ia adalah istighfar yang mengalir dari hati yang sadar akan kekurangannya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ampunan itu tidak jatuh ke hati yang keras.
Ia lahir dari jiwa yang mengaku salah.

Air mata dalam doa adalah cairan pembersih karat kesombongan.

Orang sombong merasa cukup dengan dirinya.
Orang yang berdoa sadar bahwa dirinya tidak cukup tanpa Allah.

Dalam hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah ﷺ menyebut doa sebagai inti ibadah—karena di dalamnya ada penghambaan total.

Ketika kita berkata, “Ya Allah, ampuni aku,”
sesungguhnya kita sedang menghancurkan berhala ego dalam diri.


Ramadhan: Musim Keberkahan Doa

Ramadhan bukan hanya bulan ibadah.
Ia adalah musim diskon pahala.

Satu amal sunnah bernilai seperti wajib.
Satu amal wajib dilipatgandakan berkali-kali.

Allah berfirman dalam hadits qudsi:

“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Doa yang lahir dari jiwa yang berpuasa memiliki bobot spiritual yang berbeda.
Ada lapar yang melembutkan hati.
Ada haus yang meruntuhkan ego.

Dan perhatikan: ayat paling indah tentang doa justru hadir di tengah-tengah ayat puasa:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 186)

Allah tidak berkata, “Katakanlah Aku dekat.”
Allah langsung berkata, “Aku dekat.”
Tanpa perantara.


Refleksi

Hidup ini bukan tentang seberapa kuat kita menggenggam tongkat dunia,
melainkan seberapa siap kita melepaskannya ketika Allah berkata:
“Sudah waktunya.”

Doa adalah latihan melepaskan.
Latihan merendah.
Latihan mengakui keterbatasan.

Sebelum tongkat itu benar-benar jatuh saat maut menjemput,
semoga kita telah belajar menggenggamnya sebagai amanah—bukan sebagai kebanggaan.


Doa di Bulan Ramadhan

Ya Allah, di bulan yang penuh ampunan ini,
lembutkan hati kami yang mengeras oleh ambisi.
Runtuhkan kesombongan yang bersembunyi di balik gelar dan jabatan.
Ampuni dosa-dosa kami yang tampak maupun tersembunyi.

Ya Allah, jadikan doa-doa kami peredam ego dan penggugur dosa.
Jika Engkau kabulkan, jadikan itu kebaikan.
Jika Engkau tunda, jadikan itu pahala.
Jika Engkau alihkan, jadikan itu perlindungan.

Ya Allah, pertemukan kami dengan malam Lailatul Qadar.
Ampuni kami, orang tua kami, dan guru-guru kami.
Jadikan Ramadhan ini titik balik menuju hati yang lebih tawadhu’
dan hidup yang lebih berkah.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Saran bagi Kita Semua

  • Jangan berhenti mengetuk. Allah mencintai hamba yang terus meminta.

  • Periksa niat. Jangan sampai doa tercampur riya atau permintaan yang melanggar syariat.

  • Perbanyak doa menjelang berbuka dan di sepertiga malam.

  • Semakin tinggi jabatan, semakin lama sujud.

Karena pada akhirnya,
yang meninggikan derajat bukanlah jabatan—
melainkan kerendahan hati di hadapan Allah.


Referensi:

  • Al-Qur’anul Karim: QS. Al-Mu’min: 60; QS. Al-Baqarah: 186, 216; QS. Thaha: 17–21; QS. Fathir: 15.

  • HR. Ahmad tentang tiga cara pengabulan doa.

  • HR. Bukhari dan Muslim tentang keutamaan Ramadhan dan puasa.

  • HR. Tirmidzi tentang doa orang yang berpuasa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

fusilat

fusilat

Related Posts

REBUTAN GABAH
Economy

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026
Feature

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando
Feature

Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

February 26, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian
Feature

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

by Karyudi Sutajah Putra
February 25, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Aku tak bisa membayangkan bila ini benar-benar...

Read more
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Badut-badut Politik

Badut-badut Politik

February 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

February 26, 2026
Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

February 26, 2026

Surat Kaleng dan Harga Sebuah Nama Baik

February 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...