• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 22, 2026
in Birokrasi, Layanan Publik, News
0
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews – Rencana pelibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pengawasan kepatuhan pajak menuai kritik keras. Ketua Dewan Nasional Setara Institute, Hendardi, menilai kebijakan tersebut merupakan bentuk militerisasi urusan sipil yang tidak sejalan dengan prinsip negara hukum dan berpotensi melanggar konstitusi.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/7/2026), Hendardi menegaskan bahwa pengawasan, pembinaan, dan penegakan kepatuhan perpajakan merupakan kewenangan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan beserta perangkat administrasi dan penegakan hukumnya.

Menurutnya, pelibatan aparat teritorial TNI dalam urusan perpajakan tidak hanya menciptakan tumpang tindih kewenangan, tetapi juga mengikis supremasi sipil serta memperluas peran militer ke ranah yang bukan menjadi tugas pokok pertahanan negara.

“Kepatuhan membayar pajak tidak boleh dibangun melalui pendekatan koersif dengan menghadirkan aparat militer di tengah masyarakat. Pajak adalah bentuk partisipasi warga negara yang lahir dari hubungan kepercayaan antara negara dan rakyat,” ujar Hendardi.

Ia menilai pendekatan yang menonjolkan unsur keamanan justru berpotensi menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat dan merusak legitimasi sistem perpajakan. Menurutnya, negara semestinya membangun kepatuhan sukarela (voluntary tax compliance), bukan melalui tekanan atau intimidasi.

Hendardi menekankan bahwa pemerintah seharusnya lebih fokus memperbaiki tata kelola perpajakan dan pemerintahan secara menyeluruh. Transparansi dalam pengelolaan pajak, pemberantasan korupsi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik dinilai menjadi faktor utama yang dapat mendorong masyarakat membayar pajak secara sukarela.

“Ketika pajak dipungut secara adil, dikelola secara transparan, bebas dari korupsi, dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam bentuk pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta perlindungan sosial, maka kepatuhan sukarela akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.

Menurut Hendardi, persoalan utama yang dihadapi pemerintah saat ini bukan sekadar rendahnya kesadaran membayar pajak, melainkan menurunnya kepercayaan publik terhadap tata kelola negara.

Ia menyinggung berbagai kasus korupsi, perilaku pejabat publik yang menjadi sorotan, serta kebijakan pembangunan yang dinilai minim partisipasi masyarakat sebagai faktor yang menggerus kepercayaan warga terhadap pemerintah.

“Rakyat pada dasarnya bersedia membayar pajak apabila mereka melihat bahwa uang yang mereka setorkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kesejahteraan,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, Hendardi menilai pemerintah seharusnya memulihkan kepercayaan publik melalui pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, bukan dengan memperluas keterlibatan aparat militer dalam urusan sipil.

Menurutnya, pelibatan Babinsa dalam pengawasan kepatuhan pajak justru mengirimkan pesan yang keliru kepada masyarakat, seolah negara lebih memilih pendekatan keamanan dibandingkan dengan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Daripada memperbaiki tata kelola pemerintahan, negara justru memberikan kesan menakut-nakuti warga agar patuh membayar pajak. Pendekatan seperti ini kontraproduktif dan hanya akan memperdalam ketidakpercayaan publik,” tegasnya.

Karena itu, Hendardi mendesak pemerintah memprioritaskan pembenahan integritas penyelenggaraan negara, pemberantasan korupsi, serta penegakan etika pejabat publik dibandingkan dengan mengedepankan pendekatan militer dalam kebijakan perpajakan.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah memulihkan kepercayaan rakyat agar secara sukarela berpartisipasi membiayai pembangunan, bukan menghadirkan Babinsa dalam pengawasan pajak yang inkonstitusional,” pungkasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis
Birokrasi

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?
Birokrasi

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak
Birokrasi

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN, Siap Percepat Program Makan Bergizi Gratis

July 22, 2026
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Naniek Deyang Penggantinya

Teka-teki Mundurnya Nanik S Deyang

July 22, 2026
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

SETARA Institute Desak Perlindungan Konstitusional bagi Jemaat Ahmadiyah

Militerisasi Pengawasan Pajak Dinilai Inkonstitusional, Setara Institute: Negara Tak Boleh Menakut-nakuti Wajib Pajak

July 22, 2026
Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

Jokowi – PSI Ingin Menjadi 3 Besar Pada Pemilu 2029

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist