Jakarta, Fusilatnews — Kebakaran kecil terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu malam (18/2/2026) sekitar pukul 20.40 WIB, bersamaan dengan pelaksanaan salat Tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah. Api dan kepulan asap dilaporkan berasal dari ruang server masjid, namun tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka jamaah.
- Kebakaran pertama kali terlihat di ruang server Masjid Istiqlal, yang berada di area dalam kompleks masjid terbesar di Indonesia ini, saat jamaah tengah melaksanakan shalat Tarawih berjemaah.
- Petugas Pemadam Kebakaran ** menerima laporan sekitar pukul 20.40 WIB** dan segera menuju lokasi kejadian.
- Api dan asap pekat terlihat memenuhi ruang server sehingga petugas menggunakan alat pelindung pernapasan lengkap (SCBA — Self Contained Breathing Apparatus) untuk memasuki area terdampak.
🔍 Dugaan Penyebab Api
Penyebab kobaran asap dan nyala api di ruang server Masjid Istiqlal diduga kuat berasal dari terbakarnya unit Uninterruptible Power Supply (UPS) — perangkat listrik cadangan untuk menjaga sistem tetap menyala saat listrik padam.
Menurut keterangan petugas damkar, baterai UPS yang mengalami kerusakan menyebabkan panas berlebih dan percikan yang menghasilkan asap. Api hanya muncul di ruang server dan tidak merembet ke area lain di masjid.
🚒 Penanganan dan Kondisi Terkini
- Petugas damkar dengan cepat memadamkan titik api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sehingga api bisa dijinakkan dalam waktu singkat.
- Setelah pemadaman, aparat menyedot sisa asap dan memastikan tidak ada kobaran api lanjutan.
- Hingga saat ini, kondisi di dalam dan sekitar Masjid Istiqlal dinyatakan aman dan kondusif. Aktivitas ibadah dan jamaah tetap berjalan normal setelah kejadian ini.
🕌 Tentang Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Indonesia dan salah satu ikon penting bagi umat Muslim Tanah Air. Dibangun sejak 1978 dan direnovasi berkali-kali, masjid ini mampu menampung puluhan ribu jamaah setiap harinya, terutama pada bulan Ramadan dan hari besar Islam. (Wikipedia)
📌 Catatan: Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan petugas terus menyelidiki penyebab pasti terbakarnya UPS untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
























