• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bencana

Indonesia Bukan Kekurangan Beras. Indonesia Kekurangan Kesiapan. BENCANA ALAM: JANGAN SAMPAI TERJADI KRISIS KEMANUSIAAN!

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
December 2, 2025
in Bencana, Feature
0
BULOG Sumatra Utara Pastikan Stok Pangan di Gudang Sarudik Aman di Tengah Ketegangan Pascabanjir Sibolga-Tapteng
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: ENTANG SASTRAATMADJA


Dalam beberapa hari terakhir, publik dikejutkan oleh kabar memilukan dari Sibolga. Bencana banjir yang melanda wilayah itu memutus akses warga terhadap pangan dan kebutuhan pokok. Di tengah situasi darurat, sekelompok masyarakat—mayoritas ibu-ibu—mendatangi dan membongkar gudang Bulog, mengambil beras dan minyak goreng yang tersimpan di dalamnya. Ini bukan aksi brutal, bukan gelombang kemarahan, melainkan jerit kebutuhan: mereka hanya ingin makan, memberi makan keluarga mereka.

Kepala BNPB, Letnan Jenderal Suharyanto, menegaskan bahwa tindakan ini tidak dapat disebut penjarahan, sebab tidak disertai kekerasan, paksaan, atau motif kriminal—hanya dorongan mendasar untuk bertahan hidup. Pernyataan itu menyelamatkan logika publik dari stigma yang kerap dipakai untuk menilai rakyat di saat pemerintah gagal menilai situasi.

Pemerintah dan aparat keamanan kemudian turun tangan membuka gudang tersebut, mendistribusikan bantuan pangan bagi warga terdampak. Respons itu patut diapresiasi, tetapi sekaligus menelanjangi kenyataan pahit: bukan beras yang tidak ada, melainkan respons yang terlambat; bukan stok yang kosong, melainkan kesiapan yang absen.

Pelajaran dari Sibolga:

  1. Krisis kemanusiaan bisa lahir dari bencana alam, ketika akses pangan, air bersih, dan layanan dasar lumpuh.

  2. Respons cepat bukan pilihan, melainkan keharusan untuk mencegah korban, kekacauan, dan kerusakan berantai.

  3. Empati rakyat sering bergerak lebih dahulu dari sistem negara. Solidaritas sosial menjadi benteng pertama di saat benteng formal belum dibuka.

  4. Distribusi bantuan harus efektif & tepat sasaran, agar manusia yang terdampak tidak perlu menjadi “inisiator paksa” demi menyambung hidup.

  5. Transparansi dan komunikasi negara wajib hadir, bukan hanya saat bantuan disalurkan, tetapi jauh sebelum bantuan dibutuhkan.

Krisis kemanusiaan (humanitarian crisis) adalah kondisi darurat yang mengancam hidup dan martabat manusia secara luas, dipicu oleh bencana alam, konflik, epidemi, atau kegagalan sistem sosial–ekonomi. Dampaknya mencakup hilangnya nyawa, cedera, kelaparan, pengungsian, penyakit, hingga lumpuhnya infrastruktur dan layanan dasar. Ketika respons gagal hadir cepat dan terkoordinasi, rakyat bukan hanya kehilangan akses pangan—mereka kehilangan perlindungan.

Banjir bandang, longsor, amblasnya jalan dan putusnya arus logistik yang terjadi di Tapanuli, Padang, Aceh, Tapanuli Tengah, hingga wilayah lain, bukan sekadar bencana geografis. Ia telah menjadi bencana kehidupan—disaster of livelihood—yang tepat disebut sebagai potensi pemicu krisis kemanusiaan.

Mengapa Respons Cepat Krusial?

  1. Menekan risiko korban jiwa dan cedera, sebab banjir tak hanya membawa air—ia membawa ancaman.

  2. Mengurangi dampak kerusakan infrastruktur dan properti, yang biayanya selalu jauh lebih besar ketika negara lamban bergerak.

  3. Mencegah krisis kebutuhan dasar, seperti air bersih, pangan, obat-obatan, dan hunian darurat.

  4. Menghentikan rantai bencana berikutnya, terutama penyebaran penyakit (malaria, dengue, diare, infeksi kulit, dll.), yang biasanya datang setelah air surut, bukan bersamaan dengan air datang.

Respons cepat harus berbentuk aksi nyata:

  • Evakuasi terorganisir ke wilayah aman

  • Distribusi kebutuhan pokok sebelum warga kehabisan

  • Mengaktifkan dan mempublikasikan sistem pemantauan dini

  • Koordinasi terpadu dengan BASARNAS, tim SAR, relawan, pemerintah daerah, dan organisasi sosial

  • Penjaminan jalur logistik darurat


Peristiwa Sibolga memberi kita peringatan keras: Indonesia tidak miskin sumber daya. Ia miskin manajemen bencana proaktif. Selama negara masih memakai pendekatan pemadam kebakaran, rakyat akan terus menjadi pihak yang “membuka paksa pintu bantuan” yang sejatinya sudah menjadi hak mereka.

Sudah waktunya Indonesia meninggalkan pola lama. Bencana bukan menunggu diselesaikan, ia harus diantisipasi. Negara harus pindah dari mode reaktif ke preventif, dari gagap darurat ke siaga permanen, dari lambat ke sigap. Karena jika sistem tidak berubah, yang dibongkar berikutnya mungkin bukan gudang—tapi kepercayaan.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

8 Tersangka Dicekal karena Bongkar Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Kepastian Hukum Dikorbankan?

Next Post

Terbang ke Saudi, Putar-Putar Kuota—Yaqut Kapan Dipenjara, KPK?

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN
Economy

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran
Feature

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Next Post
Jejak Gelap Kuota Haji: KPK Bongkar Dugaan Penghilangan Barang Bukti di Kantor Maktour Travel

Terbang ke Saudi, Putar-Putar Kuota—Yaqut Kapan Dipenjara, KPK?

Banjir Bandang & Longsor Sumatra 2025: 442 Jiwa Tewas, 402 Masih Hilang — Tiga Wilayah Satu Luka

Banjir Bandang & Longsor Sumatra 2025: 442 Jiwa Tewas, 402 Masih Hilang — Tiga Wilayah Satu Luka

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Di Balik Manuver Trump: Panik Pemilu atau Penghambaan pada Lobi?

March 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...