• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

Ali Syarief by Ali Syarief
July 28, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?
Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu hukum yang nyaris selalu berlaku dalam politik: survei yang baik hanya bertahan selama rakyat masih merasa hidupnya baik.

Begitu dapur mulai dingin, listrik mulai sering padam, harga kebutuhan merangkak naik, BBM bermasalah, keamanan memburuk, dan lapangan pekerjaan semakin sempit, grafik kepuasan biasanya ikut jatuh.

Itulah yang tampaknya sedang terjadi pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah lembaga survei mencatat tren penurunan kepuasan publik. Survei terbaru SMRC menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo turun menjadi sekitar 51,1 persen, jauh merosot dibandingkan dengan sekitar 81 persen pada akhir 2025. Penurunan itu terutama dikaitkan dengan persepsi masyarakat bahwa kondisi ekonomi memburuk, disusul penilaian negatif terhadap situasi politik dan penegakan hukum.

Angka itu mungkin masih berada di atas 50 persen. Namun pesan politiknya jelas: bulan madu telah berakhir.

Kalau pun nantinya ada survei lain yang mencatat angka lebih rendah, bahkan mendekati 40 persen, pertanyaan yang lebih penting bukan lagi apakah angka itu benar atau salah. Pertanyaannya adalah: mengapa persepsi publik berubah begitu cepat?

Rakyat Menilai Lewat Pengalaman, Bukan Pidato

Tidak semua warga membaca APBN.

Tidak semua memahami pertumbuhan ekonomi.

Tetapi hampir semua orang tahu ketika listrik padam berulang.

Mereka tahu ketika harus antre BBM lebih lama.

Mereka tahu ketika harga kebutuhan sehari-hari semakin sulit dijangkau.

Mereka tahu bahwa mencari pekerjaan menjadi semakin berat.

Mereka tahu ketika keamanan lingkungan terasa memburuk.

Di mata masyarakat, indikator keberhasilan pemerintah bukan presentasi PowerPoint.

Melainkan kehidupan sehari-hari.

Di banyak daerah, keluhan mengenai pasokan energi, biaya hidup, dan daya beli semakin sering terdengar. Pada saat yang sama, survei SMRC juga menemukan hampir separuh responden menilai kondisi ekonomi nasional “buruk” atau “sangat buruk”.

Ekonomi: Musuh Terbesar Pemerintah

Sejarah politik Indonesia memperlihatkan pola yang sama.

Tidak ada pemerintah yang benar-benar jatuh karena oposisi.

Sebagian besar kehilangan dukungan karena ekonomi.

Harga beras.

Harga BBM.

Lapangan kerja.

Nilai rupiah.

Pendapatan keluarga.

Semua itu jauh lebih menentukan dibanding baliho politik.

Ketika rakyat merasa dompetnya menipis, loyalitas politik ikut menyusut.

Korupsi yang Tak Pernah Pergi

Masalah berikutnya adalah persepsi mengenai korupsi.

Publik tidak hanya berharap pelaku korupsi ditangkap.

Mereka ingin melihat adanya efek jera.

Ketika kasus-kasus besar terus bermunculan, sementara praktik lama dianggap tetap berlangsung, kepercayaan kepada pemerintah ikut terkikis.

Dalam politik, persepsi sering kali lebih kuat daripada statistik.

Kolusi Politik: Ketika Kekuasaan Terlihat Terlalu Terkonsentrasi

Ada satu faktor lain yang tidak kalah penting.

Kolusi politik.

Bukan semata-mata dalam arti pidana.

Melainkan persepsi bahwa kekuasaan hanya berputar di lingkaran elite yang sama.

Ketika jabatan publik, kebijakan strategis, dan kompromi politik dipandang lebih banyak menguntungkan kelompok tertentu daripada kepentingan masyarakat luas, rasa keadilan ikut melemah.

Yang hilang bukan hanya kepercayaan.

Tetapi juga harapan.

Alarm bagi Istana

Penurunan kepuasan publik seharusnya tidak dibaca sebagai kemenangan oposisi.

Justru sebaliknya.

Ia merupakan alarm bagi pemerintah.

Masih ada waktu untuk memperbaiki keadaan.

Tetapi alarm yang terus diabaikan biasanya berubah menjadi sirene politik.

Pemerintah boleh saja menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dipengaruhi oleh faktor global.

Masyarakat mungkin memahami.

Namun rakyat tetap akan bertanya sederhana:

“Mengapa hidup kami justru terasa lebih berat?”

Pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan konferensi pers.

Tidak pula dengan kampanye komunikasi.

Jawabannya hanya satu:

Perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada akhirnya, survei bukanlah penyebab turunnya kepercayaan.

Survei hanyalah cermin.

Dan seperti cermin pada umumnya, ia tidak pernah menciptakan wajah.

Ia hanya memantulkan apa yang sedang dilihat rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Next Post

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba
Crime

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Next Post
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers - Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

Mengapa Kepuasan Publik terhadap Prabowo Terus Menurun?

July 28, 2026
Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

Pangeran Saudi Ditemukan Tewas di Hotel Mewah London, Koroner: Dipicu Campuran Alkohol dan Narkoba

July 27, 2026
Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

Publik Bukan Koruptor Kata-kata, Fifi!

July 27, 2026

TANGGAPAN UNTUK ADHIE DAN HENDARDI: JANGAN HANYA MEMINDAHKAN PERKARA, PERBAIKI SISTEM

July 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...