Jakarta – Fusilatnews – Presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil sekitar 49 tokoh nasional untuk diminta kesediaannya menjadi calon menteri dalam pemerintahan mendatang yang akan dibentuk oleh Prabowo sebagai Presiden periode 2024-2029 mendatang.
Menariknya, dari 49 orang yang terlihat hadir, ada 16 menteri Jokowi yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju turut dipanggil oleh Prabowo.
Dengan kata lain, hampir dari setengah menteri Kabinet Indonesia Maju dipanggil oleh Prabowo. Sebab, kabinet yang dibentuk Jokowi tersebut terdiri dari 30 menteri bidang dan 4 menteri koordinator.
Prabowo memang dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa ada banyak menteri dari kabinet pemerintahan Presiden Jokowi yang masuk dalam kabinet yang dibentuknya.
Terbaru, Prabowo mengungkapkan bahwa banyak menteri Jokowi yang akan masuk dalam kabinetnya baru disadari saat melakukan penyusunan.
Bahkan dalam saya menyusun kabinet, kok saya melihat, banyak juga ya menteri-menteri yang akan datang ya.
Banyak juga yang berada di kabinet yang sekarang (Jokowi), gitu,” ujar Prabowo di acara BNI Daily Investor di JCC, Senayan, Jakarta pada Rabu, 9 Oktober 2024. Menteri Pertahanan (Menhan) ini lantas mengeklaim bahwa dia tidak mempertimbangkan latar belakang seseorang untuk dipilih sebagai menteri, tetapi berdasarkan kemampuan.
Oleh sebab itu, dia mengaku akan menunjuk orang-orang terbaik. “Kita tidak memikirkan orang tuanya siapa, agamanya apa, sukunya apa, rasnya apa, dia mampu atau tidak, dia bisa atau tidak, dia berjuang atau tidak, mampu enggak dia deliver, mampu enggak dia berbuat yang terbaik untuk bangsa dan rakyat. Nah itu yang kita cari,” kata Prabowo
mencari orang terbaik untuk masuk ke dalam kabinetnya. Oleh karena itu, menteri-menteri di kabinet Jokowi yang berkinerja baik akan diminta untuk kembali bergabung pada kabinet mendatang.
“Kalau kebetulan orangnya masih bagus, pasti kita akan minta untuk ikut lagi,” kata Prabowo.
Berikut daftar menteri Kabinet Indonesia Maju yang dipanggil Prabowo pada Senin, 14 Oktober 2024:
Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY), Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat
Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Perdagangan (Mendag) sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN)
Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar
Pratikno, Menteri Sekretaris Negara
Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
Erick Thohir, Menteri BUMN
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan (Menkes)
Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan)
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian
Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham)
Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu)
Rosan Roeslani, Menteri Investasi Syaifullah Yusuf (Gus Ipul),
Menteri Sosial (Mensos)
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian
Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan.




















