• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika PBB Dianggap Usang: China dan Penolakan terhadap Board of Peace ala Trump

Ali Syarief by Ali Syarief
February 24, 2026
in Feature, Politik
0
Prabowo Temui Xin Jinping di China
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam pusaran politik global yang semakin fragmentatif, munculnya gagasan Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden AS Donald Trump bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, ia menawarkan alternatif bagi tata kelola global yang dinamis; di sisi lain, ia menjadi ujian loyalitas bagi negara-negara terhadap sistem multilateral yang telah mapan. China, dengan tegas, memilih untuk tidak bergabung. Keputusan ini bukan sekadar penolakan diplomatik biasa, melainkan sebuah pernyataan strategis yang sarat makna. Di tengah tawaran struktur baru yang digadang-gadang lebih efektif, China justru berpegang teguh pada pilar utama hubungan internasional: Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penolakan China terhadap BoP versi Trump adalah cerminan dari konsistensi prinsip, perlindungan atas pengaruh global yang telah dibangun, sekaligus tamparan halus terhadap ambisi unilateralisme AS yang dibungkus dalam jargon perdamaian.

Komitmen China terhadap sistem multilateral yang berpusat pada PBB merupakan fondasi utama dari penolakannya. Sejak lama, Beijing secara konsisten menyuarakan “multilateralisme sejati” di mana PBB, khususnya Dewan Keamanan, memegang otoritas tertinggi dalam masalah perdamaian dan keamanan internasional. Bagi China, PBB bukan sekadar organisasi, melainkan legitimasi kolektif yang lahir dari Perang Dunia II, tempat mereka duduk sebagai anggota tetap dengan hak veto. Kehadiran BoP, dengan struktur kepemimpinan yang sangat personal dan terpusat pada Trump sebagai ketua seumur hidup, secara implisit menyiratkan bahwa mekanisme PBB sudah usang dan tidak efektif. Pandangan ini jelas tidak dapat diterima China. Bergabung dengan BoP sama saja dengan mengakui bahwa ada forum yang lebih berdaulat dari PBB, sebuah langkah yang akan melemahkan posisi strategis China di panggung global yang selama ini diperjuangkan melalui jalur-jalur PBB.

Lebih dari sekadar urusan prinsip, penolakan China juga merupakan manuver cerdas untuk melindungi pengaruh globalnya dari potensi tergerus oleh inisiatif baru AS. Saat ini, China tengah gencar mempromosikan berbagai proyek ambisius seperti Belt and Road Initiative (BRI) dan Global Security Initiative (GSI). Inisiatif-inisiatif ini adalah instrumen utama China dalam membangun tata kelola global alternatif yang lebih simetris dengan kepentingannya. Ketika sejumlah mitra strategis China seperti Pakistan, Indonesia, dan Arab Saudi justru tergoda untuk bergabung dengan BoP, kekhawatiran akan terjadinya pergeseran pusat gravitasi global semakin nyata. BoP berpotensi menjadi tandingan yang efektif bagi pengaruh ekonomi dan keamanan China di kawasan. Dengan tidak bergabung, China secara implisit mengirimkan sinyal kepada mitra-mitranya bahwa komitmen terhadap platform bersama (PBB dan inisiatif China) lebih berharga daripada sekadar mengikuti proyek baru yang sarat dengan kepentingan sepihak AS.

Terakhir, struktur BoP yang timpang dan syarat keanggotaan yang kontroversial menjadi alasan rasional yang sulit dibantah. Rancangan piagam BoP yang memberikan hak veto eksklusif kepada Trump sebagai ketua seumur hidup adalah antitesis dari semangat kolektivitas dan kesetaraan yang selama ini didengungkan dalam forum multilateral. Ditambah lagi dengan tawaran keanggotaan permanen senilai USD 1 miliar, BoP terkesan lebih seperti korporasi eksklusif ketimbang forum perdamaian yang inklusif. Hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip yang selama ini diperjuangkan China, di mana suara negara berkembang (Global South) harus didengar setara. Dengan menolak BoP, China mengambil posisi sebagai pembela negara-negara berkembang yang mungkin tidak mampu membeli kursi di meja perdamaian, sekaligus menunjukkan bahwa perdamaian tidak bisa dihargai dengan uang.

Kesimpulannya, keputusan China untuk tidak bergabung dengan BoP-nya Trump adalah sebuah langkah diplomasi yang matang dan multidimensional. Ia bukan sekadar “tidak”, melainkan sebuah pernyataan tegas tentang masa depan tata kelola global yang diinginkan China: yang inklusif, berpusat pada PBB, dan bebas dari dominasi sepihak negara adidaya. Di saat AS mencoba membangun panggung baru dengan aturan mainnya sendiri, China memilih untuk tetap setia pada panggung lama sambil perlahan mendesain ulang propertinya. Penolakan ini adalah bukti bahwa di era persaingan global, komitmen terhadap prinsip sering kali merupakan strategi terbaik untuk melindungi kepentingan jangka panjang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kejanggalan Kasus Jekson: Analisis Hukum, Moralitas Bangsa, dan Refleksi Kejujuran

Next Post

MUSRENBANG: RITUAL KESIA-SIAAN SUARA RAKYAT?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH
Economy

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026
Feature

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Next Post
MUSRENBANG: RITUAL KESIA-SIAAN SUARA RAKYAT?

MUSRENBANG: RITUAL KESIA-SIAAN SUARA RAKYAT?

PRABOWO DALAM GEMURUH GEOPOLITIK - Antara BRICS, Washington, dan Target 8 Persen

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian
Feature

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

by Karyudi Sutajah Putra
February 25, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Aku tak bisa membayangkan bila ini benar-benar...

Read more
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Badut-badut Politik

Badut-badut Politik

February 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

February 26, 2026
Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

February 26, 2026

Surat Kaleng dan Harga Sebuah Nama Baik

February 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist