• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

fusilat by fusilat
July 21, 2026
in Feature, Science & Cultural
0
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

“Merawat Akal Sehat, Menjaga Nurani Bangsa.”

“Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Tata Kelola Kehidupan.”

Kepercayaan publik ibarat kaca. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membuatnya bening, tetapi hanya beberapa detik untuk membuatnya retak. Yang lebih sulit lagi, kaca yang telah retak hampir tidak pernah kembali seperti semula. Retaknya mungkin dapat diperbaiki, tetapi bekasnya sering tetap terlihat.
Demikian pula kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Membangunnya memerlukan integritas, konsistensi, dan keteladanan yang dipupuk dalam waktu panjang. Namun, ketika sebuah perkara besar mengguncang ruang publik, kepercayaan itu dapat terkikis hanya dalam hitungan hari, bahkan sebelum proses hukum selesai.
Allah SWT mengingatkan:
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kalian seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya (fatabayyanu), agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kalian menyesali perbuatan itu.”
(QS. Al-Hujurat [49]: 6)

Ayat ini tidak hanya mengajarkan etika menerima informasi, tetapi juga mengajarkan etika mengambil keputusan.

Semangat tabayyun menuntut setiap informasi diuji, setiap bukti diverifikasi, dan setiap kesimpulan dibangun di atas fakta, bukan prasangka.

Prinsip itu sejalan dengan sabda Rasulullah SAW:
“Al-bayyinah ‘ala al-mudda’i wal-yamin ‘ala man ankara.”
“Pihak yang mendalilkan wajib menghadirkan bukti, sedangkan pihak yang menyangkal cukup dengan sumpah.” (HR. Al-Baihaqi)

Hadits tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam sistem pembuktian. Keadilan tidak boleh dibangun atas dugaan, tekanan opini, ataupun asumsi. Keadilan harus lahir dari proses pembuktian yang adil.
Nilai-nilai inilah yang sesungguhnya menjadi ruh dari due process of law.

Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian masyarakat tertuju pada perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Perkara tersebut berkembang menjadi salah satu isu hukum yang paling banyak diperbincangkan karena menyangkut institusi penegak hukum dan figur publik yang selama ini dikenal luas.

Di tengah derasnya pemberitaan, hadir pula seorang advokat yang tidak kalah dikenal masyarakat, Hotman Paris Hutapea, sebagai kuasa hukum. Kehadirannya segera menjadi perhatian media. Perbincangan publik tidak lagi hanya mengenai substansi perkara, tetapi juga mengenai strategi pembelaan, konferensi pers, hingga berbagai pernyataan yang berkembang di ruang publik.

Fenomena ini menunjukkan bahwa perkara besar dewasa ini hampir selalu berlangsung dalam dua arena sekaligus.

Arena pertama adalah ruang hukum, tempat fakta diuji melalui alat bukti, saksi, ahli, dan mekanisme peradilan.
Arena kedua adalah ruang publik, tempat persepsi dibentuk melalui pemberitaan media, media sosial, diskusi publik, hingga komentar para pengamat.
Persoalannya, kedua arena tersebut bekerja dengan logika yang berbeda.

Hukum bergerak melalui prosedur. Ia menuntut ketelitian, kehati-hatian, dan pembuktian. Semua membutuhkan waktu.
Sebaliknya, ruang publik bergerak melalui kecepatan.

Dalam hitungan menit, sebuah informasi dapat menyebar ke jutaan orang. Dalam hitungan jam, opini mulai terbentuk.

Dalam hitungan hari, masyarakat sering kali telah memiliki
kesimpulan masing-masing, sementara proses hukum baru memasuki tahap awal.

Di sinilah tantangan besar negara hukum pada era digital.
Bukan semata-mata tentang bagaimana menemukan siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana menjaga agar proses pencarian kebenaran tidak dikalahkan oleh kecepatan pembentukan opini.

Dalam perkara-perkara besar, strategi hukum hampir tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu berjalan berdampingan dengan strategi komunikasi.
Padahal keduanya memiliki tujuan yang berbeda.
Strategi hukum bertujuan memastikan hak-hak hukum setiap pihak terlindungi dan proses berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Strategi komunikasi bertujuan menjelaskan posisi kepada masyarakat agar ruang publik tidak sepenuhnya diisi oleh informasi yang belum tentu utuh.
Keduanya sama-sama penting.
Namun, pertanyaannya adalah: manakah yang seharusnya menjadi panglima?

Jawabannya hanya satu.

Due Process of Law.

Karena negara hukum tidak dibangun oleh siapa yang paling piawai berbicara, melainkan oleh siapa yang paling mampu membuktikan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Next Post

Terkaget-kagetnya Prabowo

fusilat

fusilat

Related Posts

Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo
Feature

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026
Anies Janjikan Bikin Hotline Paris. Kata Hotman Mau Bersaing Dengan Hotman 911?
Feature

Sandyakalaning Hotman Paris

July 21, 2026
Timnas Spanyol yang Sempurna
Feature

Timnas Spanyol yang Sempurna

July 20, 2026
Next Post
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Membangun Kembali Kepercayaan Publik (Ketika Strategi Komunikasi Berhadapan dengan Due Process of Law)

July 21, 2026
Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

Bentrok Berdarah di NTT: Hentikan Ekspansi Militer dalam Program Ekonomi Desa!

July 21, 2026
Kasus Febrie dan Hotman: Integritas Penegakan Hukum, Martabat Wartawan, dan Kualitas Komunikasi Publik

Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI terhadap Hotman Paris, Ketua Umum PWI: Ini Soal Martabat Profesi Wartawan

July 21, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Febrie Adriansyah Tak Ditahan, IPW Geram

July 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

Ocean Institute of Indonesia Resmi Berdiri, KKP Satukan 11 Kampus Vokasi Cetak SDM Kelautan Berdaya Saing Global

July 21, 2026
Retorika yang Berulang, Realitas yang Berjalan: Membaca Diksi Pembangunan Prabowo

Terkaget-kagetnya Prabowo

July 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...