• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Harga Diri Macam Apa yang Dimaksud Ketua DPD Sutan Najamudin?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 16, 2025
in Aya Aya Wae, Feature, Pojok KSP
0
Harga Diri Macam Apa yang Dimaksud Ketua DPD Sutan Najamudin?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Entah apa yang berkecamuk dalam benak Sutan Bachtiar Najamudin, sehingga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini menyatakan bahwa demi harga diri maka Indonesia tidak menerima bantuan asing terkait bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang telah menewaskan ribuan orang itu.

Apa yang disampaikan Najamudin ini sejalan dengan keengganan Presiden Prabowo Subianto menetapkan status bencana di tiga provinsi di Pulau Sumatera ini sebagai bencana nasional.

Harga diri? Apakah bangsa ini masih punya harga diri? Harga diri semacam apa yang dimaksud Najamudin?

Bantuan asing bagi korban bencana alam di Sumatera adalah sah, tanpa syarat dan ikatan apa pun dari negara-negara yang membantunya. Kedaulatan kita masih tetap utuh dan terjaga. Lantas, mengapa harga diri kita sebagai bangsa harus merasa terhina?

Kita mestinya merasa terhina ketika tidak mumpuni dalam mengatasi bencana dan membantu korban bencana. Gegara itu, para korban bencana di Aceh mengibarkan bendera putih supaya mendapat bantuan internasional. Sebab bantuan dari pemerintah sendiri tidak mumpuni.

Harga diri kita sebagai bangsa mestinya justru terhina ketika banyak pejabat berdusta. Bahlil Lahadalia, misalnya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyatakan listrik di Aceh sudah normal. Padahal faktanya zonk. Prabowo pun kena prank.

Kita mestinya justru merasa malu dan terhina ketika negara ini terus menumpuk utang luar negerinya. Akibatnya, kedaulatan ekonomi negeri ini tergadaikan. Terjajah.

Kita mestinya justru merasa terhina ketika banyak tenaga kerja asing, terutama dari China, membanjiri wilayah Indonesia dengan dalih investasi. Teranyar bahkan ada 15 TKA asal China yang bersenjata dan menyerang aparat keamanan Indonesia, termasuk TNI. Lantas, di manakah kedaulatan kita sebagai bangsa? Di mana harga diri kita sebagai bangsa? Mestinya Prabowo, dan Sutan Najamudin yang asal Sumatera itu malu.

Bantuan bagi korban bencana di suatu negara lazim diberikan negara-negara asing sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Mengapa kita harus merasa terhina?

Apakah merasa terhina itu sekadar kamuflase saja, karena ada yang ditutup-turupi ketika Presiden enggan menetapkan bencana Sumatera sebagai bencana nasional, karena ada konsekuensi yang membahayakan bagi pemerintah?

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tersedot ke Sumatera. Lembaga-lembaga internasional boleh masuk ke wilayah bencana. Konsekuensinya, kedok para pejabat bisa terbongkar. Misalnya Prabowo yang disebut punya perusahaan yang beroperasi di wilayah bencana. Pun, Titiek Soeharto, mantan istri Prabowo yang kini menjadi anggota DPR RI dari Partai Gerindra, yang juga putri mendiang mantan Presiden Soeharto.

Betapa pongahnya kita. Betapa hipokritnya kita ketika tidak sudi menerima bantuan asing untuk korban bencana dengan dalih harga diri terinjak-injak.

Mestinya kita justru malu ketika banyak pejabat yang melakukan korupsi. Mestinya kita justru malu ketika banyak pejabat melakukan pencitraan di tengah bencana. Zulkifli Hasan, misalnya.

Mestinya kita justru malu ketika ada pejabat berdusta di tengah bencana. Bahlil Lahadalia, misalnya.

DPD tak terlihat bahkan tak terdengar perannya dalam mitigasi bencana di Sumatera. Sekali-kalinya muncul, Ketua DPD Sutan Najamudin justru mengaku merasa terhina jika Indonesia menerima bantuan asing untuk korban bencana. Ironis, bukan?

Wahai para pejabat, rasa malumu ternyata sekadar topeng belaka!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ichinichi Ichizen dan Islam: Satu Hari, Satu Kebajikan

Next Post

Studi Kasus TPS Sistem MOTAH di Kelurahan Isola: Uji Coba yang Mengorbankan Hak Warga

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN
Economy

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran
Feature

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Next Post
Asap yang Mengendap di Paru, Negara yang Diam: Ketika Uji Coba Motah Berubah Menjadi Kejahatan Lingkungan Tanpa Pelaku

Studi Kasus TPS Sistem MOTAH di Kelurahan Isola: Uji Coba yang Mengorbankan Hak Warga

Sakit: Madrasah Sunyi tentang Syukur

Sakit: Madrasah Sunyi tentang Syukur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Jokowi-Aguan Punya Hidden Agenda dalam PSN PIK 2 untuk Kuasai Aset Negara Secara Ilegal
News

Bohong Soal Usul Inisiatif, Jokowi Punya Agenda Terselubung Bunuh KPK, Petrus Beber Fakta-faktanya

by Karyudi Sutajah Putra
March 1, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bahwa dirinya setuju dengan pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham...

Read more
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

February 25, 2026
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026
Peringatan Rusia Jika AS Bantu Israel Serang Iran

An Idiot’s Leaders Are Not Easy to Predict Their Decisions Netanyahu, Trump, and the Attack on Iran

March 3, 2026
Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

Amalia Ramadan Digelar di SLB A YAPTI Makassar, Nur Haco Tegaskan Program Unggulan Gubernur Sulsel

March 3, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Tak Ada Belasungkawa dari Prabowo

March 3, 2026
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Di Balik Manuver Trump: Panik Pemilu atau Penghambaan pada Lobi?

March 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PETANI DI NEGERI SENDIRI: NELANGSA DI LADANG KEMAKMURAN

NASIB PETANI BERLAHAN SEMPIT DI TANAH MERDEKA!

March 4, 2026
Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

Senat AS Putuskan 68–32 untuk Menghukum Presiden, Trump Tolak Terima Putusan

March 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...