• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Catatan Debat Perdana Kandidat Presiden, Antara Anies Baswedan. Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo

Oleh Sadarudin El Bakrie. Jurnalis. Pengamat Ekonomi Politik. Alumni Universitas Negeri Jember

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
December 13, 2023
in Feature
0
Menggugat Proyek Strategis Nasional di Pulau Rempang
Share on FacebookShare on Twitter

Anies Baswedan sepertinya ingin memperlihatkan adanya jurang intelektual (intelektual gap) antara dirinya dengan Prabowo dan Ganjar karena dukungan dalam riset sain yang dimiliki Anies untuk menjawab pertanyaan dan melontarkan pertanyaan kembali

Meski debat berlangsung monoton, kering, tidak dinamis membuat debat perdana kontestasi Presiden 2024 mendatang berlangsung sangat tidak menarik. Namun bukan salah para kandidat yang terlibat dalam debat perdana ini,  tapi murni salah KPU yang mengubah format debat, menjadfikan debat tahun ini berbeda dengan debat pada pilpres 2019 lalu

Meski demikian debat perdana yang berlangsung Selasa (12/11) malam nampaknya secara substansial cukup menarik,  Anies Baswedan cukup mendominasi itu karena Anies nampak  lebih piawai  dalam memaparkan dan membangun narasi terkait konsep dan strategi dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan bangsa dengan narasi sangat masuk akal dan terlihat jauh lebih unggul ketimbangi Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Anies memulai debat dengan membawa isu intervensi penguasa dalam penegakan hukum. Dia menggunakan istilah “negara kekuasaan” dan “negara hukum”.

“Saat ini kita di persimpangan jalan, antara apakah tetap menjadi negara hukum di mana kekuasaan dikendalikan oleh hukum atau kita menjadi negara kekuasaan di mana hukum diatur dan dikendalikan oleh penguasa,” kata Anies dalam debat pertama capres Pilpres 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12).

Dia juga berkali-kali berdebat panas dengan Prabowo. Salah satunya saat membahas demokrasi di Indonesia.

Anies menilai ada masalah dalam demokrasi di Indonesia. Pernyataan itu membuat Prabowo berang dan mengungkit dukungannya untuk Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Anies juga menyinggung intervensi putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Putusan itu jadi sorotan publik karena berkaitan dengan pencalonan Gibran Rakabuming Raka, cawapres pendamping Prabowo.

“Sesudah Bapak mendengar bahwa ternyata pencalonan persyaratannya bermasalah secara etika, pertanyaan saya, apa perasaan Bapak ketika mendengar bahwa ada pelanggaran etika di situ?” ujarnya.

Dalam debat ini nampak sekali keunggulan Anies pada penalaran yang didukung oleh General knowledge yang lebih unggul dibanding ldua rivalnya membuat jawaban-jawaban anies lebih konsisten dengan lemparan-lemparan yang lebih aktual meski secara kesiapan levelnya sama

Sedangkan rival Anies baik Prabowo maupun Ganjar secara performa nampak sangat tidak optimal seperti Prabowo yang tidak mampu memanfaatkan sesi tanya jawab, terlihat dengan banyaknya sisa waktu yang tak dipakai.

Sementara itu, Ganjar berkali-kali memberi ruang kepada Anies untuk memberikan jawaban-jawaban yang menarik,. Misalnya, saat bertanya pendapat Anies tentang IKN.

Pertanyaan Ganjar oleh Anies justru untuk menegaskan ketidaksetujuannya dengan pemindahan ibu kota negara.dengan argumentasi yang menarikdan lebih rasional

Anies benar-benar sangat berani bahkan nekad karena dianggap menyerang Prabowo secara terang-terangan meskipun Anies dianggap punya utang budi politik ke Prabowo.

Adu argumentasi yang cukup panas antara Anies melawan Prabowo menunjukkan performa Anies Baswedan unggul sekaligus membuat Ganjar Pranowo nampak redup

Ada perbedaan misi yang cukup mendasar antara Anies yang berupaya memperjuangkan perubahan dengan msi Prabowo yang berupaya meneruskan misi Presiden Jokowi

Debat ini rupanya oleh Anies dimanfaatkan untuk membidik segmen pemilih mengayun (swing voter ) yang lebih kritis dan ini bisa dilihat dari gaya Anies bertanya dan menjawab yang selalu didasarkan pada fakta dan data yang cukup up to date

Yang menarik yaitu taktik Anies dalam melemahkan dua lawannya lewat labelisasi. Anies selalu menuding jawaban Ganjar ataupun Prabowo dengan “kurang komprehensif” ataupun “data kurang tepat”.

Anis sepertinya ingin memperlihatkan adanya jurang intelektual (intelektual gap) antara dirinya dengan Prabowo dan Ganjar karena dukungan dalam riset sain yang dimiliki Anies untuk menjawab pertanyaan dan melontarkan pertanyaan kembali

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sunak Lega – Anggota Parlemen Inggris Setujui RUU Migrasi Rwanda

Next Post

Lima Mayat Ditemukan Dikampus Unpri Medan

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Lima Mayat Ditemukan Dikampus Unpri Medan

Lima Mayat Ditemukan Dikampus Unpri Medan

TPN Ganjar-Mahfud klaim Unggul Debat Pertama Capres. Tuding Prabowo Gagal Jadi Jokowi

TPN Ganjar-Mahfud klaim Unggul Debat Pertama Capres. Tuding Prabowo Gagal Jadi Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist