• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 21, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Seperti seseorang yang setelah sekian lama baru pulang dari luar negeri, begitu mendarat di Indonesia, dia langsung terkaget-kaget melihat banyaknya pengangguran dan orang miskin serta rendahnya gaji guru di Indonesia.

Ironisnya, seseorang yang terkaget-kaget terhadap kondisi Indonesia itu adalah Presiden Prabowo Subianto yang lahir dan besar di Indonesia, dan kalaupun pernah meninggalkan Tanah Air untuk “bertapa” di Jordania, itu pun tidak terlalu lama.

Setelah itu ia kembali ke Indonesia menjadi pengusaha, dan kemudian mendirikan partai politik, menjadi calon wakil presiden dan calon presiden bahkan sampai empat kali, dan akhirnya menjadi Menteri Pertahanan sebelum menjadi Presiden RI.

Ihwal terkaget-kagetnya Prabowo itu terjadi saat dia memimpin Rapat Paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026), seperti dilansir sejumlah media.

Dalam pernyataannya,
Prabowo mengakui masih banyak persoalan yang terjadi di Indonesia. Mulai dari kurangnya gaji guru, kurangnya lapangan kerja yang tersedia, hingga jumlah rakyat miskin yang begitu banyak.

Ia tak menduga masalah-masalah yang terjadi ternyata di luar perkiraan.
Prabowo berkata pemerintahannya bertekad menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.

Mengapa Prabowo terkaget-kaget dan seolah baru sadar bahwa gaji guru di Indonesia masih sangat rendah? Apakah pengangguran masih sangat banyak? Orang miskin juga masih sangat banyak?

Lalu bagaimana saat menjadi cawapres sekali dan kemudian capres tiga kali, dia menyusun program kerjanya untuk bahan kampanye dan debat kandidat?

Pengangguran dan kemiskinan adalah pemicu kerawanan sektor keamanan. Lalu bagaimana saat Prabowo menjadi Menhan di Kabinet Indonesia Maju (2019-2024), apakah pengangguran dan kemiskinan itu tidak dipetakan, kok baru sekarang Prabowo mengaku tidak menduga?

Ihwal pengangguran, mengapa Prabowo tidak bertanya dulu kepada Gibran Rakabuming Raka? Mungkin wakil presidennya itu tahu, sehingga sempat menjanjikan akan membuka lapangan pekerjaan sejumlah 19 juta.

Ironisnya, yang terjadi justru sebaliknya. Bukannya ada 19 juta lapangan kerja baru, malah pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di mana-mana.

Soal gaji guru juga ironis. Jika memang Prabowo mau menaikkan gaji guru, mengapa anggaran pendidikan justru dipotong dan dialihkan ke program makan bergizi gratis (MBG)?

Klise

Seperti biasanya, Prabowo kemudian mencari kambing hitam sebagai pemicu munculnya berbagai permasalahan itu. Anehnya, kambing hitam yang disampaikan Prabowo justru terdengar klise. Betapa tidak?

Semua masalah yang disebut Prabowo itu, katanya, terjadi karena kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri. Entah sudah berapa kali Prabowo menyebut hal ini, sehingga memang terasa klise.

Kalau mengidentifikasi masalah saja sudah sangat terlambat, bagaimana bisa dia memberikan solusi?

Masih dalam pernyataannya di Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih, Prabowo mengklaim, oleh karena berbagai persoalan itulah dirinya dipilih rakyat dan diberi mandat untuk “diselesaikan”.

Maksudnya, yang diselesaikan itu semua persoalan dimaksud, ataukah mandatnya yang diselesaikan alias dicabut?

Biarlah waktu yang menjawab!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

Next Post

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik
Crime

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok
Komunitas

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026
Next Post
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...