• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Arti Lain dari Pernyataan Jokowi: Ijazah Itu Memang Tidak Ada?

Ali Syarief by Ali Syarief
April 17, 2025
in Crime, Feature
0
Apa Yg Palsu: Giginya atau Ijazahnya?
Share on FacebookShare on Twitter

“Tidak ada kewajiban memperlihatkan ijazah saya.”

Pernyataan Joko Widodo, mantan Presiden RI, itu seolah ingin memutus polemik yang sudah bertahun-tahun bergulir. Namun alih-alih menjernihkan persoalan, pernyataan ini justru menguatkan kecurigaan publik: apakah benar ijazah itu tidak ada?


Selama ini, publik hanya bisa menyaksikan potongan salinan ijazah yang tersebar di dunia maya. Tak pernah sekalipun ditampilkan secara langsung oleh pemiliknya. Ironisnya, Jokowi sendiri tidak pernah mengakui keabsahan dokumen yang beredar tersebut. Ia tak pernah berkata, “Ya, itu milik saya.” Tapi ia juga tak pernah menunjukkan yang aslinya.

Di titik inilah publik mulai berpikir keras: Kalau yang beredar bukan miliknya, dan yang asli tidak kunjung diperlihatkan, maka apa arti dari semua ini? Apakah memang ijazah itu tidak ada sejak awal?

Kita bukan sedang mengupas soal privasi seorang warga negara biasa. Ini soal keabsahan dokumen yang digunakan seseorang untuk mencalonkan diri sebagai pejabat publik. Ijazah menjadi syarat penting untuk menapaki tangga politik dari Wali Kota, Gubernur, hingga Presiden. Bila benar tak ada, maka seluruh proses pencalonannya selama ini berdiri di atas kebohongan administratif.

Dan kebohongan administratif itu, bila disengaja, adalah tindak pidana.

Bukan lagi sekadar masalah moral, tapi hukum. Apalagi, dugaan pemalsuan dokumen resmi (seperti ijazah) termasuk pelanggaran berat yang dapat dikenakan sanksi pidana, sesuai pasal 263 KUHP. Dalam konteks ini, negara semestinya aktif menelusuri, bukan malah pasif membiarkan rakyat terombang-ambing dalam ketidakpastian.

Lebih jauh, diamnya negara dan enggannya Jokowi memperlihatkan ijazah asli memperkuat satu tafsir penting: bahwa ijazah itu tidak ada. Atau kalau pun ada, bukan miliknya. Maka dokumen yang selama ini dijadikan dasar administrasi pencalonan patut diduga bukan milik sah.

Dan inilah yang membuat rakyat murka: saat semua lembaga—dari KPU, Kemendikbud, bahkan kampus yang diklaim sebagai almamater—memilih bungkam atau melempar jawaban basa-basi, rakyat justru digiring agar berhenti bertanya.

Padahal, pertanyaannya begitu sederhana: mana ijazahmu, Jokowi?

Demokrasi yang sehat butuh transparansi. Pemimpin yang jujur tak takut membuka masa lalunya. Tapi hari ini, kita justru menyaksikan absurditas: seorang mantan Presiden yang lebih nyaman dilingkupi misteri daripada menjelaskan fakta. Negara yang katanya melayani rakyat justru memilih melindungi satu orang dari pertanyaan publik yang sah.

Jika benar ijazah itu tidak ada, maka semua yang dibangun di atasnya adalah kepalsuan. Dan jika kepalsuan itu dibiarkan, maka sejarah negeri ini ditulis dengan tinta kebohongan.

Jadi, ketika Jokowi berkata, “tidak ada kewajiban memperlihatkan ijazah,” rakyat punya hak untuk balik bertanya:

Apakah karena memang tidak ada yang bisa diperlihatkan?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Next Post

Terpidana Korupsi Dana Bantuan Madrasah, Ditangkap Kembali Setelah 14 Tahun Buron

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Pikiran Todung Mulya Lubis
Feature

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan
Feature

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026
Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal
Feature

Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

May 14, 2026
Next Post
Terpidana Korupsi Dana Bantuan Madrasah, Ditangkap Kembali Setelah 14 Tahun Buron

Terpidana Korupsi Dana Bantuan Madrasah, Ditangkap Kembali Setelah 14 Tahun Buron

Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

A Diploma Is Just a Piece of Paper — So Why Did Jokowi Refuse to Show It?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pikiran Todung Mulya Lubis

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026
Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

May 14, 2026

Lingkungan Bersih (Ketika Korupsi Tidak Lahir dari Orang Jahat, tetapi dari Sistem yang Membiarkan Celah)

May 14, 2026
Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

“Pulih 99 Persen”, Jokowi Siap Keliling Indonesia: Konsolidasi Relawan atau Pemanasan Politik Baru?

May 14, 2026
Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

May 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pikiran Todung Mulya Lubis

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...