Jakarta – Fusilatnews .–Juru Bicara TPNPB/ OPM Sebby Sambom menuding Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berbohong tentang nasib pilot Susi Air dan menegaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru saat ini dalam penguasaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai tawanan.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB OPM) menuding Tentara Nasional Indonesia (TNI) berbohong mengenai nasib Pilot Susi Air Kapten Philips Max Marthen.
“Jika Panglima TNI bantah Pilot Susi Air tidak disandera, dan seandainya benar (disandera), maka Panglima TNI adalah seorang pembohong,” kata Sebby Sambom lewat keterangan persnya yang diterima di Jakarta , Kamis (9/2).
dalam siaran persnya Rabu 8/2 Sebby mengatakan, Kapten Philips merupakan tawanan yang tak akan dibebaskan sampai pemerintah Indonesia mengakui kemerdekaan Papua, dan TNI, serta Polri akan kaki dari Bumi Cenderawasih.
“Kami TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma tidak akan pernah kasih kembali atau kasih lepas pilot yang kami sandera ini. Kecuali NKRI mengakui dan lepaskan kami dari negara kolonial Indonesia (Papua Merdeka),” ] kata Sebby, kemarin.
Sampai saat ini, Kamis (9/2), nasib Kapten Philips belum diketahui, dan belum juga ditemukan. Sementara itu 15 pekerja pembangunan puskesmas di Distrik Paro, Nduga yang sebelumnya dikabarkan dalam penyanderaan KKB sudah dievakuasi selamat ke Mimika, Timika, Rabu (8/2/2023).
Termasuk juga Lima penumpang pesawat Susi Air yang dibawa oleh Kapten Philips, pun dikatakan selamat. Lima penumpang atas nama Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W dievakuasi juga ke Timika.
Komandan Satuan Tugas (Kasatgas) Operasi Damai Cartenz 2023, Komisaris Besar (Kombes) Faizal Rahmadani Kamis (9/2) menyampaikan timnya masih terus melakukan penyisiran sejumlah kawasan di Paro, Nduga untuk melacak keberadaan Kapten Philips.
“Kita masih terus melakukan pencarian terhadap pilot Susi Air,” kata Faizal.
Dalam kesempatan sebelumnya Panglima TNI Laksamana Yudo Margono membantah pernyataan yang disampaikan oleh Juru Bicara KKB Sebby Sambom dalam siaran pers KKB yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (7/2) kemarin.
Menurut Yudo pilot pesawat Susi Air Kapten Phillips Max Marthin itu sedang melarikan diri usai insiden pembakaran oleh kelompok OPM di Bandara Distrik Paro, Nduga, Selasa (7/2) kemarin.
“Nggak ada penyanderaan, nggak ada, dia selamatkan diri itu,” kata Yudo Margono di sela-sela Rapat Pimpinan Polri-TNI, di Hotel Sultan, Rabu (8/2).
Nanti akan kita usahakan evakuasi hari dan pasukan ke sana. Itu yang 15 orang, sama yang empat orang yang penumpangnya, ini perlu dievakuasi, ya perlu dibawa keluar dari situ,” katanya.
KKB telah membuat kekacauan dengan melakukan pembakaran pesawat Susi Air di Lapangan Udara Paro, di Nduga, pada Selasa (7/2).
























