• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bila Menggunakan Metode ZOPP, Menyelesaikan Masalah Bangsa Ini Hanya Memakzulkan Prabowo

Ali Syarief by Ali Syarief
June 12, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam dunia perencanaan pembangunan, terdapat sebuah metode yang dikenal sebagai ZOPP (Zielorientierte Projektplanung) atau Perencanaan Proyek Berorientasi Tujuan. Metode yang dikembangkan di Jerman ini mengajarkan bahwa untuk menyelesaikan suatu masalah, kita harus terlebih dahulu menemukan akar masalahnya. Bukan gejalanya, bukan akibatnya, melainkan sumber utama yang melahirkan rangkaian persoalan.

ZOPP biasanya dimulai dengan menyusun “pohon masalah”. Cabang-cabang pohon menggambarkan dampak, sementara akar-akarnya menunjukkan penyebab. Semakin dalam akar ditemukan, semakin besar peluang penyelesaian masalah secara permanen.

Jika metode ini diterapkan untuk membaca kondisi Indonesia hari ini, maka kita akan menemukan banyak persoalan yang tampak berdiri sendiri. Penegakan hukum yang dipertanyakan. Korupsi yang terus berulang. Lemahnya meritokrasi. Beban utang negara meningkat. Menurunnya kualitas demokrasi. Politik dinasti yang menguat. Aparatur negara yang dianggap kehilangan netralitas. Hingga melemahnya fungsi kontrol lembaga-lembaga negara.

Semua itu tampak sebagai masalah yang berbeda-beda. Namun, dalam pendekatan ZOPP, pertanyaannya bukan apa masalahnya, melainkan siapa atau apa yang memungkinkan semua masalah itu terus berlangsung.

Di titik inilah perhatian tertuju kepada Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai kepala pemerintahan, Prabowo bukan sekadar salah satu aktor dalam sistem. Ia adalah pusat pengambilan keputusan negara. Segala kebijakan strategis, arah pemerintahan, penempatan pejabat, prioritas anggaran, hingga sikap negara terhadap berbagai persoalan publik bermuara pada kepemimpinannya.

Apabila publik menganggap praktik-praktik yang diwariskan dari masa sebelumnya masih terus berlangsung, maka pertanyaan yang muncul adalah: mengapa tidak dihentikan? Jika berbagai persoalan yang dikritik selama bertahun-tahun tetap berjalan, mengapa tidak dikoreksi? Jika terdapat penyimpangan dalam tata kelola negara, siapa yang memiliki kewenangan terbesar untuk memperbaikinya?

Jawaban konstitusionalnya jelas: presiden.

Dalam logika ZOPP, ketika berbagai masalah memiliki satu titik temu yang sama, maka titik temu itulah yang harus dianalisis sebagai akar masalah. Bukan karena ia menciptakan seluruh persoalan, melainkan karena ia memiliki otoritas tertinggi untuk menghentikan atau membiarkan persoalan tersebut terus berlangsung.

Dari sudut pandang ini, perdebatan mengenai menteri, partai politik, oligarki, birokrasi, atau kelompok kepentingan lainnya hanyalah cabang-cabang pohon. Cabang dapat dipangkas, tetapi akan tumbuh kembali selama akar masih mendapatkan nutrisi.

Karena itu, apabila seseorang berpendapat bahwa sumber utama stagnasi perbaikan bangsa berada pada kepemimpinan nasional saat ini, maka dalam kerangka ZOPP, solusi yang diajukan akan sederhana: mengganti atau memundurkan pemegang otoritas tertinggi tersebut. Sebab selama pusat keputusan tidak berubah, maka perubahan pada level bawah hanya akan menghasilkan koreksi-koreksi kecil yang tidak menyentuh akar persoalan.

Tentu saja pandangan ini dapat diperdebatkan. Ada yang berpendapat bahwa masalah Indonesia jauh lebih kompleks daripada sekadar persoalan satu orang. Ada yang melihat akar masalah berada pada sistem politik, budaya birokrasi, oligarki ekonomi, atau kualitas partai-partai politik. Namun bagi mereka yang meyakini bahwa seluruh persoalan tersebut memperoleh legitimasi dan perlindungan dari kekuasaan tertinggi negara, maka kesimpulannya akan sama: akar masalah berada di puncak pemerintahan.

Dalam bahasa ZOPP, menyelesaikan masalah harus dimulai dari akar. Dan apabila akar itu diyakini berada pada kepemimpinan nasional saat ini, maka langkah pertama yang dianggap perlu adalah berakhirnya kepemimpinan tersebut.

Dengan demikian, bagi mereka yang menggunakan kerangka analisis tersebut, menyelesaikan masalah bangsa bukan sekadar mengganti menteri, merevisi kebijakan, atau merombak birokrasi. Semua itu hanyalah pemangkasan ranting. Yang diperlukan adalah mencabut akar yang diyakini menjadi sumber tumbuhnya berbagai persoalan nasional.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

Next Post

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026
Birokrasi

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026
Birokrasi

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
Next Post
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Jokowi: Intervensi Politik Kepada Lembaga Kerier Militer

Bila Menggunakan Metode ZOPP, Menyelesaikan Masalah Bangsa Ini Hanya Memakzulkan Prabowo

June 12, 2026

MONEY, POWER & BLIND FAITH ADALAH RESEP BENCANA

June 12, 2026
IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

IPW Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor dalam Sebulan

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

SURAT TERBUKA UNTUK NANIK S. DEYANG Membangun Generasi, Memperkuat Negara

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...