TOKYO, Tahun baru adalah “lebaran”nya orang Jepang. Mereka merayakan dengan berbagai macam kebiasaan dan tradisi yang turun temurun berabad-abad. Tapat pukul 00.00 mereka sudah berada di Ginja (Kuil), untuk berdoa berharap kebertuntungan ditahun yang dihadapinya.
Salah satu yang juga menjadi ciri khas Oshogatsu (tahun baruan) adalah tersedianya kue yang di sebut “mochi”, yaitu makanan yang terbuat dari beras ketan yang sangat liat. Mochi adalah ibarat ketupat saat muslim merayakan hari raya idul fitri.
Badan Kepolisian Nasional dan Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat lanjut usia untuk berhati-hati saat menyantap kue beras mochi saat libur Tahun Baru.
Permohonan banding dilakukan setiap tahun pada saat ini. Kue ketan, makanan tradisional Tahun Baru, menyebabkan insiden tersedak di kalangan lansia.
Pihak berwenang telah menyarankan masyarakat untuk memotong mochi mereka menjadi potongan-potongan kecil dan memakannya dengan sangat hati-hati, dan di hadapan orang lain.
Selama periode Tahun Baru, keluarga secara tradisional memasak sup ozoni dan memasukkan kue beras ke dalam kaldu sayuran.
© Japan Today
























