Sampai kini pemerintah Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Pengurus NU pastinya punya link dengan Pimpinan Israel yang memudahkan mereka bertemu dan diterima oleh para pemimpin Israel mengingat Hubungan NU dengan Israel sudah berlangsung lama sejak Yahya Staquf menjadi Ketua PB NU
Jakarta – Fusilatnews – Pertemuan Elite muda NU dengan para pemimpin Israel di Yerusalem sebanarnya bukan suatu yang baru. Lima tahun lalu tepatnya tahun 2018 lalu Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu di kantornya di Yerusalem Israel.
Kini NU lagi -lagi bermanufer dengan “mengutus” elit muda mereka untuk bertemu dengan Presiden Israel Issac Herzog di Kantor Kepresidenan Israel di kawasan yang diduduki Israel Yerusalem yang diklaim Israel sebagai ibukota Israel yang tak diakui oleh Komunitas internasional.
Meski kunjungan itu dikecam oleh internal NU sendiri tapi masyarakat skeptis dengan kecaman beberapa tokoh NU sendiri seperti Syuria NU
Rais Syuriyah PBNU KH Cholil Nafis menegaskan, kunjungan yang disertai dengan foto bersama Presiden Israel Isaac Herzog tersebut melukai perasaan umat Islam dan Indonesia. “Ini melukai perasaan umat Islam dan Indonesia. Tak bisa diterima oleh nalar sehat kunjungan mereka ke Israel bertemu presiden yang sedang menghancurkan manusia dan kemanusiaan di Palestina,”ujar Kiai Cholil lewat akun X @cholilnafis, Senin (15/7/2024).
Dalam foto yang beredar di outlet media, para elit muda NU tersebut bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Menurut informasi yang beredar pertemuan itu berlangsung pada pekan lalu
Mereka yang bertemu dengan Presiden Israel yakni Syukron makmun, tampak dalam foto itu sejumlah tokoh muda lainnya yaitu Dr Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.
Diketahui, Indonesia ikut mengutuk Israel karena membatai secara kejam dan brutal warga Gaza
Sampai kini pemerintah Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Pengurus NU pastinya punya link dengan Pimpinan Israel yang memudahkan mereka bertemu dan diterima oleh para pemimpin Israel mengingat Hubungan NU dengan Israel sudah berlangsung lama sejak Yahya Staquf menjadi Ketua PB NU.
Kini kekejaman Israel sudah memasuki hari ke-283, Kebrutalan Israel menewaskan sedikitnya 38.443 warga Palestina – sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak dan melukai 88.481 orang, dengan 10.000+ diperkirakan terkubur di bawah puing-puing dan 9.500+ diculik oleh Israel ( Laporan TRT World)

























