• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Lebaran dalam Bayang-Bayang Krisis: Membandingkan Indonesia dengan Negara Lain

Ali Syarief by Ali Syarief
April 3, 2025
in Economy, Feature
0
Lebaran dalam Bayang-Bayang Krisis: Membandingkan Indonesia dengan Negara Lain
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews -Lebaran, sebagai momen puncak kebersamaan dan perayaan umat Islam, selalu menjadi pemicu aktivitas ekonomi yang meningkat pesat. Namun, tidak semua negara merayakannya dengan kondisi ekonomi yang sama. Di Indonesia, perayaan Lebaran tahun ini berlangsung dalam bayang-bayang keterpurukan ekonomi yang semakin terasa. Sementara itu, di beberapa negara lain, dampaknya berbeda, tergantung pada kebijakan ekonomi serta ketahanan finansial masyarakatnya.

Indonesia: Lebaran di Tengah Kelesuan Ekonomi

Di Indonesia, Idul Fitri biasanya menjadi pendorong utama perputaran ekonomi, terutama dalam sektor ritel, pariwisata, dan konsumsi rumah tangga. Namun, pada tahun ini, ekonomi yang melemah berdampak langsung pada pola konsumsi masyarakat. Data menunjukkan bahwa jumlah pemudik menurun sebesar 24% menjadi 146 juta orang, sementara pengeluaran konsumsi selama Lebaran diperkirakan turun hingga 12,3% atau sekitar Rp137,97 triliun. Hal ini dipicu oleh meningkatnya biaya hidup, melemahnya daya beli, serta ketidakstabilan harga kebutuhan pokok.

Inflasi yang terus merangkak naik juga membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam berbelanja. Harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging mengalami kenaikan yang signifikan, menggerus daya beli kelas menengah ke bawah. Lebaran yang biasanya menjadi ajang konsumsi besar-besaran kini harus dihadapi dengan kehati-hatian finansial.

Pakistan: Krisis Ekonomi yang Makin Menyulitkan

Jika dibandingkan dengan Pakistan, situasi Indonesia masih sedikit lebih baik. Pakistan mengalami krisis ekonomi yang lebih parah, dengan inflasi mencapai 35,37% pada Maret 2023. Akibatnya, daya beli masyarakat merosot drastis, menyebabkan penurunan penjualan ritel hingga 20% selama Idul Fitri. Meskipun Lebaran tetap dirayakan dengan penuh semangat, kesulitan ekonomi membuat masyarakat lebih selektif dalam pengeluaran mereka.

Nigeria: Bertahan di Tengah Inflasi dan Devaluasi Mata Uang

Di Nigeria, meskipun perayaan Idul Fitri tetap berlangsung meriah, ekonomi negara tersebut masih dihantui oleh inflasi yang tinggi dan devaluasi mata uang yang membuat harga-harga semakin melambung. Warga berusaha mempertahankan tradisi kurban meskipun dengan anggaran yang lebih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kondisi ekonomi menekan, masyarakat tetap berupaya menjaga esensi dari Lebaran.

Maroko: Adaptasi di Tengah Krisis Iklim dan Ekonomi

Di Maroko, tantangan yang dihadapi saat Idul Fitri lebih kompleks. Kekeringan yang berkepanjangan mengakibatkan populasi ternak menurun drastis. Raja Mohammed VI bahkan meminta warga untuk tidak menyembelih domba selama Idul Adha guna menjaga keseimbangan ekosistem dan ekonomi. Langkah ini menjadi contoh bagaimana kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi pola konsumsi selama perayaan keagamaan.

Kesimpulan: Ketahanan Ekonomi dan Pola Konsumsi Lebaran

Dari berbagai perbandingan ini, terlihat bahwa dampak ekonomi terhadap perayaan Lebaran sangat bergantung pada kebijakan pemerintah dan daya tahan finansial masyarakatnya. Indonesia, meskipun mengalami pelemahan ekonomi, masih memiliki stabilitas yang lebih baik dibandingkan Pakistan dan Nigeria. Namun, tanpa kebijakan yang tepat untuk menekan inflasi dan meningkatkan daya beli, tren penurunan konsumsi saat Lebaran bisa menjadi indikasi bahwa masyarakat mulai kehilangan optimisme terhadap kondisi ekonomi negara.

Lebaran seharusnya menjadi momen kebahagiaan dan keberkahan, bukan sekadar refleksi dari ketidakstabilan ekonomi yang terus membayangi. Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi ini, agar perayaan di tahun-tahun mendatang tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat, melainkan benar-benar menjadi ajang perayaan yang penuh suka cita.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mulai Hari Ini  Diberlakukan One Way  Arus Balik  Lebaran 

Next Post

Sejatinya UGM Bangga Ada Alumnusnya Menjadi Presiden

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Rektorat Tanggapi Pesan Makian Kepada Guru Besar UGM

Sejatinya UGM Bangga Ada Alumnusnya Menjadi Presiden

Atasi kepadatan Lalin Pada Arus Balik Tol Japek II Selatan Dibuka Hari Ini

Tol Japek II Selatan Dibuka Saat Arus Balik Lebaran 2025, Ini Jadwal dan Rute Lengkapnya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist