Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)
Jakarta – Siapa bilang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) berarti menentang Hak Asasi Manusia (HAM)? Natalius Pigai!
“Hanya orang bodoh yang mengatakan hal itu,” kata orang.
“Sejak umur lima tahun saya sudah paham HAM, jadi tak mungkin salah,” kata Pigai yang kini Menteri HAM di Kabinet Merah Putih.
Pigai memang pernah menjadi komisioner Komnas HAM periode 2012-2017. Tapi apakah dia benar-benar paham akan HAM? Kita ragu. Apalagi ia mengklaim paham akan HAM sejak umur lima tahun alias sebelum sekolah SD. Bagaimana bisa?
Pernyataan Pigai itu justru menjadi pemantik bagi bahan bakar yang memicu semangat untuk terus menolak MBG. Bahkan penolakan itu dilakukan ribuan pelajar dari tanah kelahiran Pigai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Diberitakan, ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA di Paniai, Senin (23/2/2026), menggelar aksi demontrasi menolak program MBG. Pasalnya, program MBG merongrong anggaran pendidikan hingga 30%. Mereka lebih memilih sekolah gratis daripada makan gratis.
Demo serupa dilakukan di Kabupaten Deiyai, juga Papua Tengah, Rabu (25/2/2026). Ribuan pelajar SD, SMP hingga SMA menolak program MBG.
Sepekan sebelumnya aksi serupa juga digelar serentak di Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Mimika.
Angka kemiskinan di Pulau Papua pada umumnya relatif lebih tinggi daripada provinsi lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Tapi mengapa rakyatnya banyak menolak program MBG? Karena manfaatnya tidak lebih baik daripada pendidikan gratis. Plus, banyak kasus keracunan akibat MBG. Pun, menjadi ajang korupsi berjemaah.
Mereka justru sedang memperjuangkan HAM untuk mendapatkan pendidikan gratis dengan menolak MBG. Jadi, sekali lagi, siapa bilang menolak MBG berarti menentang HAM? Hanya orang bodoh yang mengatakan hal itu!

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)


















