• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengaku Bareng Di-Wisuda Dengan Jokowi – Tapi Pada Ijazahnya Tertulis Tahun 1989

Ali Syarief by Ali Syarief
May 18, 2025
in Feature, Tokoh
0
Mengaku Bareng Di-Wisuda Dengan Jokowi – Tapi Pada Ijazahnya Tertulis Tahun 1989
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Andi Pramaria duduk tenang di ruang tamu rumahnya di Jalan Panji Wangko, Panji Tilar, Kekalik, Kota Mataram. Di hadapannya tergeletak secarik kertas berharga: ijazah sarjana kehutanan Universitas Gadjah Mada. Kertas itu, yang mulai menguning termakan usia, mencetak nama lengkapnya, gelar akademik, dan—ini yang menarik—tanggal dikeluarkannya: 5 November 1989.

Angka itu, sepintas, tak membawa kejanggalan apa pun. Tapi dalam pusaran polemik ijazah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, tanggal itu menjadi serpihan teka-teki yang tak bisa diabaikan.

“Saya kuliah bareng Pak Jokowi. Masuk bareng, wisuda bareng, 19 November 1985. Itu saya ingat betul,” ucap Andi sembari menunjuk foto hitam putih usang—menampilkan barisan wisudawan muda, di antaranya dua sosok yang kini jadi sorotan: Andi dan Jokowi.

Namun, jika mereka benar-benar lulus dan diwisuda pada 1985, mengapa ijazah baru terbit empat tahun kemudian?

Persoalan ijazah Jokowi sejatinya telah menjadi isu publik sejak beberapa tahun lalu. Munculnya gugatan hukum, investigasi independen, sampai analisis tipografi dari Roy Suryo dan kelompoknya membuka kembali kotak pandora masa lalu sang Presiden. Kali ini, suara dari dalam angkatan itu sendiri muncul. Suara yang mengaku teman sekelas, teman seperjuangan kuliah, dan teman sewisuda.

Andi Pramaria, mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perdagangan Provinsi NTB, bukan orang sembarangan. Pengakuannya tak bisa ditampik begitu saja. Ia menunjukkan ijazahnya, mencocokkan font—Times New Roman, yang belakangan dipermasalahkan—dan bahkan menyebut nama-nama dosen yang terlibat dalam proses perkuliahan Jokowi.

“Dosen pembimbing skripsinya itu bukan Pak Kasmojo. Beliau hanya pembimbing KRS. Pembimbing sebenarnya adalah Prof Sumitro,” tegasnya, membenarkan kekeliruan narasi yang selama ini muncul dari mulut Jokowi sendiri.

Namun, Andi juga tidak ingin masuk ke ranah yang bukan otoritasnya. “Saya tidak bisa pastikan ijazah Pak Jokowi asli atau tidak. Tapi kalau isinya sama seperti milik saya, maka saya percaya itu asli,” ucapnya hati-hati.

Tapi skeptisisme publik tak semudah itu diredam. Ada yang menggugat: bagaimana mungkin seorang Presiden keliru menyebut pembimbing skripsi? Mengapa ijazah dikeluarkan empat tahun setelah wisuda? Dan mengapa jenis font-nya modern, seperti produk Microsoft Word di awal 90-an, padahal era itu belum digital sepenuhnya?

UGM sendiri, dalam beberapa pernyataan, tetap menyatakan bahwa Jokowi adalah alumninya. Tapi saat kampus harus menjelaskan ihwal teknis cetak-mencetak ijazah, semuanya mendadak kabur dalam jawaban diplomatis.

“Waktu itu semua mahasiswa hanya menerima ijazah begitu saja. Tidak ada yang berani protes soal jenis huruf atau desain,” kata Andi.

Pernyataan itu ada benarnya. Di masa Orde Baru, mahasiswa lebih sibuk mengurus masa depan daripada mengamati urusan grafis ijazah. Tapi kini, dengan digitalisasi dan kesadaran publik akan hak informasi, perbedaan sehalus jenis huruf bisa menjadi bahan gugatan ke Mahkamah.

Satu hal yang menarik dari pengakuan Andi adalah keberaniannya membuka memori lama dan membandingkan bukti fisik. Ia sadar, kehadirannya bisa menjadi senjata untuk kedua pihak: yang meyakini Jokowi pernah kuliah, dan yang masih meragukan keabsahan ijazahnya.

Namun seperti layaknya sejarah yang tak pernah ditulis secara netral, Andi juga hanyalah selembar fragmen dalam mozaik besar kehidupan Jokowi. Ijazah bukan hanya dokumen administratif; ia adalah simbol legitimasi. Dan dalam dunia politik Indonesia yang penuh praduga, legitimasi tak cukup hanya dibela oleh kenangan.

Pada akhirnya, publik menuntut lebih dari sekadar pengakuan. Butuh audit independen, transparansi penuh, dan keberanian institusi untuk membuka semua tabir. Bukan untuk menjatuhkan seorang tokoh, tapi untuk membangun kepercayaan di tengah generasi yang tumbuh dalam sinisme dan skeptisisme.

Jika memang ijazah itu asli, maka sejarah akan menempatkannya sebagai ujian kepercayaan. Tapi jika terbukti sebaliknya, maka akan jadi bab gelap dalam perjalanan demokrasi negeri ini.

Dan sementara polemik itu terus berputar, selembar ijazah milik Andi tetap terbingkai di dinding rumahnya. Sepi, tapi bising dalam makna.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Demensia Massal di China, Bayang-Bayang Krisis Kognitif di Indonesia

Next Post

Dibalik Rumor Penggantian – Jaksa Agung Pamitan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Rp6,9 Triliun Kerugian Negara Akibat Korupsi Krakatau Steel (KRAS) 5 Mantan Bos Jadi Tersangka 

Dibalik Rumor Penggantian - Jaksa Agung Pamitan

Pimpinan Muhammadiyah, GP Ansor dan Organisasi Relawan Jokowi Ditunjuk Komisaris BSI

Pimpinan Muhammadiyah, GP Ansor dan Organisasi Relawan Jokowi Ditunjuk Komisaris BSI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...