Jakarta, Fusilatnews.– Salah satu perintah Panglima TNI Yudo adalah meminta seluruh prajurit TNI menjaga netralitas dan menjunjung tinggi Sapta Marga prajurit. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah menerbitkan tujuh perintah harian bagi seluruh prajurit TNI yang ia tanda-tangani pada 21 Desember 2022. l
“Tanamkan nilai-nilai keprajuritan serta junjung tinggi Sapta Marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI dan selalu menjaga netralitas TNI,” kata Yudo yang dikutip di akun Instagram resmi Pusat Penerangan TNI @puspentni.
Undang Undang RI No 34 tahun 2004 tentang TNI mencantumkan jati diri prajurit TNI harus netral atau tidak berpolitik praktis. Prajurit TNI juga dilarang untuk berpolitik praktis.
Pada kesempatan terisah, Presiden Joko Widodo mengingatkan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono agar TNI netral dalam urusan politik. Jokowi tak mau tentara sibuk ikut berpolitik. Dia memerintahkan Yudo untuk memastikan hal tersebut. “Agar menjaga netralitas TNI agar tidak ketarik-tarik ke dalam politik praktis yang penting,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/12).
Sementara Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkanPanglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono yang baru saja dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo untuk mengawal netralitas TNI selama tahun politik. Bamsoet sendiri meyakini di bawah kepemimpinan Yudo, TNI akan tetap kuat bersama rakyat, serta mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. “Memasuki tahun politik 2023, kondusivitas bangsa akan kembali menghangat. TNI harus tetap menjaga netralitas, jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mencari keuntungan dengan menarik TNI dalam politik praktis,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (19/12/2022) dikutip dari Antara.
Yudo juga memerintahkan prajurit TNI untuk mempertajam naluri tempur dan kemampuan dalam pelaksanaan tugas operasi gabungan. Ini penting dilakukan untuk memperkokoh soliditas antarsatuan TNI. Ia juga meminta untuk memperkuat sinergitas TNI dan Polri serta elemen pemerintah/lembaga lainnya.
Ia juga memerintahkan prajurit harus menjadi pengayom dan membantu kesulitan rakyat, guna memberikan rasa aman dari segala bentuk ancaman.
“Setop aksi arogansi prajurit TNI, tegas namun tetap humanis dan disegani,” kata dia.
Berikut tujuh perintah harian Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk prajurit TNI:
Pengabdian tulus ikhlas dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, teguh berpedoman Pancasila, UUD 1945, Sapta Marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI.
Tingkatkan sumber daya prajurit TNI agar menjadi prajurit profesional, tangguh, bermoral, berdedikasi dan mempunyai loyalitas tinggi serta bermental Sapta Marga.
Pertajam naluri tempur dan kemampuan dalam pelaksanaan tugas operasi gabungan guna memperkokoh soliditas antarsatuan TNI, perkuat sinergitas TNI/Polri serta elemen pemerintah/lembaga lain.
TNI harus menjadi pengayom dan membantu kesulitan rakyat guna memberikan rasa aman dari segala bentuk ancaman.
Wujudkan reformasi birokrasi di lingkungan dan kultur organisasi TNI.
Tanamkan nilai-nilai keprajuritan serta junjung tinggi Sapta Marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI dan selalu menjaga netralitas TNI.
Setop aksi arogansi prajurit TNI, tegas namun tetap humanis dan disegani.























