• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Jebakan Tarif Trump: Indonesia Gadaikan SDA Demi Diskon Murah 19%

fusilat by fusilat
February 24, 2026
in Economy, Feature
0
Jebakan Tarif Trump: Indonesia Gadaikan SDA Demi Diskon Murah 19%
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Malika Dwi Ana
24 Februari 2026

Indonesia resmi terperangkap dalam jebakan tarif resiprokal ala Donald Trump. Demi mengejar “diskon” dari ancaman 32% menjadi 19% (ditambah pengecualian 0% untuk segelintir pos tarif unggulan), negara ini rela mempertaruhkan segalanya — termasuk sumber daya alam (SDA) strategis yang seharusnya menjadi tulang punggung kedaulatan ekonomi.

Freeport-McMoRan langsung mendapat karpet merah: kontrak tambang Grasberg diperpanjang hingga 2061, 20 tahun lebih lama dari batas asli 2041. Divestasi tambahan 12% ke Indonesia? Disebut “gratis”. Namun, kendali operasional tetap di tangan Freeport selama puluhan tahun ke depan. Sementara itu, ExxonMobil sedang bernegosiasi perpanjangan kontrak Blok Cepu hingga 2055 (dari 2035), dengan tuntutan skema bagi hasil lebih “ramah investor” — dari 85-15 (Indonesia-AS) mendekati 55-45. Artinya, porsi negara semakin menipis.

Lebih ironis lagi, Indonesia berkomitmen mengimpor minyak mentah dan BBM dari AS senilai US$15 miliar (sekitar Rp240–253 triliun) per tahun. Padahal produksi migas domestik masih dikuasai Chevron, ExxonMobil, dan ConocoPhillips. Minyak yang kita gali sendiri diekspor terlebih dahulu, lalu dibeli kembali dari Amerika dengan harga impor. Logika bisnisnya di mana? Halliburton pun ikut meramaikan melalui paket “kerja sama energi” dalam kesepakatan tersebut.

Sejarah kontrak migas sudah basi. Di era cost recovery, semua biaya operasional ditanggung negara — investor untung besar tanpa risiko. Begitu beralih ke gross split (bagi hasil kotor), mereka langsung minta renegosiasi karena “tidak menarik”. Hasilnya? Negara selalu kalah: cost recovery rugikan APBN, gross split bikin investor ogah investasi. Model “menang-menang” versi ini ternyata selalu berakhir dengan kerugian abadi bagi Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membela kebijakan ini dengan kalimat klasik: “Ini hanya pengalihan sumber impor, tidak menambah volume.” Seolah menggeser pasokan dari Timur Tengah, Afrika, atau Asia Tenggara ke Amerika Serikat adalah prestasi luar biasa. Padahal yang terjadi justru sebaliknya: ketergantungan energi kita semakin mengikat ke Washington — negara yang bisa memanfaatkan pasokan energi sebagai alat tekanan politik kapan saja.

Secara praktis, ini lingkaran setan: produksi domestik diekspor, lalu dibeli kembali dengan harga lebih tinggi. Bahlil memoles kebijakan buruk ini sebagai hal biasa, padahal dampaknya jelas: mengorbankan kemandirian energi dan meningkatkan risiko geopolitik. Diversifikasi sumber impor ke negara netral atau ekonomis lebih masuk akal, tapi pilihan jatuh ke AS demi menyenangkan Trump.

Siapa tim negosiasi yang membiarkan ini? Negara dengan cadangan migas dan tambang raksasa malah rela menjadi pasar konsumsi AS demi diskon tarif yang masih kalah kompetitif dibanding Vietnam atau Malaysia. Ini bukan diplomasi cerdas, melainkan penggadaian kedaulatan yang nyata di depan mata.

Rakyat Indonesia benar-benar seperti menyewa tanah sendiri: tambangnya dipinjam puluhan tahun, minyaknya dibeli kembali, petani lokal terjepit, hanya demi narasi “kemenangan 19%”. Murah sekali harganya. Bahkan dengan ani-ani pun masih kalah murah dibanding deal ini.

Rakyat hanya bisa geleng-geleng kepala: “Gak habis pikir.” 😏

(MDA)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

De Facto: Indonesia Negara Bagian ke-51 AS

Next Post

Diplomasi “Budak” yang Sia-sia? Pelajaran Pahit dari Meja Washington

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH
Economy

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026
Feature

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Next Post
Diplomasi “Budak” yang Sia-sia? Pelajaran Pahit dari Meja Washington

Diplomasi “Budak” yang Sia-sia? Pelajaran Pahit dari Meja Washington

Paslon 02 Kalah: Kekuatan dan Ketidakpastian Putusan MK dengan 8 Hakim

Mencari Jalan Pemakzulan Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian
Feature

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

by Karyudi Sutajah Putra
February 25, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Aku tak bisa membayangkan bila ini benar-benar...

Read more
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Badut-badut Politik

Badut-badut Politik

February 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

February 26, 2026
Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

February 26, 2026

Surat Kaleng dan Harga Sebuah Nama Baik

February 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...