Para petani ini bagian dari kelompok warga yang menolak menyerahkan lahannya.
Penajam Passer – Fusilatnews – Disangka mengancam pekerja di proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sembilan petani dari Kelompok Tani Saloloang, Kelurahan Pantai Lango Kecamatan Penajam, ditangkap dan digunduli Polda Kaltim
Setelah dibebaskan dari tahanan atas jaminan Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun Sembilan petani dari Kelompok Tani Saloloanparitu bebas dalam keadaan kepala gundul
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Komisaris Besar Artanto mengatakan pemotongan rambut para tahanan bagian dari tata tertib di ruang tahanan Polri. “Guna pemeriksaan identitas, badan, atau kondisi fisik dan menjaga atau memelihara kesehatan serta mengidentifikasi penyakit pada tahanan baru,” katanya saat 9 Maret 2024.
Fatur Roziqin Fen, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim, menduga penangkapan sembilan petani ini berkaitan dengan upaya pembebasan lahan oleh Badan Bank Tanah untuk pembangunan bandara tertersebu
Para petani ini bagian dari kelompok warga yang menolak menyerahkan lahannya.
Para petani ini sempat ditahan oleh Polda Kalimantan Timur sebelum dilepaskan dengan jaminan dari Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun. Namun, kondisi para petani tersebut saat keluar dari tahanan dalam keadaan botak atau gundul.
Mengutip dari Teras.id, sembilan petani ini ditangkap polisi pada Sabtu, 24 Februari 2024 saat sedang makan malam bersama sekitar pukul 20.19 WITA di Toko Benuo Taka, sambil membahas dugaan penggusuran sepihak kebun dan ladang mereka untuk pembangunan proyek Bandara VVIP Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.






















