• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Ironi Negeri Agraris: Tanam Impian, Panen Impor

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
April 20, 2025
in Economy, Feature
0
Untuk Membantu Tingkatkan Ekonomi Indonesia, Pemerintah Hapus Kuota Impor
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Jalan menuju swasembada pangan tampaknya masih terjal dan berliku. Meski Presiden Prabowo bersama Kabinet Merah Putih berikhtiar sekuat tenaga untuk mewujudkannya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, realitas di lapangan membuktikan bahwa cita-cita ini tak semudah membalik telapak tangan.

Ada kemajuan yang patut diapresiasi. Serapan gabah oleh Perum Bulog pada panen raya 2025 melonjak hingga 2.000 persen dibanding tahun lalu—sebuah sinyal positif atas keseriusan pemerintah menyerap hasil panen petani. Namun di sisi lain, rencana impor lima komoditas pangan tahun ini justru menghadirkan ironi tersendiri.

Pemerintah mengumumkan rencana impor komoditas strategis: daging sapi, daging kerbau, bawang putih, beras industri, dan gula konsumsi. Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional, Indra Wijayanto, menegaskan bahwa mulai 2025, impor beras konsumsi akan disetop—diganti dengan beras industri sebanyak 400 ribu ton yang akan digunakan untuk produksi tepung beras dan makanan olahan.

Adapun rincian alokasi impor pangan 2025 adalah sebagai berikut:

  1. Daging sapi konsumsi: 180.000 ton

  2. Penugasan BUMN untuk daging sapi: 100.000 ton

  3. Daging kerbau: 200.000 ton

  4. Bawang putih: 550.000 ton

  5. Gula konsumsi untuk cadangan pangan: 200.000 ton

Langkah menyetop impor beras konsumsi adalah sinyal bahwa pemerintah serius mengupayakan swasembada pangan. Namun, pertanyaannya: seberapa realistis target swasembada dalam tiga tahun ke depan, jika saat ini saja kita masih mengandalkan impor berbagai bahan pangan strategis?

Jujur diakui, ada sejumlah komoditas yang sejak lama sulit diwujudkan swasembadanya, seperti kedelai, daging sapi, dan bawang putih. Kedelai, misalnya, sudah puluhan tahun menjadi target swasembada—namun hingga kini masih menggantung. Anggaran besar telah digelontorkan, berbagai program telah dijalankan, tapi hasilnya belum juga mencukupi kebutuhan nasional.

Hal serupa terjadi pada daging sapi dan bawang putih. Setiap pemerintahan silih berganti menggaungkan swasembada daging, tapi realisasi masih sebatas mimpi di atas kertas. Tahun ini pun, impor tetap menjadi pilihan.

Mengingat tantangan yang begitu besar, wajar jika pada akhirnya kita bicara soal swasembada pangan dengan catatan kaki: swasembada pangan minus kedelai, daging sapi, dan bawang putih.

Dalam konteks perdagangan internasional, impor bukanlah aib. Namun yang membuat publik mengernyit adalah ketika pemerintah mengklaim telah mencapai swasembada, tetapi beberapa saat kemudian kembali membuka keran impor. Ini menciptakan kesan bahwa swasembada yang digaungkan hanyalah swasembada musiman—on trend, tergantung cuaca dan iklim.

Perlu diingat, swasembada pangan bukan sekadar retorika. Ia adalah kondisi ketika suatu negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri secara berkelanjutan, tanpa tergantung dari luar negeri.

Jika pemerintah sungguh-sungguh ingin mendeklarasikan swasembada pangan, maka ketergantungan terhadap impor harus secara bertahap dihentikan—bukan sekadar dipoles lewat jargon atau ilusi prestasi.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Setelah Tabrak Mobil Terobos Pintu Kereta,, KRL Anjlok

Next Post

Bila Datang ke Cikeas Masih Bisa Difahami, tapi Berbelok ke Solo? Ini Membangun Siasat

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?
Feature

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING
Feature

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowonisasi

July 26, 2026
Next Post
Joko Widodo Berikan Arahan Penting kepada Peserta Sespimmen Polri di Solo

Bila Datang ke Cikeas Masih Bisa Difahami, tapi Berbelok ke Solo? Ini Membangun Siasat

Airlangga Menghitung Hari, Bahlil Menanti

Airlangga Menghitung Hari, Bahlil Menanti

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026
Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

Habib Umar Alhamid Tolak Pelibatan TNI dalam Penarikan Pajak: Jangan Benturkan TNI dengan Rakyat

July 26, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowonisasi

July 26, 2026

Menebak Arah Orientasi Kebijakan Pendidikan: Sekolah Hendak Diabdikan untuk Siapa?

July 26, 2026
Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

Diduga Lemah Pengawasan, Pekerja Proyek Gedung BAZNAS Mojokerto Masih Bekerja Tanpa Sepatu Keselamatan

July 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

Mengapa Pesimis Indonesia Akan Memiliki Presiden yang Benar-Benar Hebat?

July 27, 2026
SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

SAYA MIMPI JADI KETUA UMUM PARTAI BAJING

July 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...