• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mencari Jalan Pemakzulan Prabowo

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 24, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Paslon 02 Kalah: Kekuatan dan Ketidakpastian Putusan MK dengan 8 Hakim
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Banyak jalan menuju Roma. Banyak jalan menuju pemakzulan Presiden Prabowo Subianto. Persoalannya cuma satu: apakah DPR mau?

Menurut Pasal 7A UUD 1945, Presiden/Wakil Presiden dapat dimakzulkan jika terbukti melakukan pelanggaran hukum (pengkhianatan negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat); melakukan perbuatan tercela; dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden/Wapres.

Sejauh ini Prabowo sudah terindikasi melanggar sejumlah undang-undang bahkan konstitusi (UUD 1945).

Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, Prabowo patut diduga melanggar UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengharuskan besaran anggaran pendidikan adalah 20% dari APBN. Yang terjadi saat ini, anggaran pendidikan tidak lagi 20% dari APBN karena sebagian diambil untuk anggaran MBG.

Dalam APBN 2026, anggaran pendidikan berada di kisaran Rp757,8–769,08 triliun, atau sekitar 20% dari total belanja negara yang dipatok Rp3.786,5 triliun.

Namun, Badan Gizi Nasional (BGN) yang mendapat alokasi Rp223,55 triliun menjadi pengguna anggaran pendidikan terbesar di antara kementerian/lembaga. Dana tersebut sebagian besar digunakan untuk program MBG yang menargetkan 71,9 juta siswa, setara dengan hampir sepertiga dari total anggaran pendidikan.

Langkan Prabowo membawa Indonesia masuk Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga patut diduga meknaggar konstitusi, khususnya Alinea IV Pembukaan UUD 1945 yang mengamanatkan Indonesia untuk “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”, serta UU No 37 Tahun 1999 yang mengatur hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik bebas aktif untuk mencapai tujuan nasional.

Dengan bergabung ke Board of Peace berarti Indonesia masuk blok tertentu. Hal ini kontradiktif dengan posisi Indonesia yang selama ini menjadi motor penggerak gerakan Non-Blok.

Apalagi setelah Prabowo menandatangani Agreement Resiprocal Trade bersama Presiden AS Donald Trump, 19 Februari lalu di Washington DC. Dengan perjanjian itu, Indonesia tersandera oleh AS, bukan lagi sebagai negara merdeka yang berdaulat penuh.

Dus, banyak jalan untuk memakzulkan Prabowo. Pertanyaannya, apakah DPR mau?

Dari delapan partai politik yang ada di DPR, hanya 1 parpol yang tidak berkoalisi dengan Prabowo, yakni PDI Perjuangan. Tujuh parpol lainnya mendukung Prabowo. Yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Bersama Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, tujuh parpol itu telah membentuk oligarki, sehingga sulit untuk diajak menjatuhkan Prabowo. Padahal pasal-pasal untuk impeachment Prabowo sudah banyak tersedia.

Sayangnya, tersedia dasar hukumnya pun, kalau tidak ada niat untuk menjatuhkan Prabowo dari mayoritas anggota DPR lintas parpol, maka akan sulit. Inilah alasan mengapa Prabowo merangkul semua parpol, dan hanya PDIP yang menolak duduk di pemerintahan.

Bandingkan dengan tahun 2001 lalu ketika DPR menjatuhkan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dari jabatan Presiden RI. Hanya berdasarkan isu Buloggate dan Bruneigate, Gus Dur bisa dimakzulkan. Mengapa itu terjadi? Karena mayoritas parpol di DPR mau, termasuk PDIP. Praktis hanya PKB yang menolak pemakzulan Gus Dur.

Ketika Gus Dur sudah jatuh, DPR tidak bisa membuktikan secara hukum Gus Dur terlihat Buloggate dan Bruneigate.

Artinya, meskipun pasal-pasal yang menjadi landasan tidak kuat, tapi kalau mayoritas parpol niatnya kuat maka DPR akan dapat menjatuhkan Presiden.

Berbeda dengan sekarang yang meskipun pasal-pasalnya sudah cukup tersedia, tapi mayoritas parpol di DPR enggan memakzulkan Prabowo. Entah nanti ketika DPR sudah mendapat “hidayah politik” dan kembali ke jalan yang benar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diplomasi “Budak” yang Sia-sia? Pelajaran Pahit dari Meja Washington

Next Post

BOM ATOM BUDAYA: SEA-BLINGS MENGUJI KEDEWASAAN BANGSA KOREA

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH
Economy

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026
Feature

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Next Post

BOM ATOM BUDAYA: SEA-BLINGS MENGUJI KEDEWASAAN BANGSA KOREA

Perekonomian Semakin Memburuk ,  Gula Mendekati Rp 20.000 Harga Sembako Lainnya Ikutan Melonjak

PANGAN BERMASALAH, REPUBLIK DI UJUNG TANDUK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian
Feature

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

by Karyudi Sutajah Putra
February 25, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Aku tak bisa membayangkan bila ini benar-benar...

Read more
Hitam-Putih Wajah Prabowo

Hitam-Putih Wajah Prabowo

February 24, 2026
Badut-badut Politik

Badut-badut Politik

February 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Apakah Identitas Selalu Menjadi Faktor Penyelamat?

February 26, 2026
Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

Marhaban Ya Ramadhan, IKM Pare Gelar Buka Bersama di Cafe Puakale Pasar Minggu

February 26, 2026
Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

Prabowo Identik dengan Trump: Kekuasaan, Kekayaan, dan Gaya Komando

February 26, 2026

Surat Kaleng dan Harga Sebuah Nama Baik

February 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Doa sebagai Peredam Sifat Sombong dan Penggugur Dosa di Bulan Ramadhan

February 27, 2026
REBUTAN GABAH

SATU HARGA GABAH: MEMUTUS RANTAI TENGKULAK, ATAU SEKADAR ILUSI KESEJAHTERAAN PETANI?

February 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...