• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Habis Gurita Cikeas, Terbitlah Jokowi’s White Paper

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 19, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Habis Gurita Cikeas, Terbitlah Jokowi’s White Paper
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tiffauzia Tiyassuma, Senin (18/8/2025) kemarin di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta meluncurkan buku berjudul ‘Jokowi’s White Paper” yang mereka tulis bersama.

Buku ini memiliki judul lengkap “Jokowi’s White Paper: Kajian Digital Forensik, Telematika, dan Neuropolitika atas Keabsahan Dokumen dan Perilaku Kekuasaan”.

Kita pun jadi ingat peristiwa 15 tahun lalu atau tahun 2009 ketika George Junus Aditjondro meluncurkan buku karyanya berjudul, “Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century”.

Buku “Jokowi’s White Paper” mengupas soal Joko Widodo, Presiden ke-7 RI yang akrab disapa Jokowi. Sedangkan buku “Membongkar Gurita Cikeas” membahas soal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 RI.

Baca : https://fusilatnews.com/jokowi-abu-lahab-abad-21/

Bedanya, buku “Jokowi’s White Paper” ditulis saat Jokowi sudah tidak berkuasa lagi — lengser 21 Oktober 2024; sedangkan buku “Membongkar Gurita Cikeas” ditulis saat SBY sedang berkuasa, bahkan baru saja terpilih kembali dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009, 10 Juli 2009.

Namun, kedua buku tersebut punya keserupaan yang sama, yakni sama-sama tidak berdampak signifikan bagi objek yang ditulis.

Sebab saat ini Jokowi sudah pensiun, dan saat itu SBY sudah terpilih lagi menjadi Presiden RI untuk periode kedua (2009-2014) yang berpasangan dengan Boediono.

Secara politik kedua buku tak menimbulkan dampak signifikan bagi masing-masing objek yang ditulis.

Buku “Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century” membahas soal gurita bisnis keluarga SBY yang memang tinggal di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan kaitannya dengan skandal Bank Century yang merugikan keuangan negara hingga Rp6,7 triliun.

Buku ini tidak secara langsung menyebut adanya aliran dana Bank Century ke SBY, tetapi ada dugaan sebagian dana dari total Rp6,7 triliun mengalir ke para donatur kampanye Partai Demokrat saat kampanye Pemilu 2009.

Adapun buku “Jokowi’s White Paper” memuat ihwal dugaan ijazah palsu S1 Fakultas Kehutanan UGM milik Jokowi.

Orang-orang yang secara kritis mempertanyakan ihwal dugaan ijazah palsu Jokowi seperti Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Rahardja yang justru dikriminalisi juga ditulis di buku ini.

Buku ini, kata Roy Suryo seperti dikutip sejumlah media, juga memuat hasil analisis metode Error Level Analysis (ELA) pada ijazah Jokowi. Bagian buku lainnya menelusuri keaslian ijazah Jokowi lewat hasil analisis digital forensik oleh Rismon.

Rismon, kata Roy, menyajikan sebuah analisis spektrum warna untuk menganalisis stempel pada ijazah Jokowi.

Selain itu, kajian berbasis behavioral neuroscience oleh Tifa yang disangkutpautkan dengan pola politik juga dimuat di buku tersebut.

Kesimpulannya, kata Roy, skripsi Jokowi 99,9 persen palsu, sehingga tidak mungkin menghasilkan ijazah asli.

Buku “Membongkar Gurita Cikeas” saat itu sempat dilarang beredar. Entah oleh siapa. Tapi larangan itu justru memicu rasa penasaran publik untuk membacanya.

Kini, apakah buku “Jokowi’s White Paper” juga akan dilarang beredar?

Kalau dilarang, justru akan memantik rasa penasaran publik untuk membacanya.

Sayangnya, buku yang ditulis musuh bebuyutan Jokowi ini tak akan berpengaruh secara politik kepada Jokowi karena wong Solo ini sudah pensiun.

Seperti buku “Membongkar Gurita Cikeas” yang tak berpengaruh secara politik kepada SBY karena pada Pilpres 2014 lalu SBY tak lagi maju setelah dua periode menjabat Presiden RI, sesuai amanat konstitusi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi, Abu Lahab Abad 21

Next Post

Kesetaraan Gender di Indonesia, Riwayatmu Kini

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Kesetaraan Gender di Indonesia, Riwayatmu Kini

Kesetaraan Gender di Indonesia, Riwayatmu Kini

Seperti Model KH Aqil Siraj Yang Dikritik Carl Marx

Ulama di Persimpangan Jalan: Antara Pelayan Umat dan Alat Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...