• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 7, 2026
in Birokrasi, Feature, Pojok KSP, Politik
0
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Setelah berhasil melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini DPR coba melemahkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika dalam melemahkan KPK, DPR melakukannya dengan merevisi Undang-Undang (UU) No 30 Tahun 2002 menjadi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK, serta “menyelundupkan” sosok bermasalah sebagai Pimpinan KPK, yakni Johanis Tanak, maka dalam melemahkan MK, DPR melakukannya dengan “menyelundupkan” Adies Kadir.

Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar itu secara mendadak dipilih DPR sebagai Hakim Konstitusi menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.

Sebenarnya, DPR sudah memilih Inosentius Samsul dan mengetok palu buat Kepala Badan Keahilan DPR itu sebagai Hakim Konstitusi pengganti Arief Hidayat. Namun sejurus kemudian Senayan langsung potong kompas dan mengajukan Adies Kadir sebagai pengganti Inosentius untuk dikirim ke MK.

Adies Kadir sendiri merupakan sosok bermasalah di DPR. Ia pernah diskorsing Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) gegara pernyataannya yang memantik kemarahan rakyat sehingga DPR didemo berjilid-jilid pada akhir Agustus lalu.

Ada tiga lembaga yang berhak mengirim perwakilan hakim ke MK. Selain legislatif atau DPR, ada eksekutif atau pemerintah, dan yudikatif atau Mahkamah Agung (MA).

Langkah DPR “menyelundupkan” Adies Kadir ini disinyalir sebagai upaya Senayan untuk melemahkan MK dari dalam; seperti melemahkan KPK dengan “menyelundupkan” Johanis Tanak, selain revisi UU KPK di mana kini lembaga antirasuah ini berada di ranah eksekutif, sehingga KPK bukan lembaga independen lagi.

DPR pernah memilih orang luar sebagai Hakim Konstitusi yang mewakili lembaga legislatif itu, yakni Aswanto. Namun dalam perjalanannya justru Aswanto lebih banyak membangkangi DPR dengan membatalkan sejumlah UU. Sebab itu, DPR “memecat” Aswanto di tengah jalan.

Dengan mengirim Adies Kadir, seorang politikus Golkar yang pernah bermasalah ke MK, maka DPR disinyalir hendak mengendalikan lembaga penjaga konstitisi itu. Adies bisa melakukan lobi-lobi dari dalam untuk kepentingan DPR, termasuk Golkar, terutama saat terjadi sengketa hasil Pemilu 2029 nanti.

Adies memang sudah berjanji tidak akan ikut mengadili perkara yang menyangkut Golkar, tetapi siapa berani menjamin janji itu ditepati? Apalagi janji seorang politisi.

Tidak ikut menyidangkan perkara bukan berarti Adies tidak bisa melakukan lobi-lobi dari dalam. Sudah terbukti Hakim Konstitusi bukan malaikat yang tidak mempan suap. Contohnya Patrialis Akbar dan juga Ketua MK Akil Mochtar. Keduanya Hakim Konstitusi yang berasal dari DPR.

Dus, ketika Adies Kadir masuk MK saat ini dan kemudian MK menjadi kian lemah di kemudian hari, bahkan lebih amburadul dari saat ini, jangan kaget. Apalagi MK sudah terlanjur dirusak oleh Anwar Usman.

Adik ipar Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu merusak MK melalui Keputusan No 90/2023 yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka, keponakannya sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024.

Sejak itu, MK terus mengalami kemerosotan moral. Apalagi kini dengan hadirnya Adies Kadir di benteng terakhir penjaga konstitusi itu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Shaum ke Shiyām: Mengikrarkan Diam Menjadi Puasa yang Bernilai Ibadah

Next Post

Delik Aduan, Bukan Drama Publik: Laporan Hukum atas Pernyataan Viral Ahmad Khoizinudin

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik
Feature

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

February 11, 2026
Economy

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

February 11, 2026
Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal
Economy

Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

February 11, 2026
Next Post

Delik Aduan, Bukan Drama Publik: Laporan Hukum atas Pernyataan Viral Ahmad Khoizinudin

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

Berat Hidup yang Tak Pernah Diumumkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada
Birokrasi

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

by Karyudi Sutajah Putra
February 7, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setelah berhasil melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini DPR coba...

Read more
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Menteri LH Pungut Sampah di Tangsel, Pengamat: Tak Selesaikan Akar Masalah

Menteri LH Pungut Sampah di Tangsel, Pengamat: Tak Selesaikan Akar Masalah

February 6, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

February 11, 2026

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

February 11, 2026
Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

Indonesia Incorporated di Tengah Tekanan Fiskal

February 11, 2026

Dari Ing Ngarso ke Tut Wuri: Kesalahan Fatal Negara Membina Koperasi

February 11, 2026
Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi: Inilah Potret Paling Bangsat Penegakan Hukum di Indonesia

Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Didiamkan Polisi: Inilah Potret Paling Bangsat Penegakan Hukum di Indonesia

February 11, 2026
Keluhan Investor Asing: Ketika Listrik Padam, Kepercayaan Ikut Redup

Keluhan Investor Asing: Ketika Listrik Padam, Kepercayaan Ikut Redup

February 11, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

Starlink Masuk, Biometrik Ribet: Ironi Kedaulatan Digital yang Terbalik

February 11, 2026

Bermimpi Gig Economy Bertransformasi Menjadi Korporasi, Melalui Koperasi Digital Produktif

February 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...