• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Ali Syarief by Ali Syarief
July 22, 2026
in Birokrasi, Feature
0
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak
Share on FacebookShare on Twitter

Pertama kali mengetahui bahwa di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, terdapat Koramil, saya sempat bingung. Dalam bayangan saya sejak kecil, tentara itu berdiri di garis depan perbatasan. Mereka menjaga pulau-pulau terluar, mengawasi laut yang luas, melindungi langit Indonesia, dan bersiap menghadapi ancaman dari luar negeri.

Saya berpikir sederhana: kalau ada tentara di Menteng, musuh mana yang akan menyerbu lewat Jalan Teuku Umar?

Barangkali saya yang terlalu lugu.

Yang saya pahami selama ini, Tentara Nasional Indonesia dibentuk untuk mempertahankan kedaulatan negara. Begitulah amanat konstitusi, begitu pula yang ditegaskan dalam Undang-Undang TNI. Tugas pokoknya jelas: menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi bangsa dari ancaman terhadap negara. Ancaman yang dimaksud tentu ancaman pertahanan—terutama yang datang dari luar.

Karena itu, saya selalu mengira seorang prajurit lebih akrab dengan peta pertahanan dibandingkan dengan formulir administrasi.

Namun, zaman rupanya berubah lebih cepat daripada buku pelajaran kewarganegaraan.

Belakangan saya mulai memahami mengapa Koramil berada begitu dekat dengan kehidupan sipil. Ternyata, tentara tidak lagi hanya disiapkan untuk menghadapi kemungkinan invasi atau agresi militer. Mereka perlahan menjadi serba bisa.

Pernah membantu mengawasi distribusi beras.

Pernah mengawal program makan bergizi.

Pernah ikut urusan pertanian.

Pernah masuk ke dapur-dapur birokrasi sipil.

Dan kini, berdasarkan kebijakan Direktorat Jenderal Pajak, Babinsa akan dilibatkan dalam membangun jejaring informasi hingga tingkat desa dan kelurahan untuk mendukung pengawasan kepatuhan wajib pajak.

Di titik inilah saya sadar: mungkin saya yang ketinggalan zaman.

Selama ini saya membayangkan ancaman terhadap negara datang dari kapal perang asing, pesawat tempur musuh, atau penyusupan bersenjata.

Ternyata ancaman terbesar bisa saja berupa orang yang terlambat melaporkan SPT.

Kalau begitu, logikanya menjadi menarik.

Kalau penerimaan pajak kurang, panggil Babinsa.

Kalau target investasi turun, mungkin Koramil juga bisa membantu.

Kalau angka kemiskinan belum membaik, barangkali tentara dapat mendata ulang warga.

Kalau harga cabai naik, jangan-jangan nanti ada patroli cabai.

Sedikit demi sedikit, negara seolah sedang mengubah definisi pertahanan.

Bukan lagi mempertahankan negara dari ancaman terhadap kedaulatan, melainkan mempertahankan seluruh target birokrasi agar tetap tercapai.

Masalahnya bukan karena tentara tidak mampu. Justru kemampuan, disiplin, dan kepercayaan publik terhadap TNI itulah yang sering dijadikan alasan untuk terus memperluas perannya.

Tetapi sebuah negara hukum tidak dibangun di atas pertanyaan, “Siapa yang paling efektif?”

Negara hukum dibangun di atas pertanyaan yang jauh lebih penting: “Siapa yang memang diberi kewenangan menurut konstitusi?”

Di situlah garis batas menjadi penting.

Sebab ketika batas antara pertahanan dan administrasi sipil mulai kabur, kita tidak sedang memperkuat negara. Kita justru sedang mengubah watak negara, sedikit demi sedikit, tanpa menyadarinya.

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menolak pelibatan Babinsa dalam pengawasan kepatuhan wajib pajak bukan karena anti-TNI. Penolakan itu lahir dari satu prinsip sederhana: setiap institusi harus bekerja sesuai mandat konstitusionalnya.

Tentara menjaga negara.

Petugas pajak memungut pajak.

Keduanya sama-sama penting.

Tetapi mencampurkan keduanya bukan berarti menghasilkan negara yang lebih kuat. Bisa jadi justru menghasilkan negara yang semakin kehilangan batas antara ruang sipil dan ruang militer.

Kini saya akhirnya mengerti mengapa ada Koramil di Menteng.

Bukan karena ada ancaman invasi di jantung ibu kota.

Melainkan karena semakin banyak urusan sipil yang pelan-pelan dianggap memerlukan kehadiran seragam loreng.

Dan ketika tentara mulai lebih sering bertemu wajib pajak daripada menghadapi ancaman pertahanan, mungkin yang perlu diperiksa bukan kepatuhan warga negara.

Melainkan arah perjalanan negara itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

Next Post

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?
Birokrasi

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026
Feature

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis
Birokrasi

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

July 22, 2026
Next Post

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026
Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

Dari Koramil Menteng ke Tukang Tagih Pajak

July 22, 2026
Amnesty International: Pembangunan Era Jokowi Semu dan Elitis

Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Babinsa “Polisi Pajak”, Kepatuhan Warga Tak Boleh Dibangun dengan Rasa Takut

July 22, 2026
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

Mengapa Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur?

July 22, 2026

 Ketika Tata Kelola Menjadi Benteng Kepercayaan (Perspektif GRC, COSO ERM, dan GIAS 2024 dalam Menjaga Marwah Lembaga Penegak Hukum)

July 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...