Bulukumba-Fusilatnews— Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YAPTI) sukses menggelar family gathering yang dirangkaikan dengan pemilihan Koordinator Asrama (KOAS) di Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat, 5 Desember hingga Ahad, 7 Desember 2025 ini mengusung tema “Menyambut Hari Disabilitas Internasional dengan Memperkuat Kebersamaan, Kepemimpinan, dan Keberagaman.”
Pemilihan KOAS yang digelar di Bulukumba tersebut dihadiri oleh para binaan, guru, serta mahasiswa yang terlibat dalam pembinaan di bawah YAPTI.
Ketua panitia, Heriansya, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami selaku panitia telah merancang kegiatan ini kurang lebih sebulan, dan alhamdulillah bisa terlaksana hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pendanaan kegiatan bersumber dari para donatur, hasil penggalangan dana panitia, serta dukungan langsung dari pengurus panti dan orang tua siswa.
“Adapun kegiatan yang kita laksanakan selama di Bira ini antara lain lomba-lomba dan pemilihan koordinator asrama,” tambah Heri.
Sementara itu, pengurus panti, Subu B. S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Saya harap kegiatan ini diperbanyak dokumentasinya karena sembilan puluh persen dana yang kita pakai berasal dari donatur, utamanya dari Arab,” tuturnya.
Subu menjelaskan bahwa pemilihan koordinator asrama sudah dua kali dilaksanakan di luar daerah. Ia juga menegaskan bahwa di YAPTI terdapat dua lembaga yang bermitra dengan panti, salah satunya KOAS.
“KOAS menangani permasalahan-permasalahan yang sifatnya sepele dan tidak perlu sampai ke kepala panti,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan indoktrinasi dalam proses pemilihan.
“Silakan memilih sehingga kamu mendapatkan pemimpin-pemimpin di antara kamu yang berkualitas. Visi dan misi itu betul kita perhatikan dan amati, sehingga di situlah kita memberikan suara,” kata Subu.
Pada sesi penutup sebelum acara resmi ditutup, Subu kembali menyampaikan pesan dari Ketua Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia, Dr. Saharuddin Daming, agar seluruh peserta terus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
























