• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Bulog: Dari Raksasa Tidur BUMN ke Lembaga Pangan yang Berdaulat

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
October 25, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Jokowi Menyerah, Produksi Beras Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Beras, Indonesia Sulit Hentikan Impor Beras
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Perum Bulog sejak lama memikul dua beban sekaligus: mencari keuntungan sebagai badan usaha dan mengemban misi publik menjaga ketahanan pangan nasional. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2016, Bulog diberi mandat strategis: mengamankan harga beras, mengelola cadangan pangan pemerintah, serta memastikan ketersediaan dan distribusi beras bagi masyarakat.

Dalam kerangka itu, peran utama Bulog meliputi:

  • Menjaga stabilitas pangan, melalui intervensi pasar dan penyaluran bantuan beras;
  • Mengelola cadangan pangan nasional, terutama stok beras pemerintah;
  • Menyerap gabah dan beras petani sesuai harga acuan;
  • Meningkatkan kesejahteraan petani, lewat komitmen penyerapan hasil panen.

Bulog juga membangun kerja sama dengan kelompok tani dan penggilingan padi di seluruh Indonesia, serta mulai mengembangkan ekosistem pangan terintegrasi dari hulu ke hilir.

Namun, setelah lebih dari dua dekade berstatus BUMN, Bulog justru belum menampakkan tajinya sebagai “raksasa bisnis pangan” yang tangguh. Citra besarnya lebih banyak hidup di tataran wacana ketimbang kinerja. Yang paling menonjol justru fungsi sosialnya — seperti Program Bantuan Langsung Beras — sementara peran bisnisnya nyaris sebatas kewajiban administratif.

Kenyataan ini membuat langkah Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi Bulog menjadi lembaga otonom pemerintah terasa logis dan mendesak. Revisi atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan diharapkan membuka jalan bagi perubahan besar ini.

Sebagai lembaga otonom di bawah Presiden, Bulog akan lebih leluasa menjalankan fungsi strategisnya tanpa terbelenggu birokrasi Kementerian BUMN. Inilah yang disebut “Peta Jalan Transformasi Bulog” — langkah besar untuk mengembalikan marwah lembaga pangan ini sebagai penjaga kedaulatan pangan nasional.

Transformasi bukan sekadar perubahan struktur, tapi metamorfosis menuju sistem baru yang lebih efisien, kuat, dan berdaulat. Bulog akan tampil sebagai lembaga yang:

  • Independen namun akuntabel;
  • Adaptif terhadap dinamika pasar;
  • Berpihak pada petani sebagai mitra sejati;
  • Siap menjadi off taker utama hasil panen dengan harga yang adil.

Dengan posisi baru ini, Bulog berpeluang menjadi benteng pertahanan harga di tingkat petani, sekaligus mematahkan dominasi tengkulak dan spekulan yang kerap memainkan harga. Bulog harus tampil sebagai “samurai pangan” yang melindungi petani dan menjamin stabilitas harga nasional.

Pengalaman panjang Bulog dalam pengadaan, distribusi, dan bahkan impor beras sudah menjadi modal berharga. Kini, yang dibutuhkan hanyalah pembebasan dari belenggu BUMNisasi yang selama ini membatasi langkahnya.

Peta jalan transformasi ini akan menjadikan Bulog bukan sekadar ikon masa lalu, melainkan badan logistik sejati yang otonom, profesional, dan berdaulat, langsung di bawah Presiden. Jika itu terwujud, Bulog akan kembali pada ruh aslinya — lembaga pangan bangsa yang bekerja untuk rakyat, bukan untuk laporan laba.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

IOC Tantang Indonesia Gelar Olimpiade Tandingan

Next Post

14 Abad Lalu Muhammad Kirim “Surat Cinta” kepada Umat Akhir Zaman

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo
Birokrasi

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Next Post
14 Abad Lalu Muhammad Kirim “Surat Cinta” kepada Umat Akhir Zaman

14 Abad Lalu Muhammad Kirim "Surat Cinta" kepada Umat Akhir Zaman

SKANDAL Rp1,4 Miliar JEMBATAN KUNING: UANG RAKYAT “HILANG” DI ANTARA PAGAR JEBOL DAN KECELAKAAN MEMATIKAN – KPK SUDAH TURUN TANGAN?

SKANDAL Rp1,4 Miliar JEMBATAN KUNING: UANG RAKYAT "HILANG" DI ANTARA PAGAR JEBOL DAN KECELAKAAN MEMATIKAN – KPK SUDAH TURUN TANGAN?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...