Damai Hari Lubis-Ketua KORLABI ( Koordinator Pelaporan Bela Islam )
Mahfud MD nampak begitu aktif & lantang, ketika bicara soal HTI dan FPI. Bak super hero yang punya jiwa revolusioner. Sepertinya teramat greget terhadap kelompok HTI dan FPI. Seolah kedua kelompok tersebut dinilai ingin menghancurkan pondasi bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa. Gerakan Mahfud begitu revolusiner-nya berakrobatik dengan pola me-legitimasi kesalahan dan pelanggaran sampai kedua ormas tersebut dinyatakan serta divonis pemerintah RI. sebagai ormas terlarang. Gayung pun bersambut oleh vonis Mahkamah Konsitusi, juga melalui ” vonis keroyokan kepada FPI yang Ia dan kawan-kawan birokrat putuskan “.
Belakangan banyak kegaduhan dan protes/demo, atas ajaran dan faham serta praktik yang aneh, dininilai sebagai penyimpangan akidah yang diterapkan oleh Al Zaiytun. Melanggar prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa atau Sila yang menjadi sumber pokok dari salah satu Sila Utama Pancasila itu sendiri dan isu-isu amoral dan dugaan delik pidana yang Panji Gumilang lakukan, selaku Pimpinan Al Zaytun itu sendiri, nampaknya Mahfud MD. berlaku mimikris, tidak antusias, justru slowly macam lameduck, senyap heroik dan greget-nya.
Perilaku Mahfud MD.yang diskriminatif atau sungsang ini, menandai dirinya bukan sosok pejabat publik yang mementingkan makna pentingnya moralitas, padahal hukum tanpa moral, nir manfaat atau sia-sia belaka.
Publik banyak berharap Mahfud selaku pejabat yang berkompeten, intelektualistis serta juru dakwah untuk segera siuman dan merevolusi mental dirinya yang terkena syndrome kepada ormas yang aktif memperjuangkan kebenaran hakiki, melalui pola atau metode revolusi ahlak.
Semoga masukan kepada Mahdud MD. dari yang mewakili banyak Publik ini bermanfaat adanya.
























