• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

PANGAN BERMASALAH, REPUBLIK DI UJUNG TANDUK

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
February 25, 2026
in Economy, Feature
0
Perekonomian Semakin Memburuk ,  Gula Mendekati Rp 20.000 Harga Sembako Lainnya Ikutan Melonjak
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Pangan—terutama beras—bukan sekadar komoditas ekonomi. Ia adalah urat nadi kehidupan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasional, pangan memiliki makna strategis yang menentukan arah dan nasib suatu negara. Setidaknya terdapat lima alasan fundamental mengapa persoalan pangan harus ditempatkan sebagai prioritas utama.

Pertama, kemandirian bangsa. Ketersediaan pangan yang stabil merupakan prasyarat utama kedaulatan negara. Bangsa yang bergantung pada impor pangan sesungguhnya sedang menggantungkan nasibnya pada bangsa lain.

Kedua, kesejahteraan rakyat. Pangan yang cukup dan bergizi berpengaruh langsung terhadap penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup, serta terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif.

Ketiga, pertumbuhan ekonomi. Sektor pangan—khususnya pertanian—memiliki daya ungkit besar terhadap perekonomian nasional. Ia menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menjadi penyangga ekonomi di saat sektor lain melemah.

Keempat, stabilitas politik dan sosial. Sejarah menunjukkan, krisis pangan kerap menjadi pemicu gejolak sosial, demonstrasi, bahkan konflik terbuka. Ketika perut rakyat kosong, kepercayaan terhadap negara ikut runtuh.

Kelima, kualitas sumber daya manusia. Pangan bergizi adalah fondasi lahirnya generasi unggul. Kekurangan pangan berarti membuka jalan bagi stunting, rendahnya produktivitas, dan meningkatnya angka kesakitan.

Atas dasar itulah, pangan tidak boleh diperlakukan sebagai urusan sektoral semata. Ia adalah soal hidup-matinya sebuah republik.

Pernyataan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam wawancara dengan Kompas TV patut menjadi peringatan serius: “Kalau pangan bermasalah, maka Republik ini pun bermasalah.” Pernyataan tersebut bukan retorika berlebihan, melainkan cerminan realitas geopolitik dan sosial.

Masalah pangan akan berdampak sistemik. Pertama, pada kestabilan politik—krisis pangan dapat memicu keresahan massal dan konflik sosial. Kedua, pada kemakmuran rakyat—ketidakpastian pangan akan memperdalam kemiskinan dan menurunkan kualitas hidup. Ketiga, pada pertumbuhan ekonomi—krisis pangan mendorong inflasi, melemahkan daya beli, dan menurunkan produktivitas nasional. Keempat, pada keamanan nasional—ketergantungan pada impor pangan berpotensi menggerus kedaulatan negara.

Karena itu, kebijakan pangan tidak boleh bersifat reaktif dan tambal-sulam. Indonesia membutuhkan perencanaan pangan yang serius, terukur, dan berjangka panjang—sebuah kebutuhan mendesak yang tak bisa lagi ditunda.

Perencanaan pangan merupakan proses sistematis untuk memprediksi, merencanakan, dan mengelola kebutuhan pangan suatu negara. Tujuannya jelas: memastikan ketersediaan pangan yang cukup, mengelola risiko akibat bencana alam, perubahan iklim, dan krisis ekonomi, meningkatkan kemandirian pangan, serta mengoptimalkan sumber daya seperti lahan, air, dan tenaga kerja.

Dalam implementasinya, perencanaan pangan mencakup analisis kebutuhan pangan nasional, penyusunan kebijakan produksi dan distribusi, pengelolaan stok pangan, hingga penguatan kerja sama internasional secara selektif dan berdaulat. Perencanaan pangan yang efektif bukan hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Pertanyaannya kemudian: benarkah jika pangan bermasalah, republik menjadi runyam? Jawabannya tegas: ya, benar. Karena pangan adalah kebutuhan dasar manusia. Ketika kebutuhan paling mendasar ini terganggu, maka seluruh bangunan sosial, ekonomi, dan politik ikut goyah.

Dalam konteks Indonesia, persoalan pangan bersifat paradoksal. Negeri ini dianugerahi sumber daya alam yang melimpah dan potensi produksi pangan yang besar, namun masih berkutat pada persoalan impor dan ketidakstabilan pasokan. Ini menandakan adanya masalah serius dalam tata kelola, perencanaan, dan keberpihakan kebijakan.

Oleh sebab itu, upaya memastikan ketersediaan dan keamanan pangan harus ditempatkan sebagai prioritas strategis nasional, demi mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan sebagaimana yang dicita-citakan para pendiri bangsa.

(Penulis adalah Anggota Dewan Pakar DPN HKTI)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BOM ATOM BUDAYA: SEA-BLINGS MENGUJI KEDEWASAAN BANGSA KOREA

Next Post

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029
Feature

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya
Feature

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Next Post
Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Tiyo Tantang Prabowo: Timun vs Durian

Badut-badut Politik

Siapa Bilang Menolak MBG Menentang HAM?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...