• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Badut-badut Politik

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 23, 2026
in Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
Badut-badut Politik
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Entah apa yang berkecamuk dalam benak Natalius Pigai sehingga Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) itu berani-beraninya menyatakan siapa yang mau meniadakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP) berarti menentang HAM.

HAM rakyat kecil atau rakyat miskin yang beroleh manfaat dari MBG dan KMP, katanya.

Apa yang disampaikan Pigai itu sungguh jenaka. Bahkan lebih jenaka dari banyolan yang kerap dilontarkan badut-badut.

Pigai memang sudah lama menjadi badut politik di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto “berkat” pernyataan-pernyataannya yang kocak.

Saat melantik jajaran pejabatnya 31 Desember 2024 lalu, misalnya, Pigai mengaku sudah 13 tahun menduda alias tak punya istri. Namun, selama itu pula dirinya punya tiga orang pacar. ‘Tiga pacar, Bos,” ujarnya sambil mengangkat tiga jarinya.

Ungkapan punya tiga pacar dari seorang pejabat publik di ranah publik itu bukanlah sesuatu yang lazim di negeri ini. Akan tetapi, Pigai mengungkapkannya dengan ekspresi bangga sambil sedikit tertawa. Di sinilah tingkah Pigai terlihat jenaka.

Lebih jenaka lagi, bagaimana bisa kebijakan pemerintah seperti MBG dan KMP tak boleh dikritik? Bahkan para pengkritiknya seperti Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Tiyo Ardianto dibilang menentang HAM dan tak punya hati nurani? Hanya orang-orang jenaka yang punya logika semacam itu.

Adalah hak setiap warga negara untuk mengkritik apa pun kebijakan pemerintah. Sebab rakyat membayar pajak untuk membayar gaji pejabat pemerintah, termasuk menteri dan presiden. Apalagi kebijakan pemerintah yang sarat kontroversi seperti MBG dan KMP.

Anggaran MBG yang super jumbo ternyata diambil dari anggaran pendidikan pula. Banyak kasus keracunan akibat MBG. MBG juga patut diduga sebagai ajang korupsi berjemaah yang menguntungkan mereka yang punya akses ke kekuasaan.

KMP juga akan menyerobot anggaran Dana Desa. Apalagi demi KMP pemerintah akan mengimpor 105 ribu mobil pikap dari India.

Artinya, MBG dan KMP bukan kebijakan tanpa cela yang tidak boleh dikritik, lalu yang mengkritik dikatakan menentang HAM. Sungguh kocak Natalius Pigai.

Badut Politik Lain

Selain Pigai, masih ada badut-badut politik lain di KMP. Sebut saja Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Pangan. Saat mengunjungi korban banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat beberapa waktu lalu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu memanggul sekarung beras sambil divideokan dan diiringi sejumlah stafnya. Video itu kemudian viral.

Kok tega-teganya bekas Menteri Kehutanan yang kebijakan-kebijakannya dituding sebagai penyebab banjir bandang di tiga provinsi di Sumatera itu mengais simpati publik di tengah bencana? Apalagi kalau bukan demi popularitas.

Di tengah penanganan bencana banjir bandang di Sumatera, bekas Ketua MPR itu juga terlihat makan enak sambil mengisap sebatang cerutu mahal kesukaannya. Hanya orang-orang jenaka yang sanggup melakukan semua itu.

Akan tetapi, Natalius Pigai dan Zulkifli Hasan tak perlu berkecil hati. Banyak studi yang membuktikan bahwa kecerdasan atau intelektualitas badut, pelawak, komedian atau komika, ternyata jauh di atas rata-rata manusia pada umumnya.

Jadi, tingkah laiknya badut di kabinet silakan lanjutkan saja. Publik banyak yang merasa terhibur dengan tingkah kalian sebagai pejabat publik di ranah publik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pelajaran Indah tentang Adab, Sabar, Husnuzan, dan Rencana Allah

Next Post

MBG: Antara Klaim Gagasan Prabowo dan Agenda Global WFP

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar
Feature

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026
Next Post
MBG: Antara Klaim Gagasan Prabowo dan Agenda Global WFP

MBG: Antara Klaim Gagasan Prabowo dan Agenda Global WFP

Menjalani Ramadan di Tiongkok: Antara Spiritualitas, Tradisi, dan Toleransi

Menjalani Ramadan di Tiongkok: Antara Spiritualitas, Tradisi, dan Toleransi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026
Tyo, Idrus, Prabowo – Etika, Moralitas, dan Ironi Para Pengkritik

Tyo, Idrus, Prabowo – Etika, Moralitas, dan Ironi Para Pengkritik

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...