• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

AHY berangkat dari titik nol

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han by Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han
April 7, 2023
in Feature
0
AHY berangkat dari titik nol
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han – Intelektual Bela Negara

Pola yang terbentuk dalam panggung politik demokrasi nasional, saat kader terbaik bangsa menerima amanah rakyat sebagai Presiden Republik Indonesia, dipastikan kemudian saat putra-putra Presiden maju dalam kompetisi demokrasi baik legislatif maupun eksekutif langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat dan terpilih. Apakah kehadiran mereka di panggung politik atas kemauan sendiri ataukah dorongan dari pihak lain, atau dimanfaatkan oleh pihak yang mengambil keuntungan dari keberadaan mereka selama dalam jalur yang baik maka tidak menjadi persoalan.

Dalam politik demokrasi kemenangan didasarkan pada perolehan suara terbanyak sehingga putra-putra sang Presiden lebih mudah memenangkan kompetisi, karena sangat terlihat dan menonjol di ruang publik dampak kepopuleran orangtua mereka seperti Puan Maharani putri Megawati (Presiden ke lima), Edhie Baskoro Yudhoyono putra Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden ke enam), Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Afif Nasution putra/menantu Joko Widodo (Presiden ke tujuh).

Hanya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berbeda, walau sebagai putra seorang Presiden namun memilih tampil di panggung politik nasional saat orangtua sudah tidak lagi sebagai Presiden sehingga menghadapi tantangan, rintangan, gangguan yang cukup besar secara mandiri. Sebenarnya situasi ini menjadi peluang yang dapat diberdayakan sebagai pembuktian diri dan validasi sebagai seorang pemimpin yang tangguh.

Berbagai persoalan selalu dihadapi dan disikapi dengan baik, sebagai seorang pemimpin bagaimana mengarahkan, mengerahkan, menguatkan kebersamaan dan mengontrol siklus kerja politik di partai baik ke dalam (internal) maupun keluar (eksternal). Semua dijalani secara berimbang dan bijak dengan tujuan agar roda partai terus berjalan dan tetap stabil, apalagi untuk menghadapi pemilihan umum (pemilu) 2024.

Selain menata kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat di seluruh Indonesia agar terpenuhi syarat verifikasi parpol, juga menetapkan dan melengkapi jumlah peserta calon legislatif (caleg) untuk didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), di sisi lain berupaya melakukan lobi-lobi untuk membangun koalisi antar partai politik (parpol) yang sevisi sebagai syarat Presidential Threshold (PT) 20% sebagaimana tercantum dalam UU politik di samping terus melakukan branding diri maupun partai agar dikenal lebih luas oleh rakyat Indonesia dengan mengunjungi berbagai wilayah di tanah air. Plus kesigapan dalam menghadapi para pembegal partai (orang lemah) yang masih berlangsung melalui proses hukum, semua menjadikan tantangan yang tidak kecil bagi kepemimpinan AHY. Namun AHY tetap bersemangat menghadapinya, dan semua itu dijadikan bara untuk semakin terpacu melakukan hal terbaik dan menang. Apalagi jika untuk kebaikan dan kebenaran sesuai norma dan aturan hukum yang menjadi dasar dan pedoman hidup bagi seluruh warga negara Indonesia (WNI).

Inilah situasi yang dihadapi sebagai seorang Ketua Umum parpol, rasanya tidak banyak orang yang akan mampu berada dalam situasi demikian, jika bukan karena kecintaan yang besar terhadap Indonesia. Selama bertujuan membangun dan memajukan Indonesia, tidak pernah takut oleh apapun hal yang menghalangi, selalu tulus dengan cara dan strategi terbaik untuk mengatasinya.

Penilaian publik terhadap AHY selama ini yang terus merendahkan dan dianggap minus prestasi terpatahkan sudah oleh dinamika yang dihadapi selama hampir lima tahun kepemimpinannya (2020-2025), hingga berhasil sukses membawa kemenangan besar bagi Partai Demokrat di tahun 2024, insya Allah.

Tidak ada dukungan ataupun pengaruh besar dari kekuasaan, semua dijalani dengan rasa percaya diri yang baik. Hampir sepuluh tahun lamanya orangtua tidak lagi sebagai Presiden yang berarti semua adalah kreasi dan kemampuan AHY bersama seluruh kader Partai Demokrat, berjuang keras untuk merebut kembali kejayaan Partai Demokrat.

Masa sepuluh tahun (dua periode) itu adalah waktu yang cukup bagi AHY untuk memantaskan diri (tumbuh di lingkungan keluarga kental militer dan politik yang membentuk karakter kokoh) agar dapat mewujudkan impian dalam memajukan Indonesia lewat ruang politik demokrasi sesuai UU politik, bahwa setiap WNI yang sudah terpenuhi syarat dapat dipilih dan memilih.

Indonesia saat ini memiliki bonus demografi yang sangat besar yang didominasi oleh kaum milenial, ini sebagai kekuatan bangsa Indonesia yang harus dimengerti dan dipahami kehendaknya dan hanya pemimpin milenial yang bisa memahami kebutuhan mereka agar terminimalisir masalah yang timbul dan pemimpin milenial tersebut adalah AHY.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Antara Sempritan Bawaslu Terhadap Anies Vs Putusan Bawaslu Terkait Sebar Amplop logo PDIP

Next Post

Pemerintah Resmi Terbitkan Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2023, Berikut Rincianya

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Pemerintah Resmi Terbitkan Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2023, Berikut Rincianya

Pemerintah Resmi Terbitkan Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2023, Berikut Rincianya

Menaker Tegaskan THR Wajib Dibayar Penuh, Tidak Boleh Dicicil

THR untuk Keluar dari Jebakan "Rat Race"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist